Home / Berita / Daerah / Gubernur Aher: Hampir Seluruh Lulusan SMK Terserap di Dunia Usaha

Gubernur Aher: Hampir Seluruh Lulusan SMK Terserap di Dunia Usaha

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan

dakwatuna.com – Bogor. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengaku puas menyaksikan karya inovatif siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di ajang “Expo Pendidikan Teknologi 8-Jabar 2013” di Kota Bogor, Jawa Barat. 

Acara ini berlangsung selama tiga hari dan diikuti perwakilan 164 SMK se-Jawa Barat. Epitech yang digelar di Gedung Olahraga Padjadjaran ini dimaksudkan untuk menampilkan performa daya saing SMK Jabar.

Aher panggilan akrab gubernur usai membuka pameran menegaskan, kualitas pendidikan sekolah kejuruan di Jabar cukup memuaskan.

“Sangat sedikit lulusan SMK yang menganggur. Hampir seluruh lulusan SMK terserap di dunia usaha atau industri, selain ada yang membuka bisnis sendiri,” ujar Aher kepada wartawan.

Pemprov Jabar bersama Pemerintah Pusat dan pihak terkait khususnya dunia industri, kata dia, terus mengupayakan peningkatan kualitas lulusan SMK. Selain itu, hubungan dan kecocokan kurikulum sekolah kejuruan dengan kebutuhan industri akan dimaksimalkan.

“Tugas pemerintah daerah tentu mengusahakan agar link and match antara sekolah kejuruan dengan dunia industri terjaga, bahkan terus meningkat,” tegas Aher yang didampingi Walikota Bogor Ahmad Ru’yat.

Ditambahkannya, pemprov memberikan perhatian khusus kepada SMK karena jenjang pendidikan ini melahirkan tenaga menengah terampil. Lulusan SMK dipandang menyumbang kontribusi positif terhadap pembangunan daerah, bahkan nasional.

Berdasar Data Pokok SMK di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah SMK di Jabar tertinggi dibanding provinsi lain. Data tahun 2011, jumlah SMK di provinsi ini mencapai 1.704, yang terdiri atas 203 SMK Negeri, dan 1.501 SMK Swasta.

“Rasio siswa SMK dengan siswa SMA di Jawa Barat masih 60:40. Kita tengah mengejar target 70:30 pada 2014,” terang politisi PKS ini.

Penegasan Gubernur Aher soal angka keterserapan lulusan SMK sejalan dengan data BPS, Agustus 2013. Lulusan SMK nasional setiap tahun rata-rata 1,1 juta orang. Sebanyak 10 persen dari jumlah tersebut melanjutkan ke pendidikan tinggi, 2-5 persen berwirausaha, dan 70-75 persen sudah bekerja. (rmol/ded/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lulusan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sejak kecil menggemari segala jenis masakan. Hingga kini senang membaca dan mengakrabi aksara.

Lihat Juga

Aher Ungkap Tiga Sektor Penyumbang PDRB Terbesar di Jabar