Home / Berita / Daerah / Kini Giliran Masjid Bersejarah yang Dibongkar oleh Pemprov DKI “Jokowi-Ahok”

Kini Giliran Masjid Bersejarah yang Dibongkar oleh Pemprov DKI “Jokowi-Ahok”

Masjid Amir Hamzah dibongkar (Fahmi/Okezone)
Masjid Amir Hamzah dibongkar (Fahmi/Okezone)

dakwatuna.comPemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membongkar Masjid Amir Hamzah di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Masjid yang cukup bersejarah itu dibangun sejak Gubenur DKI Ali Sadikin.

“Masjid tersebut ingin dibuat Gedung Fakultas Film IKJ dan taman,” kata seorang karyawan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang enggan disebutkan namanya, di lokasi, (16/10/2013), sebagaimana yang dilansir Okezone.

Pembongkaran masjid tersebut kata dia sangat disesalkan oleh masyarakat sekitar.

“Iya kita sayangkan saja, kok bisa dibongkar padahal masjid ini sudah lama berdiri dan dibangun sejak era Ali Sadikin,” paparnya.

Masyarakat dan mahasiswa yang ingin melaksanakan shalat, untuk sementara dipindahkan di dalam basement yang terletak tidak jauh dari lokasi pembongkaran masjid.

Sebuah papan nama dari Pemprov DKI Dinas Pariwisata dan Kebudayaan terpasang tidak jauh dari lokasi, demikian seperti laporan Okezone.

Papan yang bercat kuning itu bertuliskan Kegiatan Lanjutan Penataan PKJ Taman Ismail Marzuki.

Sebelumnya, Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta “Jokowi-Ahok” juga pernah membongkar masjid, yaitu Masjid Baitul Arif yang dibongkar karena alasan pembangunan Rumah Susun (Rusun) Jatinegara. Masjid tersebut dibongkar oleh Jokowi-Ahok tanpa koordinasi dengan masyarakat sekitarnya. (sus/okezone/dakwatuna/hdn)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (28 votes, average: 6,21 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • gembel

    hemmm ,,,

    • KOESBIARDI

      apa perlu kita pateni si Ahok Komunis…..???

      • captainc

        pateni dulu keluarga kamu yang bodoh nista, supaya jgn mencemari dunia,

      • Just Ibell

        #Miris -____-‘

    • KOESBIARDI

      apa perlu kita pateni si Ahok Komunis…..???

  • ANTORIUS

    Mah mau ngefans sama orang-orang nih! mkir donk…masa mesjid maen bongkar-bongkar aja…..yang satu gak faham agama…yang satu lagi kafr

    • biru

      kita sebaiknya tidak langsung menjudge sesuka kita,
      kita liat dulu apa alasannya..
      dari yang saya baca ada mesjid yang dibongkar untuk pembangunan untuk rumah susun,
      mungkin sekilas seolah2 bagaimana gitu maen bongkar mesjid.
      tapi di sisi lain, kita lihat.. warga DKI Jakarta yang masih tinggal di tempat yang tidak layak ?
      Sekarang pun kita bnyk melihat banyak yg berlomba2 membangun mesjid, bahkan ada yg jaraknya berdekatan tapi apa mereka sering mengisi mesjid..
      Yang penting itu bukan bangunannya yg banyak, tapi yang ngisi.
      kita sebagai muslim cerdas jangan mau terprovokasi oleh hal2 seperti ini.

    • Just Ibell

      Jangan asal menjustifikasi. Silakan dibaca kembali komentar Anda dibaris terakhir. diulang2 sampai Anda paham dengan apa yang anda sudah tulis. #AndaYakinFahamAgama?

  • M. Riza Ulfana, ST

    Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalanghalangi menyebut
    nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu
    tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut
    (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa
    yang berat.
    (QS : Al Baqarah : 114)

    – Gambar : Spanduk di sebuah Masjid, Jl. Pejambon, Gambir. Akankah masjid ini juga akan dirobohkan?

