Home / Narasi Islam / Resensi Buku / Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah Sepanjang Masa

Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah Sepanjang Masa

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Judul: Buku Pintar Puasa Wajib Dan Sunnah Sepanjang Masa
Penulis: Ali Hasan az-Zacholany
Penerbit: Sabil (Diva Press)
Cetakan: Pertama, Juni 2013
Tebal: 178 halaman
ISBN: 978-602-7933-85-9

Kupas Tuntas Tentang Puasa

Cover buku "Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah Sepanjang Masa".
Cover buku “Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah Sepanjang Masa”.

dakwatuna.comIbadah apapun yang dikerjakan oleh setiap muslim tanpa disertai dengan ilmu maka ibadahnya tidak akan diterima oleh Allah SWT oleh karena itulah bahwa peranan ilmu sangat penting sekali dalam menjalankan ibadah bahkan Rasulullah memfardhukan menuntut ilmu yaitu Bahwa “Menuntut ilmu wajib bagi muslim laki-laki dan perempuan”.

Ibadah puasa yang kita jalankan yang merupakan rukun Islam yang ke tiga juga harus disertai dengan ilmu dalam beramal. Karena bahwasanya puasa itu ada yang wajib dan ada yang sunat. Jenis puasa wajib itu juga tidak hanya pada bulan Ramadhan tetapi juga ada jenis puasa lain yaitu puasa qadha, puasa kaffarat, dan puasa wajib karena nadzhar.

Buku setebal 178 halaman ini akan  menguraikan tentang seluk beluk masalah puasa mulai dari syarat-syarat sempurnanya puasa, rahasia keutamaan puasa, hal-hal yang menghilangkan pahala puasa, hari-hari yang tidak boleh melakukan puasa, dan amalan apa saja yang bagus diamalkan ketika berpuasa.

Setidaknya ada 12 jenis puasa dalam setahun yang disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya, baik itu puasa wajib maupun sunnah di antaranya puasa Ramadhan, puasa kaffarat, puasa qadha, puasa nadzar, puasa Syawal, puasa Dzulhijjah, puasa ‘asyura, puasa Arafah, puasa senin-kamis, puasa 3 hari setiap bulan hijriah, puasa Daud, dan puasa bulan Sya’ban.

Sebagian jenis puasa yang telah disebutkan di atas bahwa banyak orang jarang mengetahui cara melakukan puasa tersebut dan apa saja keutamaan dari mengamalkan puasa itu. Misalnya saja tentang puasa Sya’ban meskipun statusnya hanya sunnah tetapi puasa ini sering dilakukan Rasulullah di bulan Ramadhan.

Adapun dalil puasa bulan Sya’ban adalah bahwa diriwayatkan oleh ‘Aisyah Ra., “Nabi Muhammad saw. Tidak biasa berpuasa pada satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban. Beliau biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya”. (HR. Bukhari dan Muslim). Penjelasan tentang kalimat “seluruhnya” pada hadits tersebut ada yang mengatakan bahwa selama sebulan penuh, Rasulullah saw. Melaksanakan puasa. Akan tetapi, sebagian lain mengatakan bahwa hari-harinya diisi dengan puasa saat masuk bulan Sya’ban (hal. 157-158). Sedangkan keutamaan puasa bulan tersebut adalah berfungsi seperti shalat sunnah rawatib yang mengiringi ibadah wajib (hal. 160).

Buku ini menjadi sangat penting dibaca karena berisi tentang seluk beluk tentang puasa yang disajikan secara praktis dan tuntas sehingga pembaca dapat dengan mudah mengamalkan puasa. Besar harapan juga buku ini nantinya bisa kita jadikan sarana sebagai pembimbing kita agar ibadah kita diterima Allah swt.

Selamat membaca….

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,80 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Pengajar di SD IT Tarbiatul Aulad, tinggal di Barabai, Kalimantan.

Lihat Juga

Puasa dan Perbaikan Akhlak Bangsa