Home / Berita / Internasional / Eropa / Sebulan, Lima Mualaf Ucapkan Syahadat di Islamic Center Wina

Sebulan, Lima Mualaf Ucapkan Syahadat di Islamic Center Wina

Vienna Islamic Center dibangun dari 1975 hingga 1979. Masjid ini menjadi pusat kegiatan amaliyah selama Ramadhan bagi Muslim Austria, mampu mengakomodasi 8 persen dari 430 ribu Muslim yang tinggal di negeri ini (foto: republika)
Vienna Islamic Center dibangun dari 1975 hingga 1979. Masjid ini menjadi pusat kegiatan amaliyah selama Ramadhan bagi Muslim Austria, mampu mengakomodasi 8 persen dari 430 ribu Muslim yang tinggal di negeri ini (foto: republika)

dakwatuna.com – Wina. Kabar bahagia datang dari negara Austria. Di ibu kota negara ini, Wina, telah berdiri sebuah Islamic Center besar yang menyedot perhatian publik.

Islamic Center ini pun semakin menunjukkan taringnya dengan menggelar banyak program agar lebih aktif dan lebih banyak menggandeng masyarakat setempat.

Kepala Islamic Center Wina Hasyim A Mahrougi mengatakan, ia sangat senang dan bangga atas pembangunan pusat kegiatan Islam di negara ini. Keberadaan lembaga ini membuat kegiatan keislaman warga Muslim di kota tersebut menjadi aktif.

Selain sebagai pusat ibadah dan pendidikan Islam, Islamic Center di Wina ini juga menjadi tempat para mualaf mengucapkan syahadat.

“Setidaknya, ada sekitar empat atau lima orang per bulan yang masuk Islam di tengah kami,” ujarnya seperti dikutip onislam. Tempat ini juga membimbing para mualaf agar bisa memahami dan tahu ibadah-ibadah yang dilakukan umat Muslim.

Tak hanya para Muslim, banyak pula warga non-Muslim yang mampir demi memenuhi rasa ingin tahunya, belajar tentang Islam, dan mengajukan beragam pertanyaan. “Tempat ini dibuka untuk umum, setiap harinya, banyak juga warga non-Muslim yang datang ke mari,” katanya.

Kebanyakan warga non-Muslim yang berkunjung ini adalah para mahasiswa yang sedang belajar tentang Islam. Ada pula rombongan wisatawan ataupun beberapa warga setempat yang ingin melihat ke dalam masjid dan mengobrol dengan para penjaga. Mereka akan bertanya segala sesuatunya tentang Islam.

“Kami selalu menjaga hubungan baik dengan penduduk setempat, termasuk para polisi di sini. Kami menyambut dengan ramah siapa pun yang berkunjung dan tidak punya rahasia berbahaya yang disembunyikan,” ujarnya. (republika/ded/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 9,91 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Agus Rudiyanto

    “Islamic Center ini pun semakin menunjukkan taringnya dengan….” bahasanya mungkin bisa lebih diperhalus

    • jetix

      iya taring itu bisa diganti dgn peranannya bagi masyrakat muslim/mah ..dstnya

    • jetix

      iya taring itu bisa diganti dgn peranannya bagi masyrakat muslim/mah ..dstnya

  • Pak Bas

    Insya Allah Benua Eropa akan segera cerah dgn Cahaya Islam …

  • Fabian Nana

    masyaAllah

  • Angga Dwi Anugerah

    kerennn..

Lihat Juga

(Video) Kisah Haru Keislaman Gadis Mualaf Asal Perancis