Home / Berita / Nasional / Ulama Berperan Penting dalam Perbaikan Bangsa

Ulama Berperan Penting dalam Perbaikan Bangsa

Al Habib Sayyid Achmad Barakba (foto: okezone)
Al Habib Sayyid Achmad Barakba (foto: okezone)

dakwatuna.com – Jakarta. Dunia Islam memberikan sumbangsih yang sangat besar dalam pembangunan peradaban di muka bumi. Kontribusi dunia Islam di antaranya dapat dilihat dari berbagai disiplin ilmu yang dilahirkan dari pemikir-pemikir Islam dan para ulama. 

Pimpinan Pondok Pesantren Al Haji Pekalongan, Al Habib Sayyid Achmad Barakba mengatakan, peran ulama baik dalam pemikiran keagamaan maupun gerakan perjuangan melawan kolonialisme sangat besar.

Ulama menjalankan dua fungsi yang sangat penting, yaitu memberikan pendidikan dan menyebarkan agama Islam serta menjadi simbol perjuangan.

“Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara dewasa ini, peran ulama dibutuhkan untuk menjaga akhlaq dan moral para penguasa. Jika penguasa melakukan penyimpangan kekuasaan seperti korupsi, kolusi dan nepotisme maka yang paling awal untuk mengingatkan adalah ulama,” ujar Sayyid dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (14/11/2013).

Kerusakan para penguasa lanjut dia, disebabkan kerusakan ulama dan yang menyebabkan ulama rusak adalah karena cinta harta dan kedudukan.

“Akibatnya, ulama menjadi terkooptasi dan fungsi penjaga akhlaq dan moral menjadi terabaikan. Terlebih jika mendekati pesta demokrasi seperti pemilu dan pemilukada. Tentu hal itu hanya sebuah dugaan yang mungkin saja tidak terjadi. Meskipun ada tentu hanya oknum dan sebagian kecil saja yang tidak mencerminkan sikap dan perilaku seluruh ulama,” bebernya.

Keberanian dan ketegasan ulama dibutuhkan terhadap segala bentuk penyimpangan yang dilakukan oleh penguasa tanpa terkecuali. “Negara ini butuh figur yang representatif. Karena  pemimpin itu ada yang dipilih kekuatan dan kekuasaan. Banyaknya korupsi, karena tidak adanya pemimpin spiritual,” ungkapnya.

Selain itu, pemerintah juga harus bertindak terhadap segala bentuk tindakan anarkisme.

“Peran ulama sangat ditunggu dalam memperbaiki bangsa, bukan ulama yang hanya menakuti umatnya dengan gaya dan teori asal-asalan, karena penampilannya tetapi ajaran dan ajakannya jauh dari pesan-pesan ulama,” jelasnya.  (okezone/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ilustrasi. (collegeaffairs.in)

Membentuk Karakter Pemimpin yang Islami Sejak Dini