Home / Berita / Daerah / FPI Laporkan Jonas Ke Polisi Karena Penistaan Agama

FPI Laporkan Jonas Ke Polisi Karena Penistaan Agama

FPIdakwatuna.com – Depok. Front Pembela Islam (FPI) Depok akhirnya melaporkan kekasih Asmirandah, Jonas Rivanno ke Polrestabes Depok, Jawa Barat. Jonas dipolisikan karena membantah telah menjadi mualaf.

Jonas Rivanno dilaporkan atas dua dugaan pelanggaran hukum. Pertama, terkait penistaan agama dan kedua pembohongan publik karena telah membantah masuk agama Islam dan mengingkari telah menikahi Asmirandah.

Sayangnya, laporan FPI kurang ditanggapi Polrestabes Depok. Mereka menganggap laporan FPI lebih tepat dialamatkan ke Polres Jakarta Timur

“Katanya disuruh ke Polres Jakarta timur, tapi saya tolak. Karena kasus ini kejadiannya di Depok, tapi penyidik berpendapat karena statemen di Cibubur Jakarta Timur. Makanya mereka menyuruhnya ke Jakarta Timur,” kata Ketua FPI Depok, Habib Idrus Al Ghadri di Mapolresta Depok, Jawa Barat, Kamis (14/11).

Habib Idrus mengungkapkan, Jonas Rivanno harus dipolisikan karena pernyataannya akan berdampak luas dan ditiru masyarakat. “Jika hukum tidak aspiratif, FPI akan seret Jonas,” pungkasnya.

FPI mengaku punya 10 bukti untuk menjerat Jonas secara hukum. Habib Idrus pun berharap kepolisian segera mengusut kasus ini.(jpnn/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (17 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.
  • Muhammad Suaidi

    Rasain loh .. moga jadi pelajaran buat artis .. kalau mau kebelet kawin jgn cari tampang doang ! kasian Asmirandah .. kasian banget deh loe .. emang gak ada lelaki lain apa ?

  • ubay

    bunuh aja tuh kampret, halal tu darahnya…….

    • siwikarso

      Sahsah benar katamu .bunuh ak jonas..

  • ekaita

    mengapa mempolitisasi urusan pribadi orang lain? Mrk sudah dewasa dan bs menyelesaikan masalah mrk sendiri kecuali Jonas melakukannya karena program kristenisasi maka thd hal ini bisa diajukan kasus penistaan agama tetapi kalau keadaannya spt puteri nabi dan suaminya yg memilih tetap musyrik maka serahkan urusan ini kepada mrk berdua.

    Asmirandah yang memutuskan apakah akan membatalkan pernikahannya atau tidak. Jangan membuat masalah ini menjadi melebar dan menimbulkan ketegangan baru. Apalagi kl dua lembaga agama jadi berhadapan krn kasus pribadi tersebut.
    Kalau mrk bukan artispun penyelesaiannya demikian tidak ada bedanya.
    Berhenti mempolitisasi masalah agama. Tempatkan segala sesuatu sesuai hak dan kompetensinya masing2.

Lihat Juga

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), terduga kasus penistaan Agama.  (sindonews.com)

Terkait Penistaan Agama oleh Ahok, Advokat Persoalkan Independensi Kepolisian

Organization