Home / Berita / Internasional / Afrika / Menengok Kebiasaan As-Sisi Sehari-harinya

Menengok Kebiasaan As-Sisi Sehari-harinya

As-Sisi, menteri pertahanan kudeta di Mesir (inet)
As-Sisi, menteri pertahanan kudeta di Mesir (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Kolonel Umar Afifi menyebutkan dalam akun facebooknya, Senin (14/10/2013), bahwa As-Sisi selalu memakai baju anti peluru selama 24 jam sehari. Dirinya hidup dalam takut dan khawatir.

Lebih lanjut Afifi menyebutkan bahwa secara psikologis As-Sisi telah runtuh. Dia selalu memakai obat penenang dan obat tidur. Dia tidak menginap di rumahnya, tidak menaiki kendaraannya, tidak menggunakan ponselnya, dan lebih dari itu, dia selalu mengenakan pakaian anti peluru.

Menurutnya, beberapa hari yang lalu, As-Sisi mengganti sebagian besar kru keamanannya. Para perwira tinggi yang mengawalnya kini telah diganti dengan perwira rendahan dari kalangan kerabat dekatnya. Kerabat tersebut telah bekerja untuknya dengan mendapatkan dana yang melimpah berupa rumah, kendaraan dan lainnya.

As-Sisi selalu berpindah-pindah tempat menginapnya. Dari satu vila ke vila yang lain. Vila-vila tersebut dimiliki oleh keamanan nasional dan intelijen perang Mesir. Para pengawalnya tidak mengetahui di mana tempat menginapnya dari jauh waktu. Mereka baru tahu ketika konvoi kendaraan As-Sisi berhenti di sebuah vila.

Di pagi harinya, As-Sisi juga tidak mau menaiki kendaraan khususnya. Dia pasti naik salah satu kendaraan pengawalnya yang anti peluru. Kendaraan tersebut dilengkapi dengan pengacau sinyal, karena khawatir ditarget serangan bom jarak jauh.

Dalam urusan makan, As-Sisi tidak sembarangan makan. Dia baru mau makan setelah melihat sendiri koki makan masakannya di depan matanya.

Semua ini menandakan bahwa As-Sisi saat ini menderita malahah ketegangan dan depresi yang akut. Dia minum obat penenang dosis tinggi untuk tampil normal di depan publik. (msa/dakwatuna/twsela)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (27 votes, average: 9,56 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • budol

    Sebenarnya apa mau nya dia

    • Hamba Allah

      Maunya dia, Amerika dan nato jangan ikut campur urusan dalam negeri mesir. Sedangkan IM maunya Ameerika dan nato ikut campur.

      • Abu Ibrahim

        kata siapa??

        • selebrasi

          Ada Yg Lg Taqiyah… “Syiah Detected”

          • hamba Allah

            dikit2x tuduh syiah…dikit2x tuduh munafik..dikit2x tuduh konspirasi…….. siapa sih yang ngajarin??

          • abuzinad

            yeeeee .. ante sendiri nuduh org teroris dan takfiri … ngaca dikit ngape??

          • Hamba Allah

            dikit2x tuduh syiah…dikit2x tuduh munafik..dikit2x tuduh konspirasi…….. siapa sih yang ngajarin??

          • Rudyno Nasrial

            Perasaan si abuzinad ga nulis syiah sama sekali,anda sendiri yg merasa digituin,yg nulis syiah kan yg satu lagi. Anda nulis takfiri teroris tapi anda ga merasa menuduh org takfiri teroris,nah tulisan comment netter tidak menulis anda itu setan,tapi anda merasa dituduh setan. Hmmmm

          • Hamba Allah

            .ane tulis itu ke selebrasi..

            hmmm….Komentator khusus komment2x saya… terima kasih..hahha

          • persib

            ini salfi vs ikhwanul muslimin,,,,,damai,,,,

          • persib

            salafi vs IM,,,,,,lanjut dong diskusinya,,,,,,,,,,,,

          • Hamba Allah

            aneh..diatas bilang syiah, disini bilang salafi, di tempat lain bilang yang lainnya..dunia memang aneh…. saya bukan golongan2x itu.. saya hanya seorang muslim. tanpa embel2x itu…………

          • Memet

            anda mirip farhat abbas, tahu segalanya tapi bloon

          • Hamba Allah

            hahahhahaaa.. dua-duanya kelaut… untuk berdamai,,,,,

          • Rudyno Nasrial

            Perasaan si abuzinad ga nulis syiah sama sekali,anda sendiri yg merasa digituin,yg nulis syiah kan yg satu lagi. Anda nulis takfiri teroris tapi anda ga merasa menuduh org takfiri teroris,nah tulisan comment netter tidak menulis anda itu setan,tapi anda merasa dituduh setan. Hmmmm

          • Hamba Allah

            siapa yang nuduh teroris???