  • amal

    Jika jokowi meninggalkan jabatan gubernur jakarta otomatis yg naik wakilnya,kalo yg mimpin non muslim bisa jadi semua masjid di bongkar.dosanya kebagian semua terutama yg memilihnya.

    • Just Ibell

      Semoga umat islam tidak mempunyai pikiran yang picik seperti ini. #Malu

  • amal

    Jika jokowi meninggalkan jabatan gubernur jakarta otomatis yg naik wakilnya,kalo yg mimpin non muslim bisa jadi semua masjid di bongkar.dosanya kebagian semua terutama yg memilihnya.

  • Xanda Xu

    Pasti ada alasan yg kuat kenapa dibongkar

  • Xanda Xu

    Pasti ada alasan yg kuat kenapa dibongkar

  • Saif Uddin

    Kalo Masjid sudah berani main bongkar oleh Ahok Jokowi maka sudah waktunya Gereja juga harus dibongkar, inikan yang mulai gara2 Masjid dibongkar…!!!

    • tri

      setuju ..

    • Just Ibell

      Weh, miris.. (sempit banget cara berfikirnya…) -____-‘

  • Saif Uddin

    Kalo Masjid sudah berani main bongkar oleh Ahok Jokowi maka sudah waktunya Gereja juga harus dibongkar, inikan yang mulai gara2 Masjid dibongkar…!!!

  • Herry Kurniawan

    ini bukan lagi sekedar masalah SARA….tapi sudah penghinaan dan penistaan…

  • Herry Kurniawan

    ini bukan lagi sekedar masalah SARA….tapi sudah penghinaan dan penistaan…

    • Just Ibell

      Bangun mas, sholat malam.. Jangan malah ngigau.. -_____-‘

  • MNJoen

    gereja yang liar sdh waktu nya untuk di bongkar juga, seperti rumah yang dijadikan gereja. hayo pak ahok anda sebaiknya adil dalam bertindak.

  • MNJoen

    gereja yang liar sdh waktu nya untuk di bongkar juga, seperti rumah yang dijadikan gereja. hayo pak ahok anda sebaiknya adil dalam bertindak.

  • Bocah Ingusan

    tolong gantikan dengan mesjid yang lebih bagus dan strategis yaa.., ayo umatnya juga tolong di makmurkan mesjidnya.., kalau mesjid makmurkan gak gampang pemerintah main bongkar

  • Bocah Ingusan

    tolong gantikan dengan mesjid yang lebih bagus dan strategis yaa.., ayo umatnya juga tolong di makmurkan mesjidnya.., kalau mesjid makmurkan gak gampang pemerintah main bongkar

  • Agung Nur Fauzi

    nabi Muhammad dulu juga pernah bongkar masjid, kita berharap ini nanti diganti dgn yang lebih bagus

  • Agung Nur Fauzi

    nabi Muhammad dulu juga pernah bongkar masjid, kita berharap ini nanti diganti dgn yang lebih bagus

    • Tarmizi Za

      Mesjid mana yang Muhammad Bongkar?

  • landung lugu lemah

    dakwatuna yang sekarang tidak lagi berimbang isinya……… dulu, pertama kali saya mengenal internet, dakwatuna adalah web islam yang paling saya gemari karena artikel2 islaminya bagus2, mudah dimengerti dan halus bahasanya…

    sekarang, berita2 dari dakwatuna cenderung memihak salah satu pihak… apalagi jika itu berita politik.. (mirip situs islam sebelah)…

    buat dakwatuna, cobalah baca dengan seksama tiap komentar yang masuk, banyak yang isinya menghujat seolah2 muslim sejati..padahal bis jadi mereka non muslim yang benci dengan islam dan berusaha menghancurkan orang islam dengan banyak berkomentar sara, anarkis, dan kata2 yang tidak sopan, agar terkesan muslim adalah orang kasar dan kejam….

    DAKWATUNA, anda bertanggung jawab jika karena berita anda banyak orang ber-su’udzhon terhadap pemimpin bangsa dimana sebenarnya mereka belum tentu bersalah….!!!!

