Home / Berita / Nasional / Maher Zain akan Meriahkan Simposium Moslem Entrepreneurship di Yogyakarta

Maher Zain akan Meriahkan Simposium Moslem Entrepreneurship di Yogyakarta

maher zaindakwatuna.com – Yogyakarta. Penyanyi lagu-lagu Islami asal Swedia, Maher Zain dijadwalkan akan hadir pada ‘Simposium Moslem Entrepreneurship’ yang digelar Universitas Islam Indonesia (UII) dan Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UII Yogyakarta.

Dalam simposium yang akan digelar Rabu (20/11/2013) di Kampus UII Terpadu Jalan Kaliurang km 14,5 Yogyakarta ini, Maher Zain tidak menyanyi, namun akan berbicara tentang entrepreneur bagi mahasiswa.

Dijelaskan Rektor UII Yogyakarta, Edy Suandi Hamid, sebagian besar penduduk Indonesia beragama Islam, tetapi mereka belum memahami sepenuhnya tata cara  atau bisnis secara Islami. Semangat dan minat umat Islam Indonesia untuk menekuni entrepreneur yang menerapkan nilai serta etika bisnis Islam masih tergolong rendah. Padahal di dunia Barat yang notabene Islam sebagai minoritas telah banyak menerapkan lembaga keuangan berbasis syariah.

Karena itu, Edy mendorong kepada mahasiswa UII untuk menjadi entrepreneur muda yang menerapkan tata cara atau bisnis secara Islami. “Kehadiran Maher Zain ini dimaksudkan untuk menarik kalanangan muda untuk hadir dan belajar tentang dunia entrepreneur,” kata Edy kepada wartawan di Yogyakarta, Sabtu (16/11).

UII, kata Edy, tidak hanya ingin mencetak alumni yang siap bekerja di sector profesional dan perusahaan tetapi juga ingin mencetak alumni yang berani menjadi entrepreneur muda dan sukses. Salah satu upayanya, setiap mahasiswa Strata Satu diwajibkan untuk menempuh kuliah kewirausahaan dengan bobot dua satuan kredit semester (SKS).

Sedang implementasinya, UII menggandeng PT Bank Mandiri, Tbk (Persero) dan PT Pegadaian (Persero) untuk menggelar kompetisi bisnis plan dan pemenangnya mendapat pembiayaan dari kedua perusahaan tersebut. Selain itu, juga mendorong mahasiswa untuk mengikuti program kreativitas mahasiswa kewirausahaan (PKMK) yang difasilitasi Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Hasilnya, banyak alumni UII yang  sukses berwirausaha setelah lulus,” tandas Edy.

Adanya symposium moslem entrepreneur ini diharapkan bisa memberikan wawasan bagi mahasiswa dan masyarakat  bahwa terjun di dunia entrepreneur merupakan peluang yang menjanjikan dan dianjurkan dalam agama Islam. “Saat ini,  harus diakui perekonomian umat Islam masih relative tertinggal dibandingkan dengan umat lain,” katanya. (rol/sb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 2,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ilustrasi. (collegeaffairs.in)

Membentuk Karakter Pemimpin yang Islami Sejak Dini

Organization