Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Ingin Jadi Orang Besar Harus Siap Cobaan Besar: Hanya Orang Terpuji yang Akan Diuji

Ingin Jadi Orang Besar Harus Siap Cobaan Besar: Hanya Orang Terpuji yang Akan Diuji

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (typepad.com/tripcart)
Ilustrasi (typepad.com/tripcart)

dakwatuna.comBismillah.

Setelah membaca beberapa biografi orang sukses skala internasional, nasional maupun local dan ketika mereka mempersiapkan diri mereka menjadi orang besar sebenarnya mereka juga sudah siap untuk memperoleh cobaan besar dari Allah.

Orang besar mana tidak Allah uji dengan ujian besar, dipastikan mereka telah mengalami pergolakan batin, cacian, hina, fitnah dan kezhaliman di atas rata-rata manusia itulah konsekuensi menjadi orang besar. Ketika diuji di atas rata-rata maka jangan cepat mundur dari ring pertarungan karena Allah sedang membentuk karakter kita dan ingatlah para pemimpi besar dengan ungkapan Allah dalam Al-Quran menjelaskan tidak sesuatu yang terjadi tanpa sepengetahuanNya, tidak yang terjadi di dunia secara kebetulan, sudah Allah tuliskan apa yang terjadi pada kita dalam Lauh-Mahfuzh-Nya dan Allah mencintai hambaNya yang bersungguh-sungguh.

Untuk menjadi orang besar tidak mudah, perlu pengorbanan besar seperti bekerja extra ordinary, siap hinaan yang dahsyat, dan harus mendekatkan diri juga pada Allah di atas maksimal bukan seperti orang biasa. Namanya juga orang luar biasa jadi otomatis semua harus besar baik dalam segi positif maupun negative.

Tapi jangan takut menjadi orang besar gara-gara akan diuji, dihina, dicaci atau difitnah dengan yang besar pula. Lewat itu semua semakin pemimpi besar terlihat pesona dan berlian di hadapan khalayak umum. Bayangkan orang besar tapi tidak pernah mengalami iradah Allah dengan skala besar maka makna perjuangan tidak akan gergetan dan tidak memiliki nilai history. Bahkan ujian besar itu pula bisa menjadi referensi dan inspirasi bagi setiap manusia.

Dengan warna-warni itu pula orang besar memahami hakikat arti perjuangan, kehidupan, harapan, kesabaran dan keikhlasan menjadi cantik bahkan gagah. Jika boleh meminjam kalimat seorang yang menyatakan “Hanya Orang Terpuji Yang Akan Diuji”.

Sesungguhnya seperti itulah cobaan Allah berikan pada kita hanya ingin melihat kita apakah sudah layak, pantas, dan pas untuk menjadi orang besar jika telah teruji standarisasi berbulan-bulan maupun bertahun untuk menjadi orang besar maka Allah luluskan kita. Menjadi manusia penuh keindahan, penuh keberkahan dan penuh kenikmatan.

Lulus saja tidak cukup menjadi orang besar karena harus selalu upgrade dan loading kepantasan tersebut setiap detik maupun waktu,  karena tanpa adanya penambahan keahlian, ilmu, kedekatan diri dengan Allah dan berbagi di lingkungan bisa-bisa stereotype besar ter-reduce dengan lingkungan maupun lahirnya orang besar baru.

Bagaimana sudah siapkah kita untuk menjadi orang besar di negara penuh kekayaan alam dan minim sumber manusianya. Jika siap mari kita pantaskan diri baik dari segi financial, waktu, ilmu, networking dan iman. Sehingga kita bisa bergabung di garis-garis orang-orang besar. Esensinya bergerak dengan action yang besar dan memiliki dampak besar pula dengan lingkungan sekitar. Kenapa umat muslim harus menjadi orang besar karena Tuhan kita menyukai manusia memiliki visi dan misi besar dibandingkan manusia kerdil impiannya.

Yuk jangan pernah ragu, takut apa lagi bimbang menyatakan siap untuk menjadi orang besar sesuai dengan profesi, hobi dan garapan yang kita cintai. Teruslah asah mimpi menjadi orang besar kalau bisa letak mimpi besar di depan kepala, hati dan dalam doa kita. Insya Allah apapun kita lakukan dengan cinta, ikhlas dan sabar akan membawa kita pada garda orang besar yang diberkahi serta diridhai Allah, Allahuma Aamiin.

Best Regard Inspirasi Berani Sukses.

“Taburkan Sejuta Kebaikan Selagi Masih Ada Kesempatan Tak Peduli Penilaian Yang Penting Itu Kebenaran Yang Memiliki Landasan Untuk Kebaikkan.”

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (19 votes, average: 8,89 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Sholiat Alhanin
Alumni Unpad dan UGM. Berprofesi sebagai Dosen, Penulis Lepas dan Penyiar
  • Fadhli Erlanda Arlan

    terima kasih udah post artikel menarik ini Ibu Alhanin

  • Mohhar Ahmad

    Bisa memberi inspiratif

  • Heron Elon

    “Mencerahkan….

Lihat Juga

Hasbiyallah Wa Ni’mal Wakil