    • tri

      Setuju :)

      • Hisam Ndut

        betul gan,,,dakwatuna arogan

        • ucup ireng

          dan selalu jokowi-ahok, emang gada yg lain yah?
          dan ini situs global kan? bukan buat jakarta aja?
          kenapa g ngangkat tema pemimpin non muslim dtempat” lain?
          itu pasti karena berita jokowi-ahok pasti bakal banyak yg baca kan?
          sama sperti yg komen diatas, pas pertama liat dakwatuna ane berasa lebih islami cuma semenjak ad berita” ky ginian yah terkesan menyudutkan, seharusnya sbg media yg islami bisa lebih berhati-hati di tiap artikelnya karena bisa jadi menimbulkan masalah yg lebih panjang lg

    • Zaid Roan Haqqu

      setuju.. sya kira juga bgitu..lama2 jga jdi miring ne web, bhasannya bikin orng klai

    • purnomo

      smoga dakwatuna tetap dapat menyeimbangkan berita2nya.. emang kalo di tempat2 berita lainnya, pencitraan orang2 seperti ini sangat luar biasa… sehingga seolah menyihir dan menggiring opini banyak masyarakat (terutama kalangan non-akademisi) untuk selalu takjub dgn sosok tsb… dakwatuna telah menyeimbangkan itu semua… tapi tetap saja masyarakat lebih banyak melihat berita di TV daripada internet… ini jdi PR utk admin agar dapat menyeimbangkan berita2 di TV jg… Smangat!

      • Just Ibell

        ilfil,, -____-‘
        seimbang = memuat sisi positif & negatif. Klo diperhatikan emang bener apa kata pembaca. Klo hanya memuat satu sisi saja sih, saya rasa belum bisa dikatakan berimbang. Salam

  • landung lugu lemah

    dakwatuna yang sekarang tidak lagi berimbang isinya……… dulu, pertama kali saya mengenal internet, dakwatuna adalah web islam yang paling saya gemari karena artikel2 islaminya bagus2, mudah dimengerti dan halus bahasanya…

    sekarang, berita2 dari dakwatuna cenderung memihak salah satu pihak… apalagi jika itu berita politik.. (mirip situs islam sebelah)…

    buat dakwatuna, cobalah baca dengan seksama tiap komentar yang masuk, banyak yang isinya menghujat seolah2 muslim sejati..padahal bis jadi mereka non muslim yang benci dengan islam dan berusaha menghancurkan orang islam dengan banyak berkomentar sara, anarkis, dan kata2 yang tidak sopan, agar terkesan muslim adalah orang kasar dan kejam….

    DAKWATUNA, anda bertanggung jawab jika karena berita anda banyak orang ber-su’udzhon terhadap pemimpin bangsa dimana sebenarnya mereka belum tentu bersalah….!!!!

  • ruben oon

    gawat ya,,, udah main bongkar2 masjd,,,, masjid tempat ibadah coy,,, bukan untuk di bongkar.

  • ruben oon

    gawat ya,,, udah main bongkar2 masjd,,,, masjid tempat ibadah coy,,, bukan untuk di bongkar.

  • Ilham Tanjung

    landung, justru media ini sebagai pengimbang. umumnya media sekular lainnya mengangkat citra jokowi. berita kayak gini mana mau di muat sama media sekular.

    • Just Ibell

      berimbang itu memuat dari 2 sisi, positif dan negatif. Jgn menyalahkan media sekuler yang sebagai alibi. Silakan direnungkan makna berimbang itu sendiri. klo hanya memuat satu sisi saja, apa bedanya dengan media2 yang Anda sebut diatas (toh tetap tidak berimbang) CMIIW

