Home / Berita / Nasional / Dipo Alam Harus Fokus Pada Tugasnya Sebagai Seskab, Kecuali Dapat Bisikan dari Bunda Putri

Dipo Alam Harus Fokus Pada Tugasnya Sebagai Seskab, Kecuali Dapat Bisikan dari Bunda Putri

Anggota Komisi VIII Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPR Hidayat Nur Wahid. (ist)
Hidayat Nur Wahid. (ist)

dakwatuna.comMenteri Sekretaris Kabinet Dipo Alam “merecoki” PKS agar segera mempercepat pelaksanaan Musyawarah Nasional untuk mengganti Anis Matta, Presiden partai saat ini. Lewat Munas, Dipo yang seharusnya fokus pada tugas-tugas kabinet ini yakin seraya menuduh bahwa borok-borok PKS akibat keserempet kasus korupsi bisa dibersihkan.

Terkait dengan hal tersebut, mantan Presiden PKS Hidayat Nur Wahid menilai Dipo Alam sudah terlalu jauh melampaui tugas, pokok dan fungsinya alias tupoksi sebagai Seskab. “Ini saran yang saya kira di luar tupoksi Pak Dipo Alam sebagai Seskab,” jelas Hidayat pagi ini (Rabu, 16/10/2013), sebagaimana dilansir Rakyat Merdeka Online.

Menurutnya, sebaiknya Dipo Alam menjalankan tugasnya sebagai Seskab, tidak perlu mengurus dapur orang lain. Apalagi, banyak pekerjaan Presiden SBY yang harus dia bantu untuk diselesaikan. Misalnya, membantu koordinasi antar menteri, hingga permasalahan TKI, di mana empat warga Indonesia ditembak di Malaysia.

Karena itu, sambung Hidayat, sudah selayaknya SBY menegur Dipo Alam. Karena dia berada di luar jalur tupoksi. Apalagi kalau disebutkan, Dipo Alam berkomunikasi dengan aktivis muda PKS.

“Apakah ini memecah belah internal PKS. Ini serius, Pak SBY harus menegur menterinya. Apalagi kalau kemudian berhubungan dengan aktivis PKS memakai waktu resmi Seskab. Padahal Pak SBY sudah mengingatkan menterinya bekerja fokus. Kalau perlu jangan pulang kalau pekerjaan belum selesai,” tegas Hidayat.

Meski begitu, usulan itu akan dikaji kalau memang sebelumnya Dipo Alam mendapat bisikan dari Bunda Putri.

“Kecuali kalau ada bisikan dari Bunda Putri untuk menyampaikan usulan itu. Kalau memang itu, menjadi pertimbangan serius. Karena Bunda Putri ini kan sangat dahsyat sampai-sampai Pak SBY menggelar jumpa pers,” jelas Hidayat sambil tertawa kecil, menyentil foto beredar yang diduga Dipo Alam bersama Bunda Putri.

Hidayat menegaskan, PKS tidak akan membeo dan percaya begitu saja terkait pernyataan-pernyataan yang dilontarkan sejumlah kalangan kepada partainya.

“Kita akan ukur sesuai dengan semestinya. Kita tidak akan terprovokasi. PKS partai independen, kita tidak mendasarkan keputusan pada kasus tertentu. Apalagi kita punya mekanisme organisasi tentang kepemimpinan. Itu ada dalam AD/ART. Meski kami juga mempertimbangakan apa yang ada di lapangan,” tandas mantan Ketua MPR ini. (zul/RMOL)

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (3 votes, average: 7,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Anies-Sandi Dinilai Memiliki Integritas yang Sangat Baik