Home / Berita / Internasional / Asia / Madinah Cetak 30 Juta Al-Qur’an Pertahun

Madinah Cetak 30 Juta Al-Qur’an Pertahun

Ilustrasi (Inet)
Ilustrasi (Inet)

dakwatuna.com – Madinah. Pusat Percetakan Al-Qur’an atau Majma Malik Fahd Lithiba`ah Mushhaf Syariif di Madinah, saat ini mampu memroduksi Kitab Al-Qur’an hingga 30 juta eksemplar pertahun dengan 26 jenis mushaf serta Al-Qur’an yang disertai terjemahan dari berbagai bahasa.

Keterangan tertulis yang ada di ruang pamer Al-Qur’an, Selasa, dijelaskan, percetakan yang beroperasi sejak tahun 1984 itu tersebut memroduksi Al-Qur’an dan terjemahan dalam 47 bahasa termasuk Bahasa Indonesia dan Bahasa etnis Mandar, Sulawesi Selatan.

Al-Qur’an dengan terjemahan Bahasa Mandar itu terpapang bersama dengan Al-Qur’an dengan terjemahan Bahasa Indonesia dan Uighur yang merupakan sebuah daerah sebuah daerah otonomi di Republik Rakyat China.

Ide pembuatan Al-Qur’an dengan tafsir Bahasa Mandar ini berawal dari gagasan Baharuddin Lopa, yang saat itu menjadi duta besar Indonesia untuk Arab Saudi. Edisi perdana diluncurkan sekira 2005 dan diproduksi sebanyak 20 ribu eksemplar.

Percetakan itu pun mencetak Al-Qur’an dengan terjemahan menggunakan bahasa sejumlah etnis di Afrika, seperti Anku, Husa, Zulu, Urumiyah, dan Amhuriyah.

Saat ini Al-Qur’an dan terjemahan berbahasa Indonesia sudah tersebar mencapai 160 juta eksemplar yang mencakup wilayah Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Sementara Alquran dan terjemahan berbahasa Mandar sudah disebar sebanyak satu juta eksemplar.

Selain itu, dicetak juga Al-Qur’an dan terjemahan dalam bahasa Uighur (beredar di Senzhen dan Turkistan timur) sebanyak tujuh juta eksemplar, bahasa Persia (Iran, Afghanistan, Tajikistan, dan sekitarnya) 75 juta eksemplar, bahasa Khazaki (Kazakhstan, Cina, Mongolia) delapan juta eksemplar, bahasa Turki (Turki, Bulgaria) 65 juta eksemplar, bahasa Korea (Korea Utara dan Selatan serta sebagian Cina dan Jepang) 60 juta eksemplar, dan bahasa Cina (Taiwan dan wilayah Cina daratan) satu miliar eksemplar.

Percetakan itu pun telah mencetak Al-Qur’an dan terjemahan berbahasa Inggris sebanyak 1,9 miliar eksemplar (untuk disebarkan ke Inggris Raya, Amerika Utara, Australia, dan Selandia Baru), Jerman (323 juta eksemplar), Yunani (12 juta eksemplar), Bosnia (19 juta eksemplar), Prancis (359 juta eksemplar), Spanyol (618 juta eksemplar), Macedonia (tiga juta eksemplar), Portugis (160 juta eksemplar), Rusia (455 juta eksemplar), bahasa Albania (enam juta eksemplar), bahasa Thai (74 juta eksemplar), bahasa Burma (42 juta eksemplar), bahasa Vietnam (60 juta eksemplar), dan bahasa Iran (satu juta eksemplar).

Tak hanya itu, percetakan Al-Qur’an pun mencetak Al-Qur’an dan terjemahan dalam bahasa yang digunakan oleh etnis tertentu di wilayah Asia Selatan.

Selain memroduksi Al-Qur’an, percetakan itu juga memproduksi rekaman tilawah dalam bentuk CD, program komputer, serta karya ilmiah yang terkait dengan Al-Qur’an dan ilmu Al-Qur’an.

Jamaah Indonesia biasanya meluangkan waktu mengunjungi percetakan itu selain kunjungan ke tempat ziarah yang tersebar di beberapa tempat. (antaranews/ded/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi-Alquran (inet)

Khutbah Jum’at: Di Bawah Naungan Al-Quran