Home / Berita / Internasional / Asia / Lebaran Tidak Sempurna di Palestina

Lebaran Tidak Sempurna di Palestina

Bendera Yahudi (inet)
Bendera Yahudi (inet)

dakwatuna.com – Al-Quds. Berbeda dengan Indonesia, Idul Adha di dunia Arab lebih meriah daripada Idul Fitri. Suasana gembira dan saling berkunjung meramaikan hari raya ini. Di Palestina, pemerintah penjajah tidak mengijinkan penduduk Palestina yang hidup di dalam wilayah yang sekarang di kuasai Yahudi tahun 1948 (Palestina 48) untuk berkunjung kepada saudara mereka yang bertempat tinggal di Gaza, yang saat ini masih dikuasai oleh Hamas. Demikian diberitakan islammemo pada edisi Rabu (16/10/2013) kemarin.

Alasan Yahudi, karena Gaza adalah musuh mereka. Di antara orang-orang yang memohon ijin berkunjung itu adalah saudara atau anak dari orang yang tinggal Gaza. Mereka sudah tidak pernah bertemu sejak Gaza dikuasai oleh Hamas.

Seorang anggota dewan perwakilan Yahudi (Knesset) yang berasal dari Harakah Islamiyah, Thalab Abu Arar, menilai penolakan permohonan ijin ini disebabkan orang-orang Yahudi sangat membenci bangsa Arab. Tidak mungkin ada hal yang menyebabkan seorang anak dilarang mengunjungi ibunya walaupun hanya di sebuah hari raya, selain karena kebencian pada ras tertentu.

Menurutnya, hal seperti ini baru sekali ini terjadi saat departemen keamanan Yahudi dipimpin oleh Moshe Ya’alon. Sikapnya yang didasarkan karena Gaza adalah musuh menunjukkan sikap yang sangat membenci terhadap bangsa Arab. (msa/dakwatuna/islammemo)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Stadium general di aula Universitas Islam As-Syafiiyah. (aspacpalestine.com)

Peringati Hari Solidaritas Palestina, ASPAC for Palestine Gandeng UIA Gelar Stadium General