Home / Berita / Internasional / Afrika / Khutbah Arafat Kecam Militer yang Berkhianat Bantai Rakyatnya Sendiri

Khutbah Arafat Kecam Militer yang Berkhianat Bantai Rakyatnya Sendiri

Mufti Kerajaan Saudi, Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syeikh, dalam khutbah wukuf di Arafah kemarin, Senin (14/10/2013)
Mufti Kerajaan Saudi, Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syeikh, dalam khutbah wukuf di Arafah kemarin, Senin (14/10/2013)

dakwatuna.com – Mekah. Mufti Kerajaan Saudi, Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu Syeikh, dalam khutbah wukuf di Arafah kemarin, Senin (14/10/2013) menyampaikan kecaman terhadap militer yang membantai rakyatnya sendiri. Militer yang demikian, beliau katakan sebagai pengkhianat.

Wukuf di Padang Arafah adalah hal terpenting dalam rentetan manasik haji. Dalam ibadah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah itu, dikumandangkan khutbah yang biasanya disampaikan oleh Mufti Kerajaan Saudi. Khutbah itu didengarkan oleh seluruh jamaah haji, dan disiarkan ke seluruh penjuru dunia.

Dalam khutbah Arafah kemarin, Mufti Kerajaan Saudi mengatakan, ada beberapa macam pengkhianatan yang sangat besar. Di antara pengkhianatan tersebut adalah mengkhianati rakyat, misalnya dengan membiarkan tersebarnya narkoba tanpa berusaha mencegahnya, atau perbuatan yang merusak kemaslahatan negara demi kepentingan pribadi yang bersifat duniawi sementara.

Beliau mewasiatkan semua pemimpin untuk menjaga keselamatan negara-negaranya dari tipu daya musuh-musuh Islam.

Beliau juga mengingatkan bahwa kekuatan adalah amanah. Kekuatan ilmu, militer, politik, ekonomi, dan sebagainya, harus digunakan untuk kemaslahatan rakyat dan umat Islam. Orang yang demikian, berarti telah menunaikan amanah yang dipikulnya. Tapi orang yang tidak melakukannya, berarti telah menyia-nyiakan amanah, dan menjadi seorang pengkhianat.

Allah swt. telah memberikan manusia amanah, untuk ditunaikan. Amanah kekuatan tidak boleh digunakan untuk merusak negara dan membunuh rakyat. Yang seperti itu adalah kekuatan jahat yang akan membahayakan masa depan umat Islam. Yang seperti itu adalah perbuatan dhalim, dan yakinilah akhir sebuah perbuatan dhalim akan sangat mengerikan. (msa/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 7,60 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Muhammad Suwignyo

    subhanalloh, walhamdulillah, Allohumma arinal haqqo-haqqo warzuqnattiba’a wa arinal batila- batila warzuqnaj tinaaba amiin

Lihat Juga

Trustworthy Dalam Bisnis