Home / Pemuda / Puisi dan Syair / As-Sisi Depresi Parah

As-Sisi Depresi Parah

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

as-sisidakwatuna.com

Hari-hari ku kian menegangkan
Apa yang kujalani tak lagi normal
Seperti selalu saja ada yang mengintai
Dari dekat atau pun jauh

Kemana pun aku pergi
Agar aku tetap selamat
Aku selalu menggunakan tips berikut
Sssttt…janji ya, ini rahasia antar kita saja?
Baju anti peluru
Selalu melekat ditubuhku
Keeeeeemana pun aku pergi

Nih..ada lagi kisahku
Sssttt…janji ya, ini rahasia antar kita saja?
Agar khawatir ku berkurang
Maka ku minum obat penenang
Jika mau tidur
Selalu minum obat tidur

Karena kau pandai jaga rahasia
Aku ceritakan lagi
Tapi ingat ya?
Sssttt…janji ya, ini rahasia antar kita saja?
Tiap malam selalu berpindah
Hidupku kian tak menentu
Aku tak pernah lagi menggunakan
Ponsel dan kendaraan pribadiku
Aku berada dikehidupan yang palsu

Upss…yang ini penting banget
Jangan sampai mereka tahu
Seperti biasa ya?
Sssttt…janji ya, ini rahasia antar kita saja?
Bahkan aku semakin tak percaya
Pada para perwira
Aku mengganti mereka
Dengan kerabat terdekatku
Sebagai pengawal kemana pun aku pergi

Sekarang tentang makanku
Karena kau bisa jaga rahasia
Aku ceritakan lagi kehidupan pribadiku
Sssttt…janji ya, ini rahasia antar kita saja?

Aku laparrrrrrrr…
Perut sudah tak tahan lagi
Tapi…
Tunggu dulu..
Ini!
Kau habiskan dulu makan ini!
Sang koki lahap memakan

Setelah habis..
Aku perhatikan si koki sehat-sehat saja
Baiklah…sekarang aku yang makan

Ingat ini cerita yang terakhir ya?
Kalau ada yang baru pasti akan ku ceritakan semuanya padamu
Pokoknya…asal bisa jaga rahasia saja ya?
Sssttt…janji ya, ini rahasia antar kita saja?

Kau lihatkan penampilanku?
Yaa…penampilan yang tetap tenang
Tahukah kamu apa rahasiaku?
Agar aku selalu tampil tenang!
Sssttt…janji ya, ini rahasia antar kita saja?
Agar aku tampil tetap tenang dan meyakinkan
Aku meminum obat penenang dosis tinggi

Kalau kau tak percaya
Aku semakin depresi akut
Tanya saja pada Kolonel Umar Afifi
Hari-hariku semakin diujung tanduk
Akuuuuuuuuuuu depresiiiiiiiiiiiii….
(joy/sbb/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 7,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Tri Joyo Adi
Memberi tanpa kehilangan, dengan berbagi makin membuat bertambah...
  • Fathurrobbani

    Kalo masih takut, tanda masih ada warasnya sedikit lah. Sudah membunuh ribuan orang, biasanya minimal panas kepalanya, sebelum menjadi gila betulan. Kita mebunuh 1 orang saja akan terbayang diuber-uber ahli warisnya, apalagi…

  • Aadji88

    sotoy………………………………….

Lihat Juga

Kebutuhan Hidup Semakin Mahal, Seorang Warga Mesir Frustasi Dan Membakar Diri