  • Abu Tharra Hanif

    Inilah salah satu problem yg muncul jika Pemimpin bukan dari golongan Mukmin. Pemimpin yg Mukmin pasti akan berpikir panjang sejuta kali sebelum memutuskan membongkar masjid utk kepentingan duniawi (gedung fakultas, tata kota, dsb), berkonsultasi dg masyarakat muslim sekitarnya, dan menjadikan perobohan masjid sebagai pilihan terakhir. Jokowi-Ahok jelas bukan tipe seperti itu, sehingga wajar saja kalau mereka merobohkan masjid tanpa pertimbangan lebih jauh. Yang tidak wajar adalah kaum muslimin yang memilih Pemimpin hanya berdasarkan kriteria duniawi semata (tanpa mempetimbangkan kriteria agama) dan mendewa-dewa kannya dg berbagai pujian dan pembelaan yg kelewat batas. Dan ketidakwajaran tsb semakin menjadi-jadi manakala mereka merespon nasehat2 agama dalam politik dg sederet tuduhan spt melakukan pemihakan, su’udzon, primodilis, fundamentalis, fanatik, anti keberagaman dan berbagai istilah lain yg tak masuk akal sehat. Wallahu a’lam bishowab!

    • Just Ibell

      Dalamnya hati siapa yang tau. Mencari pemimpin dengan kriteria Mu’min tidaklah mudah. Banyak pemimpin2 kita yang jadi pejabat berasal dari golongan muslim. Tapi apa yang sudah diperbuat.? Buktinya, rakyat masih banyak yang kelaparan. Jadi, apa yang sudah Anda perbuat? Menyalahkan keadaan karena pemimpin bukan dari golongan Mu’min?? Masyarakat memilih berdasarkan kinerja nyata. Sebab dengan kinerja nyata-lah masyarakat menaruh harapan yang lebih. Bukan hanya sekedar teori dan janji.

      Kami tunggu kader2 Mu’min yang beritegritas dan mempunyai kinerja seperti pak Jokowi. bukan tidak mungkin masyarakat akan memilih kader Mu’min yang benar2 berkualitas. :)

    • Just Ibell

      Jangan hanya bisa menyalahkan. Mari ber-Muhasabah, kenapa masyarakat “belum” memilih dari golongan Mu’min.? #MemantaskanDiri #KerjaNyata #Dedikasi #Kearifan #Adil #Mengayomi #Santun

      • Abu Tharra Hanif

        Yang harus Muhasabah itu yang memilih non-mukmin sebagai pemimpin agar mau introspeksi diri dengan tidak mengulangi kesalahan yang berakibat fatal bagi kemuliaan agama dan umat ini. Kalau yang anda maksud Muhasabah itu bekerja menghadirkan kader-kader pemimpin mukmin berkualitas, itu sudah ada yang mengurusnya. Setiap orang dibebani tanggung jawab dakwah sesuai dengan porsi dan posisinya masing-masing. Kalau anda seorang kader partai atau tokoh masyarakat, andalah yang semestinya harus ber-muhasabah kenapa belum juga mampu menghadirkan pemimpin-pemimpin mukmin berkualitas untuk dipilih oleh kaum muslimin. Jangan malah menyuruh orang lain, boss…:-)

        • Just Ibell

          “Yang harus Muhasabah itu yang memilih non-mukmin sebagai pemimpin agar mau introspeksi diri dengan tidak mengulangi kesalahan yang berakibat fatal bagi kemuliaan agama dan umat ini.”

          “Kemuliaan Agama”??. Media “DAKWAH” ini saja terindikasi unsur propaganda. Klo benar2 ingin menjaga “Kemulia Agama”, konten2 politik dan opini2 yang kurang bermanfaat dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Islam harusnya dikesampingkan. masih banyak konten2 yang lebih bermanfaat. #SekedarMengingatkan

        • Just Ibell

          “Yang harus Muhasabah itu yang memilih non-mukmin sebagai pemimpin agar mau introspeksi diri dengan tidak mengulangi kesalahan yang berakibat fatal bagi kemuliaan agama dan umat ini.”

