Home / Berita / Internasional / Afrika / Uni Eropa: Jangan Perlakukan Ikhwan Sebagai Setan, dan Lainnya Malaikat

Uni Eropa: Jangan Perlakukan Ikhwan Sebagai Setan, dan Lainnya Malaikat

Bernardino Leon Gross, utusan khusus Uni Eropa untuk Afrika Utara (ikhwanonline)
Bernardino Leon Gross, utusan khusus Uni Eropa untuk Afrika Utara (ikhwanonline)

dakwatuna.com – Kairo. Bernardino Leon Gross, utusan khusus Uni Eropa untuk Afrika Utara menyayangkan sikap penguasa Mesir yang saat ini memperlakukan Ikhwanul Muslimin sebagai setan, atau mempublikasikan bahwa Ikhwan adalah kelompok yang sangat buruk.

Hal itu disampaikanya pada sebuah konferensi di Maroko, Jumat (15/11/2013) yang lalu. Menurutnya, Ikhwan tidak ada niatan untuk merubah politiknya menjadi kelompok diktator dalam berkuasa. Hal itu dinyatakannya dalam sebuah konferensi di Maroko.

Presiden Mursi saat itu hendak mengakomodasi semua kalangan. Bahkan Uni Eropa sempat menawarkan bantuan sebesar 5.5 Milyar Euro kepada Mesir jika Presiden Mursi mengakomodasi semua kekuatan politik, menghormati konstitusi, dan menjalankan pemilu.

Oleh karena itu, Leon mengajak semua pihak, terutama media, untuk tidak menyebarkan kebencian kepada Ikhwan, menganggap mereka sebagai setan, dan memuji yang lain layaknya mereka adalah malaikat. (msa/dakwatuna/ikhwanonline)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (27 votes, average: 9,07 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

M Sofwan
Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir
  • Sejuki

    Justeru yg memperlakukan Ikhwanul Muslimin sebagai Setan, itulah SETAN YANG SEBENARNYA.

    Tuh, orang yg bukan Islam saja (utusan UE tsb) tau kok.

  • Abu Kayyis

    Siapapun yang menggunakan akal sehat dan hati nurani akan mengetahui kebenaraan atau merasakannya… Apabila hati-hati manusia sepenauhnya ada di tangan Allah Subhanahu wata’alaa….

Lihat Juga

Seorang warga membaca surat kabar Amerika. (aljazeera.com)

Surat Kabar Amerika Shock Berat dengan Kemenangan Trump