Home / Berita / Internasional / Asia / Hamza Kashgari, Wartawan Penghina Nabi Dibebaskan

Hamza Kashgari, Wartawan Penghina Nabi Dibebaskan

Hamza Kashgari, Mantan Kolumnis Harian Al-Bilad yang ditahan karena menghina Nabi Muhammad
Hamza Kashgari, Mantan Kolumnis Harian Al-Bilad yang ditahan karena menghina Nabi Muhammad

dakwatuna.com – Saudi.  Kita tentu masih ingat komentar tentang Nabi Muhammad yang ditulis Hamza Kashgari pada akun Twitter nya beberapa waktu yang lalu.

“Saya telah mencintai banyak hal tentang diri-Mu dan saya juga punya sejumlah hal yang saya benci dari-Mu dan ada banyak hal yang saya tidak mengerti tentang-Mu. Saya tidak akan berdoa untuk-Mu,” tulis Kashgari saat itu.

Sontak saja komentar Hamza ini mengundang kemarahan pemeluk Islam Konservatif, walaupun tidak lama kemudian mantan kolumnis harian al-Bilad itu menyampaikan permohonan maaf dan menghapus komentar dalam akun Twitter-nya.

“Saya telah membuat kesalahan dan saya harap Allah dan mereka yang telah saya sakiti akan memaafkan saya.”

Hamza Kashgari akhirnya ditahan di Arab Saudi setelah sempat melarikan diri ke Malaysia pada bulan Februari tahun lalu. Pemerintah Malaysia kemudian mengekstradisinya, beberapa hari setelah dia tiba di negara itu dan kemudian menjalani penahanan di Saudi dengan tuduhan penghinaan.

Beredar kabar bahwa Hamza yang sempat ditahan di Arab Saudi karena dituduh menuliskan komentar bernada menghina Nabi Muhammad itu, telah dibebaskan. Namun belum ada komentar resmi dari Kementerian Hukum Arab Saudi terkait dengan pembebasan Kashgari.

Informasi bebasnya Kashgari dihembuskan oleh sejumlah aktivis di Arab Saudi. Kabar tentang pembebasan Kashgari pertama kali muncul di media sosial dan kemudian dikonfirmasi kebenarannya oleh rekan dan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) serta pengacara Kashgari, Waleed Abu al-Khair. “Otoritas keamanan telah membebaskan Kashgari pada pukul 06.30 waktu setempat,” kata Abu al-Khair kepada kantor berita AFP. (tajuk/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 4,33 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Wartawan (juru kamera) surat kabar Turki, Yeni Safak, Mustafa Cambaz, yang gugur saat meliput peristiwa kudeta sekelompok militer di Turki, Sabtu (16/7/2016). Mustafa meninggal dunia saat melaksanakan tugas mulianya akibat peluru militer yang menembus kepalanya. (politika.az)

Wartawan Yeni Safak Meninggal Tertembus Peluru Kudeta Sekelompok Militer di Turki