          “Kemuliaan Agama”??. Media “DAKWAH” ini saja terindikasi unsur propaganda. Klo benar2 ingin menjaga “Kemulia Agama”, konten2 politik dan opini2 yang kurang bermanfaat dalam menumbuhkan kecintaan terhadap Islam harusnya dikesampingkan. masih banyak konten2 yang lebih bermanfaat. #SekedarMengingatkan

      • Abu Tharra Hanif

        Yang harus Muhasabah itu yang memilih non-mukmin sebagai pemimpin agar mau introspeksi diri dengan tidak mengulangi kesalahan yang berakibat fatal bagi kemuliaan agama dan umat ini. Kalau yang anda maksud Muhasabah itu bekerja menghadirkan kader-kader pemimpin mukmin berkualitas, itu sudah ada yang mengurusnya. Setiap orang dibebani tanggung jawab dakwah sesuai dengan porsi dan posisinya masing-masing. Kalau anda seorang kader partai atau tokoh masyarakat, andalah yang semestinya harus ber-muhasabah kenapa belum juga mampu menghadirkan pemimpin-pemimpin mukmin berkualitas untuk dipilih oleh kaum muslimin. Jangan malah menyuruh orang lain, boss…:-)

  • Den Bagus

    Kejadian ini barulah sedikit cermin agenda pemimpin non-Islam yang tersembunyi bagi ummat Islam.

    • meeftha

      Iya..
      Kurang ajar tenan og…..
      Hajar terus non Islam itu..
      termasuk binatang2: ayam, kambing, sapi, cacing, kutu…

    • Just Ibell

      #Miris -____-‘

  • Andriansyah Putra

    Adakah pemimpin yang berani seperti dia…sampe2 masjid aja di bongkar hanya demi kemakmuran rakyaktnya…???

    • Tarmizi Za

      Itukah kemakmuran?

  • ucup ireng

    angkat dong berita ttg jakarta religious night festival pas takbiran kemarin, kok ga ada sih?
    pdhal itu berita bagus bgt buat dibaca semua orang
    apa karena dakwatuna udh terlalu membenci dua orang ini? jd yg diangkat beritanya yg negatif mulu?

    • Just Ibell

      #Wajar,MediaPolitik

    • Kusman

      Berita itu kan juga ada sisi negatifnya.
      Moga aja dakwatuna bisa berubah lebih baik..

    • Ikhwan

      Ternyata dlm jakarta religious night festival msh ada nyanyian2 yg seronok….

  • meeftha

    Bro.
    Masjid di daerahku di bongkar juga.. masyaallah,
    Tolooooooong…..
    Meskipun cuma mau di ganti towernya ane nggak bisa wudhu.
    Toloooooong ane akhii fillah.
    Kampret tenan pemprov Lampung.

    • purnomo

      wudhu di rumah sblum brngkat ke masjid itu lebih utama… hehe….

    • captainc

      manja amat, cari aja surau yang lain dulu. emangnya bakal mati kalau mesjidnya di renov.

      • meeftha

        Ini bukan masalah manja-manjaan.
        Tapi bagaimana kalau masjid agung di daerahku di bongkar. masa’ sholat di gereja, kan lucu.

        • captainc

          ini sarkastik apa kamu memang otak segede kantung biji onta?

          • meeftha

            Ha..ha…. bahasanya inTELEK
            Iya bro, otak lg segede kantung biji onta..
            Kalo ente: otaknya segede batu..
            batu ginjal terbesar di dunia..

          • captainc

            tahu apa kamu soal batu ginjal, dasar pribumi. kamu gak tahu batu ginjal itu untuk syiar islam dan sesuai dengan syariah, itu hadis2 nya lagi ditulis ama habib hidung betetmu.

  • ane

    wahhh malah mntingin kesenian dari pada ibadah,
    mas joko.. yo rasah ngono, mesjed tetp eneng, gedung kesenian juga ono lo mas kan kepenak……
    koyo yahudi wae sia mah nggole2 perang wae…

  • Mr,X

    apa”an ini…lama” jadi caleg bukan berdakwah lagi…!! pake akal sehat sebelum posting..ni artikel lama” nyentrik buat cari duit bukan berdakwah lagi..Lama” saya bosan liat postingan yang sifatnya memojokkan kek gini…F***k

    • captainc

      ini dia islam politik ala pribumi

    • abuzinad

      Oh ada yg idolanya dikritik ngamuk2 ya … kebijakan jokowi semuanya benar ya mas?

