Home / Berita / Wawancara / Masisir of the Year, Nurman Abdulbakri: Tanamkan Niat Ikhlas Dalam Belajar

Masisir of the Year, Nurman Abdulbakri: Tanamkan Niat Ikhlas Dalam Belajar

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Nurman Abdulbakri, Lc. (Irhamni Rofi'un)
Nurman Abdulbakri, Lc. (Irhamni Rofi’un)

Apa pendapat Anda tentang diadakannya acara Masisir of The Year?

dakwatuna.com Bismillah… Menurut saya, acara semacam itu bagus dan bisa dijadikan sebagai motivator untuk meningkatkan prestasi dan nilai akademis bagi Masisir (Mahasiswa Indonesia di Mesir), baik prestasi di bangku kuliah maupun prestasi dalam berorganisasi dan bersosialisasi. Tetapi saya sangat menyayangkan, seharusnya ada semacam stimulan bagi Masisir of The Year tersebut, sehingga nantinya semakin menambah semangat masisir dalam meraih gelar tersebut.

Bagaimana Perasaannya ketika mendapatkan gelar tersebut? Serta apa hikmah di balik itu semua?

Alhamdulillah, saya sangat gembira, karena Allah SWT. Kita tahu segala sesuatu itu sudah ada yang mengatur. Jadi, segala yang kita peroleh tersebut merupakan pertolongan dari Allah, tanpa taufiq dari Allah tidak akan bisa. Kemudian juga doa dari orang tua dan teman-teman sangat berperan di dalam mendukung perjuangan kita. Adapun hikmah yang dapat saya ambil adalah setinggi-tingginya apapun keberhasilan itu tidak akan lengkap tanpa kita hiasi dengan rasa syukur dan ketaqwaan serta memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.

Adakah peluang bagi anggota IKPMA-Mesir untuk bisa meraih predikat seperti Anda?

Oh… Ada, sangat ada. Saya melihat tiga tahun belakangan ini IKPMA-Mesir tampak sangat eksis dan mampu bersaing dalam bidang akademis. Hanya tinggal melangkah sedikit lagi. Mungkin dari personilnya barangkali yang harus lebih mengencangkan ikat pinggang di dalam menggali prestasi.

Nurman Abdulbakri, Lc. bersama Hidayat Nurwahid Saat Konferensi Internasional WAMY. (Irhamni Rofi'un)
Nurman Abdulbakri, Lc. bersama Hidayat Nurwahid Saat Konferensi Internasional WAMY. (Irhamni Rofi’un)

Apa Motivasi terbesar di dalam belajar?

Ingin sekali membahagiakan orang tua. Caranya, ya dengan kita berhasil di kuliah. Kemudian saya juga ingin memperlihatkan kepada umat bahwa umat Islam itulah yang paling tinggi di dunia maupun di akhirat. Tersebut dalam al-Qur’an “Walâ tahinû walâ tahzanû…” dan “Walladzîna ittaqau fauqahum yaum al-qiyâmah’’. Jadi, orang yang berilmu, beriman dan beramal shalih itu mempunyai kedudukan yang tinggi di dunia maupun di akhirat. Artinya, umat Islam harus bergerak. Ya, kalau tidak bergerak tidak akan bisa kita tinggi. Tetapi ingat! Semua ini bukan untuk kesombongan.

Solusi apa yang digunakan ketika menghadapi rintangan di dalam belajar?

“Menghargai diri” sebelum orang lain menghargai kita, bukan “memanjakan diri”. Misalnya, ketika sehabis belajar silakan buat segelas susu hangat untuk menghargai diri yang nantinya bisa mengatasi rasa bosan dan psikologi kita akan kembali semangat. Karena nafsu yang berada di dalam hati kita pada dasarnya manja, maka kita harus bisa mengendalikannya dengan cerdik. Kita latih dengan beribadah dan kegiatan. Kemudian jika dia perlu makanan harus dipenuhi. Begitu halnya dengan hati, ia juga perlu istirahat. Misalnya, jangan terlalu fokus sehabis baca muqarrar (diktat kuliah) sambil istirahat, bisa kita isi pula dengan berdzikir agar lebih menguatkan hati “Alâ bi dzikrillâhi tathma’innu al-qulûb”. Kemudian juga cara menghadapi hambatan di dalam belajar tentunya dengan berdoa “Allâhumma innî A’ûdzubika min al-Jubni wa al-kasal”.

Nurman Abdulbakri, Lc. saat sambutan Konferensi Internasional Ke-11, WAMY, PBB. (Irhamni Rofi'un)
Nurman Abdulbakri, Lc. saat sambutan Konferensi Internasional Ke-11, WAMY, PBB. (Irhamni Rofi’un)

Apa Pendapat Anda tentang keterkaitan antara akademis dan organisasi?

Organisasi adalah wujud aplikasi dari akademis yang sedang kita lalui. Tatkala kita belajar dan mendapatkan ilmu, maka ilmu itu tidak akan berguna kecuali jika kita pandai memenej, mempengaruhi serta berbicara. Kepandaian-kepandaian ini tidak akan bisa kita dapatkan di bangku kuliah dan hanya ada di dalam berorganisasi. Organisasi itu pengaturan kepemimpinan dan retorika. Tetapi yang perlu diingat, jangan terlalu berlebihan, jangan melupakan ilmu yang ada dan jangan sampai sukses organisasi, akademisnya ditinggalkan. Kalau bisa, harus sinkron. Karena untuk mengaplikasikan ilmu di masyarakat nanti, kita harus punya skill, dan skill tersebut bisa kita dapatkan di dalam berorganisasi.

Apa Tips dan trik Anda di dalam belajar serta ketika menghadapi imtihan?

