Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Cintailah Malam

Cintailah Malam

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (care2.com)
Ilustrasi (care2.com)

dakwatuna.com

Malam…
Usah kau tanam benci kala dia jelang menyapa
Meski senyai gelapnya merutukmu bak pegam jelaga
Meski katupnya serangsangmu dalam jengat nan pekat
Meski hadirnya lumatmu dalam beribu lara masa berlena

Lihati…
Serunai pecintanya menghalwa dalam senandung irama
Celupak belantik dan suraya berbusai hiasi dewangga cakrawala
Bulan sabit tiada keluh melintarmu berjumpa purnama
Katabatik mengusapmu dengan belaian mesra

Rasai…
Heningnya menyesapmu dalam pintal penghadapan
Bulir dosa menanggangmu dari kelelap peraduan
Lindapkanmu dalam lukat penyesalan
Ruahi kalbumu dengan tenunan lajak perampunan

Cintai…
Puasi telimpuh tawajuhmu di penghujungnya
Basahi sajadahmu dengan gelenang air mata
Berilah waktu tuk jiwa dan hatimu berkelindan rasa
Bersua sejenak dengan Sang Pemilik muasal aksara

Malam…
Biarkan nafsu duniamu menadir
Tuk sambut lawamahmu terlahir
Izinkan dia melantarmu pada sinar Illahi
Hingga kau berjumpa kembali dengan pengarak pagi

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 6,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Penulis berprofesi sebagai PNS di lingkup Pemkab. Tulungagung Jawa Timur. Menekuni dunia literasi sejak dua tahun terakhir. Tulisannya tergabung dalam 40 antologi, buku solo Love and Live Undercover, Meraup Pahala Kala Haid Tiba, dan Kitab Gang Pitu telah terbit tahun ini. Dua novel Islaminya insya Allah terbit awal tahun 2014. Penulis aktif dalam jaringan kepenulisan Jaringan Pena Ilma Nafia (JPIN)

Lihat Juga

Geliat Cinta Pejuang