      • captainc

        setidak lebih benar dibanding otak anda mas jawa tengik.

      • Just Ibell

        Klo kritik beritanya juga harus lengkap dong mas. Jgn setengah-setengah. kasian masyarakat yang memakan mentah berita dari media ini.

        Oh iya, kenapa juga yang dimuat hanya yang berita negatif, harusnya banyakin berita-berita yang positif. Jangan seperti tv yang setiap hari memuat berita2 negatif. lagian ini kan media dakwah {prioritas berdakwah harusnya yg lebih utama} Bukan memuat berita2 ghibah yang hanya setengah2 dalam penyampaiannya. Salam

  • ridho

    pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memikirkan rakyatnya… sudah banyak yang dilakukan jokowi-ahok untuk membuat jakarta dan rakyatnya menjadi lebih baik. berita diatas hanya intermezzo saja. coba gali lebih jauh lagi beritanya dakwatuna, tentang mesjid itu dan bagaimana pemprof DKI merencanakan Jakarta ke depan. Baitullah bukan hanya mesjid, ruangan-ruangan perkantoran dan mushalla juga Baitullah. Jakarta mau baik, tapi masih ada rakyatnya yang berpikiran seperti pesakitan.

  • Rora Prawira Negara Saputra

    ironi baca komen2 dbawah yang ternyata lebih mengagungkan fisik bangunan daripada “meramaikannya”

    • abuzinad

      Sekalian aja rubuhin gedung kesenian juga toh yg datang juga sepi, gak ramai, museum2 juga sepi .. rubuhin juga donk … knp masjid doang ? Gak ada sensitifnya, masjid dirubuhin malah dibela2 … sampeyan sndiri sudah meramaikan masjid?

      • captainc

        sudah jualan minyak wangi kelenjar onta dan kayu siwak utk sikat gigi ompong mujahidin pembantai shiah.

      • Just Ibell

        Hadeh -____-‘ pola pikir yang aneh.

    • fulan

      yah ayuuuk kita ramaikan bersama…fastabiqul khoiroot.kalau bukan kita ummat muslim siapa lagi coba…

  • Achmad Hamsyah

    kok dikasih link berita yang lengkapnya
    tapi selalu diapus

    • Just Ibell

      Kaya gini masih ngaku media berimbang? #Yakin?

  • abuzinad

    Kapan ya Jokowi membongkar Istiqlal ? Tak tunggu aksinya ….

    • Just Ibell

      Na’udzubillah mindzalik.. Astagfirullah… Komentar sangat tidak bermutu. Avatarnya doang yang Rabi’ah.. -____-‘ Ingat mas, setiap ucapan adalah do’a.

      • captainc

        banyak muslim yang imannya picik, mereka ini memberhalakan hadis dan gak pernah ngerti apa yang dihafalnya.

    • Yorky Budiman

      hehe.. nemu lg nama ini… tukang hujat org hobbynya cuy.. situ bener2 muslim ato abal2 atau anggota partai? gw udah liat proposalnya kok n berita sebenernya, itu mesjid bukan di bongkar tp direnovasi.. trs lo mau nunggu istiqlal dibongkar maksudnya apa? kepengen diserbu sama kita apa? gw c**cang jg nih org omongannya sembarangan….

    • Yorky Budiman

      hehe.. nemu lg nama ini… tukang hujat org hobbynya cuy.. situ bener2 muslim ato abal2 atau anggota partai? gw udah liat proposalnya kok n berita sebenernya, itu mesjid bukan di bongkar tp direnovasi.. trs lo mau nunggu istiqlal dibongkar maksudnya apa? kepengen diserbu sama kita apa? gw c**cang jg nih org omongannya sembarangan….

