Home / Berita / Internasional / Asia / Lama Menderita di Pengungsian, Anak-anak Rohingya Gembira Bisa Ikut Lomba Menggambar

Lama Menderita di Pengungsian, Anak-anak Rohingya Gembira Bisa Ikut Lomba Menggambar

Anak-anak pengungsi Rohingya setelah lomba menggambar (foto: act)
Anak-anak pengungsi Rohingya setelah lomba menggambar (foto: act)

dakwatuna.com Kehidupan anak-anak di pengungsian secara umum sangat menderita, baik secara fisik terlebih lagi secara psikis. Tidur di tenda-tenda pengungsian beralaskan tikar seadanya, kondisi dinding tenda yang lapuk membuat angin bebas masuk menghempas tubuh-tubuh mungil yang terlelap menambah dingin hingga merasuk ke tulang sumsum.

Jangankan mainan, untuk makan saja mereka harus menahan hasrat. Tak bisa memperoleh makanan enak, apa lagi cukup gizi. Jangankan jajan, bisa tidur dengan lelap saja merupakan nikmat yang tak terlukis. Alat mainan, makanan, dan atau pakaian bagus menjadi barang langka yang sangat sulit dimiliki.

Situasi menjadi lain, setelah mendistribusikan daging qurban pada momen Idul Qurban beberapa hari lalu, membagikan alat permainan berupa bola kaki, bola volley dan bola takraw kepada anak-anak Rohingya di pengungsian. Kembali Yusnirsyah Sirin, ketua Tim Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menyambangi para pengungsi untuk berbagi kebahagiaan dan keceriaan.

Kali ini Yus mengelar perlombaan menggambar dan warnai untuk anak-anak di pengungsian Dhar  Pie Camp Sittwe. Anak-anak sangat gembira dan antusias. Keceriaan terpancar di wajah-wajah mungil tak berdosa. Sebanyak 22 anak terlibat dalam kegiatan itu, “Maklum sejak pecah kerusuhan dan hingga saat ini bertahan di pengungsian, pensil warna, kertas bergambar, apa lagi pakaian baru, menjadi barang langka bagi anak-anak,” kata Yus.

Beberapa relawan lokal turut terlibat menyukseskan acara tersebut. Membagikan peralatan mewarnai, pensil warna, dan kertas. Mereka juga menjadi juri untuk menentukan pemenang lomba.

Setelah selesai perlombaan para peserta memamerkan hasil karya mereka. “ Meski dalam kondisi terisolasi, anak-anak memiliki daya imajinasi yang tinggi. Hal ini terlihat dari corak goresan tangan mereka,” tutur Yus.

“Ada tiga pemenang yang mendapatkan hadiah. Mereka para pemenang memeroleh hadiah seperangkat alat menggambar, ditambah baju baru bagi pemenang pertama,” tutup Yus. (ACT/ded/dakwatuna)

 

 

About these ads

Redaktur: Deddy S

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 8,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pengungsi Rohingya (channel 4)

Advokat: Jika Gagal Lindungi Rohingya, ASEAN Bubarkan Saja

Organization