Di dalam belajar harus kita tanamkan betul-betul niat ikhlas bahwa semua yang kita lakukan ini adalah ibadah. Kemudian di dalam menghadapi ujian, ada beberapa poin yang bisa kita terapkan:

  • Harus mulai sejak awal, jangan hanya ketika mendekati ujian saja. Karena khawatir hasilnya kurang efisien.
  • Menghadiri muhadharah untuk mengetahui poin-poin yang penting.
  • Membuat ringkasan dan yang paling terpenting muqarrar harus dibaca.
  • Membuat poin-poin inti dalam satu kertas tergantung bagaimana kreasi masing-masing.
  • Terakhir berdoa, tahajjud dan Dhuha. Minta yang terbaik dari-Nya.
Nurman Abdulbakri, Lc. bersama Dubes RI Untuk Mesir Saat Menerima Penghargaan. (Irhamni Rofi'un)
Nurman Abdulbakri, Lc. bersama Dubes RI Untuk Mesir Saat Menerima Penghargaan. (Irhamni Rofi’un)

Apa rencananya setelah lulus S1?

Ingin sekali lulus s2 dan s3 di Negeri Seribu Menara ini. Walaupun banyak yang bilang, “jangan kuliah di al-Azhar, karena sulit sekali”. Tetapi, saya akan coba sekuat tenaga. Setelah semuanya selesai saya akan mengamalkan ilmu yang saya dapat untuk bangsa dan tanah air.

Harapan bagi anggota IKPMA-Mesir dan Masisir pada umumnya?

Untuk IKPMA-Mesir: IKPMA-Mesir sudah baik, karena sudah bisa eksis dan bersaing dengan yang lain. Untuk ikhwah dan akhwat IKPMA-Mesir, teruslah berjuang dan jadilah sebagaimana dulu di pesantren, janganlah dirubah. Serta pertahankan identitas. Istiqamah lah di manapun kita berada. Karena sesungguhnya semua itu sudah cukup menjadi identitas. Jadilah yang terbaik untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat, ma’had serta nusa dan bangsa.

Untuk Masisir: Jangan lupa, sesungguhnya yang kuliah dan ujian itu bukanlah kita. Tetapi orang tua dan negara. Karena tatkala kita berhasil maka orang tua kita gembira dan negara kita menjadi tinggi. Jadi, bukan hanya kita. Maka bersungguh-sungguhlah! Sesungguhnya Allah SWT senantiasa bersama kita semua. Wallâhu A’lam.

(Irhamni Rofiun/dakwatuna/hdn)


Curriculum Vitae

Nama: Nurman Abdulbakri, Lc.
Tempat/ Tanggal Lahir: Bogor/ 9 November 1985
Pekerjaan: Mahasiswa pasca sarjana Al-Azhar Mesir
Fiqh Muqoron Tamhidi 2
Email: [email protected]
Kekeluargaan: KMM (Kesepakatan Mahasiswa Minang)
Almamater: Almakki-MAPK Koto Baru Padang Panjang

Pendidikan
1. TK: TK. Nurul Hidayah Jakarta Tahun: 1996
2. SD: SDN Sarua Tiga Ciputat Tahun: 1997
3. SLTP: MTsN Lubuk Buaya Tahun: 2000
4. SLTA: MAKN Koto Baru Padang Panjang Tahun: 2003
5. Diploma: ADAS Medan Tahun: 2004
6. S1: Universitas Al Azhar Mesir Tahun: 2008

Prestasi yang diraih:
1. Juara II MTQ cabang 10 juz tahun 2002
2. Juara II MTQ cabang 30 juz tahun 2003
3. Juara II MTQ cabang Tafsir Bahasa Arab 2003
4. Meraih Cumlaude di ADAS Medan 2004
5. Meraih Cumlaude di Universitas Al-Azhar
6. Juara I Musabaqah Hadits Mesir 2006
7. Mahasiswa Terbaik Academic Award PPMI Mesir 2006
8. Wisudawan Terbaik Universitas Al-Azhar Mesir 2008
9. Utusan Mahasiswa Indonesia Konferensi Internasional Kuwait 2008
10. Masisir of The Year 2008
11. Delegasi Mesir Dalam Konferensi Internasional ke-11, WAMY, PBB 2010

Aktivitas:
1. Pendiri REGENIUS Mesir 2004
2. Ketua REGENIUS Mesir 2008
3. Pengisi Tarqiyah Lughoh PEMRAM-Malaysia
4. Muqoyyad di Dar Ahl al-Hadits Mith Ghamr
5. Pembibel Muqoror Tingkat 1,2,3,4

Video Taushiyah Nurman Abdulbakri Tentang Empat Sifat Penuntut Ilmu:

[youtube wq62cmAeiKA 640]

Video Taushiyah Nurman Abdulbakri Tentang Enggan:

[youtube FTEb-dacxt0 640]

Video Taushiyah Nurman Abdulbakri Tentang Suri Tauladan:

[youtube xY5yO6pZxvA 640]

Wakil Mahasiswa Indonesia di Konferensi Internasional Kuwait (Bagian I):

[youtube wfCUEJm17ms 640]

Wakil Mahasiswa Indonesia di Konferensi Internasional Kuwait (Bagian II):

[youtube _Oq16J9DdL8 640]

Wakil Mahasiswa Indonesia di Konferensi Internasional Kuwait (Bagian III):

[youtube iVMIsMGrtBc 640]
About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Irhamni Rofiun
Moderat, pecinta Al-Quran, suka menulis dan berbagi informasi, juga blogger mania.

Lihat Juga

Ilustrasi. (wantyoucity.com)

Beramal untuk Siapa?

Organization