    • fulan

      hati2 dengan ucapan kita.ada kehidupan pasti ada kematian,dan setiap perkataan serta perbuatan pasti akan dihisab.kalau kita selalu ingat itu insya allah setiap apa yang akan qt lakukan atau katakan akan qt fikirkan terlebih dahulu

    • Harisaja Saja

      Avatarnya ganti aja….. kalo komen gak bermutu gak berdalil…… cenderung ideot pasti tdk berpendidikan dan belajar agamanya baru2 aja yah….., belajar lagi ya adik….

  • Dolinada Nazara

    sebaik – baiknya pemimpin pasti dia mempunyai kekurangan..

  • Mukena_Distro

    Lebih bijak jika kita bersama-sama mengingatkan Pak Jokowi, jangan hanya dihujat

    • Just Ibell

      Tepat.

  • Mukena_Distro

    Lebih bijak jika kita bersama-sama mengingatkan Pak Jokowi, jangan hanya dihujat, bukan begitu?

  • Achmad Hamsyah

    nih berita yang tidak dikutip dari okezone:

    “Tapi seluruh proses sudah dikomunikasikan dan disetujui oleh
    stakeholder TIM terutama civitas akademi Institut Kesenian Jakarta (IKJ)
    sejak tahun lalu. Jadi tidak benar apabila pihak TIM dan IKJ merasa
    keberatan dengan pembongkaran tersebut,” kata Kepala Dinas Pariwisata
    dan Kebudayaan DKI, Arie Budiman, melalui pesan singkat kepada Okezone,
    Rabu (16/10/2013).

    Arie menuturkan, pembongkaran yang yang
    dilakukan terhadap Masjid Amir Hamzah tak sekedar pembongkaran, namun
    masjid tersebut akan direnovasi untuk diperbesar.

    Tidak benar kalau digusur. Yang benar mau diperbesar.

    • captainc

      ini dia kalau media islam juga ikut cara zionis. mungkin karena sama2 hidung betet.

    • Just Ibell

      Semoga benar :)
      Kemudian kita tunggu berita pembangunan masjid di dakwatuna. #ItupunKalauDiliput :D

    • ridho

      Dakwatuna ini redaksi nya siapa? Kok kaya k*mun*s nih beritanya. (masih mending gua katain k*mun*s, daripada gua katain zi*n*s)

  • San Toso

    Dua Masjid dibongkar, satu Gereja besar dibangun.. Mungkin ini makna toleransi ala jokowi

    • Just Ibell

      Apakah dibangun ditempat yang sama? Ingat mas, Indonesia ini lebih dari 1 agama yang diakui oleh negara. Jangan mempunyai pikiran yang picik seperti itu.

      • San Toso

        Benar sekali mas, indonesia lebih dari 1 agama yang diakui negara. Tapi agama yang benar hanya Islam.

        • Just Ibell

          (Duh, Ngelus Dodo) Anak TPQ ‘mungkin’ juga sependapat sama situ mas. Ingat mas, bahwasanya “esensi” dakwah adalah “mengajak” bukan “memusuhi”. Menurut saya pembangunan masjid dan gereja adalah 2 hal yang wajar di Indonesia. #NotRespect #DadioWongIslamSingRodhokElegantNekKomen -___-‘

          • San Toso

            Berarti anak TPQ tersebut sangat cerdas mas. Baca Ali Imran : 19 ya.

          • captainc

            dogol, otak muslim ekstrimis, nabi aja melindungi kristen yang damai, kok kamu yang sewot lihat gereja.

  • Mukhsina Umar

    koq jadi kita2 yg pada berantem sich…org lain jadi tepuk tangan donk..sebarkan kasih sayang semoga Allah membimbing setiap tindakan kita…Islam itu indah..insyaa Allah setiap muslim jg indah….

    • meeftha

      Idem….
      saling menjaga ukhwah Islamiyah.. ukhwah wathaniyah..

