Home / Berita / Internasional / Eropa / Dunia Sepak Bola Berduka, Bruno ‘Abdullah’ Metsu Meninggal Dunia

Dunia Sepak Bola Berduka, Bruno ‘Abdullah’ Metsu Meninggal Dunia

bruno metsudakwatuna.com – Prancis.  Masih lekat dalam ingatan ketika Tim sepak bola Senegal mampu menjungkalkan raksasa eropa Prancis dalam partai pembuka piala dunia 2002, bahkan Senegal mampu menembus perempat final sebelum dihentikan Turki. Kala itu Senegal dibesut oleh pelatih berkebangsaan Prancis, Bruno Metsu.

Kabar duka datang dari Herve Beddeleem, Direktur Eksekutif klup basket BCM Gravelines-Dunkirk yang mengabarkan bahwa sang pelatih Bruno Metsu menghembuskan nafas terakhir pada pukul 3.30 karena penyakit kanker usus yang dideritaya.

“Dia meninggal dunia tadi malam pukul 3:30,” demikian dilaporkan AFP, dan dikonfirmasi laporan surat kabar La Voix du Nord.

“Saya sangat terkejut dengan berita ini. Bruno memiliki segalanya untuk bahagia – karir profesional yang cemerlang, uang, perkawinan yang bahagia dan anak-anaknya dan kemudian kanker merenggutnya. Itu semua sangat luar biasa,” ia menambahkan.

Perjalanan hidup Bruno memang banyak dihabiskan di dunia sepak bola. Mengawali karir di beberapa klub sepak bola ternama seperti Anderlecht, Lille, Nice serta beberapa klub lainnya. Setelah gantung sepatu, Bruno memutuskan untuk menjadi pelatih dan mengawalinya sebagai asisten manager di klub Beauvais. Setelah malang melintang melatih di klub-klub besar, akhirnya pada tahun 2012 Bruno memutuskan untuk mengundurkan diri dari karir kepelatihannya karena alasan kesehatan. Klub Divisi I Dubai, Al Wasl menjadi pelabuhan terakhirnya.

Banyak yang tidak mengetahui bahwa Bruno Metsu adalah seorang muslim. Setelah menikahi seorang muslimah, Bruno akhirnya memutuskan untuk memeluk Islam dan mengganti namanya menjadi ‘Abdullah Metsu’.

Pelatih dengan penampilan nyentrik, berambut panjang serta selalu berpakaian rapi ini menginggal dunia disebuah klinik di Coudekerque-Village in Northern France pada tanggal 14 Oktober 2013 lalu dalam usia 59 tahun. (sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 8,20 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Anggi Heru Pramudya Ahmad

    Syukurlah beliau meninggal dalam keadaan Islam… Innalilahi wa inna ilaihirrojiun :(

  • Qomar Rindukan Syari’ah

    Inna lillahi wa inna ilaihi roji’uun

  • kangato

    mudah-mudahan sgala amal baiknya di terima disisi-Nya

  • mashudisyaikhan

    Innaa liLLAAHI wa innaa ‘ilaihi rooji’uun

  • Benong Supriadi

    Mudah-mudahan almarhumah wafat dalam keadaan khosnuulkhotimahh…..amieen ya rabbb,..

    • Nikisan Olic

      Kok almarhumah mas to mbak iki?

  • Haslinda

    Turut berduka cta. Semoga Almarhum mendapat tempat yang layak disisiNya. Amien.

Lihat Juga

Pauline Hanson dalam pidatonya yang bernada Islamofobia di Parlemen Australia, Rabu (14/9/2016). (abc.net.au)

(Video) Seorang Anggota Parlemen Australia: Kita Dalam Bahaya Dibanjiri Muslim