  • Just Ibell

    Hendaknya Dakwatuna lebih selektif dalam memilih, memuat, dan menyebarkan berita. Agar informasi yang disampaikan berupa informasi yang membangun, menyejukkan, memperbaiki, dan menyatukan. Klo “masih” istiqomah di jalan Da’wah. Agar para pembaca tidak mempunyai penilaian Dakwatuna sebagai media yang sudah diboncengi oleh kepentingan politik segolongan kelompok tertentu. Salam :)

  • Achmad Hamsyah
    • ridho

      waduh,,, dakwatuna, kenapa beritanya sepenggal-sepenggal.

  • mamase

    heran.. media islam kok hobinya bikin cerita sepotong2 dgn indikasi fitnah….

    ya sudahlah… kultuskan tuh pujaanmu Luthfi Hasan Ishaaq…..

    • Adani Syamaizar

      Antum tim khusus yg dibiayai sama buron blbi ya?

      • mamase

        pakai akal bos.. islam itu agama rahmatan lil alamin.. bukan picik dan suka fitnah….

  • rose

    berawal dari hal-hal seperti inilah yang membuat kita harus lebih selektif memilih. memilih berita, memilih media yang menyiarkan berita, dan memilih sumber yang bisa dijadikan rujukan.
    semoga media-media yang berkedok sbg sarana aspirasi umat, lbh bisa berpikir ttg apa yang hendak ditulis, lbh berpikir apa yang hendak disampaikan. karena belum tentu semua umat akan mempunyai pola pikir yang sama, apalagi keyakinan yang sejalan. :)

  • rose

    berawal dari hal-hal seperti inilah yang membuat kita harus lebih selektif memilih. memilih berita, memilih media yang menyiarkan berita, dan memilih sumber yang bisa dijadikan rujukan.
    semoga media-media yang berkedok sbg sarana aspirasi umat, lbh bisa berpikir ttg apa yang hendak ditulis, lbh berpikir apa yang hendak disampaikan. karena belum tentu semua umat akan mempunyai pola pikir yang sama, apalagi keyakinan yang sejalan. :)

  • ridho

    tulisan nya berhasil.. dengan banyaknya pengunjung yang melihat dan memberi komen, bisa dikatakan penulisnya sukses.

  • dhajoep

    ternyata ibukota berlaha-lahan mesjid akan di robohkan, karena peminpinnya orang kafir….kenapa salah pilih pemimpin sih warga jakarta…

    • mamase

      kalo komentar dipikir dulu mas bro

  • gim.f

    Yg penting dlm islam adalah kualitas bkn kuantitas.
    Rasullullah aja prnh memerintahkan pembongkaran mesjid.
    Indonesia terlalu bnyk sejarah tp rakyatnya bnyk yg tk terarah.

  • wong pribumu

    kok bisa ya masjid di bongkar hanya untuk membangun sebuah taman,pak jokowi salah pilih wakil!!!!

  • Adani Syamaizar

    Mau dimedia apapun mereka punya tim khusus untuk menangkasnya walupun mereka sebenarnya salah. Yg kelihatan jujur belum tentu jujur. Yang keliatan benar belum tentu benar.pilih dengan bijak.jangan asal pilih. Jangan gampang percaya apalagi terhadap media tv yg sudah direkayasa.

    • mamase

      jangan pernah percaya juga sm media yg kedoknya saja yg islam..

  • kakaimey

    kenapa ga tanya langsung ke pemprov dki sebagai sumber beritanya,…. jangan jangan nanti malah jadi fitnah,… karena siapa tahu selain akan dibangun gedung kesenian juga mesjid.
    bisa jadi fitnah ni berita.

  • Lilin Rosyanti

    Waduhh bahaya atuh, jika begitu jokowi ahok perlu di pertnyakn….mmbngun negara tmpa melindungi agama sngt brbhya……..kenpa mesjid di runtuhkn itu musibsh besar….kejayasn mereka akan hncur…..

Lihat Juga

Ustadz M Arifin Ilham dan Habib Rizieq Shihab. (Facebook)

Ahok Jadi Tersangka, Ustadz Arifin Ilham: Ini Awal Musibah Bagi Penista Alquran