        • selebrasi

          Ada Yg Lg Taqiyah… “Syiah Detected”

        • abuzinad

          Kata bisikan alam kubur kalii … he he

          • Hamba Allah

            syukurlan sudah di jawab oleh alhinya.hehe

      • Abu Ibrahim

        kata siapa??

      • Rudyno Nasrial

        Yang ada Assisi minta bantuan militer dari AMRIK,setelah amerika ngasi setengah2 meski akhirnya ngasi juga,eh dia minta bantuan rusia dan cina pula,hihi sama aja malah lebih parah. Baca berita dong ah,meski AMRIK uda ga punya duit masi tetep ngasi bantuan militer dan tidak mau menyebut perbuatan ASSisi kudeta tapi di satu sisi mengecam kekerasan militer,hihi munafik.

        • Hamba Allah

          Masalah bantuan Amerika kira2x 1.3 milyar dolar /tahun.
          Itu adalah salah satu butir perjanjian Camp david. Dan bantuan itu adalah kompensasi atas kesepakatan Mesir untuk menarik semua tentaranya dari daratan Sinai, kecuali entara penjaga perbatasan. Jadi sesuai dengan perjanjain itu, mesir tidak boleh menaruh persenjataan dalam jumlah besar di Sinai.

          Jadi bantuan militer itu adalah hak mesir sebagai kompensasi. tidak ada hubungannya dengan komplik mesir. Jadi jika Amerika tidak memberikan dana itu berarti mesir berhak untuk membatalkan Camp david.

          Makanya bro, bantuan militer ini tidak usah di politisasi.

          • Rudyno Nasrial

            Secara hukum,pemerintahan kudeta tidak berhak menerima bantuan. Amerika bingung ga suka mursi,tapi ga suka juga dg cara assisi yg terlalu vulgar kudetanya. Mesir menerima bantuan terbesar kedua dari AS setelah Israel. Amerika Serikat menyediakan bantuan 1,5 miliar dolar AS per tahun bagi Mesir untuk bantuan militer dan ekonomi. Sekitar 1,3 miliar dolar AS diantaranya diberikan untuk tentara mesir. Kenyataannya assisi mesir pun kelimpungan melihat amerika sempet akan menghentikan bantuan hingga mencari bantuan dari rusia. Jadi mana klaim anda sisi tidak ingin negara manapun ikut campur?? Kalo engga,ngapain itu senator2 amerika datang meminta Mursi menerima kudeta?? Hihi cari info2 sebanyaknya. Soal bantuan Baca http://m(dot)republika(dot)co(dot)id/berita/internasional/timur-tengah/13/08/16/mrm5cj-teruskan-bantuan-untuk-militer-mesir-as-langgar-hukumnya-sendiri

          • Hamba Allah

            Saya sudah jelaskan tentang asal bantuan diatas.. Camp david… di satu sisi itu salah satu butir perjanjian camp david, dan disisi lain uu amerika mengatakan bahwa mereka tidak boleh memberikan dana bantuan kepada negara yang menurunkan presidennya yang di pilih dalam pemiliu… jadi Obama pusing.. jika dana di batalkan ‘ camp david batal’ dan israel dalam bahaya.. sedangkan jika diberikan maka ia melanggar uu negaranya sendiri Biarin aja dia pusing..

            Gerakan Mesir menuju Rusia saat ini sebagai usaha untuk bebas dari amerika. Mesir ingin mengubah haluan pembelian senjata ke Russia. ketika Amerika menunda bantuan, hampir semua koran mesir memberitakan ini dan menjelaskan asal usulnya, dan komentar2x politikus, dan militer tentang masalah ini. berita republika itu ngak lengkap. maka silahkan baca langsung berita aslinya yang berbahasa arab.. dan baca tuntas masalah camp david dan isinya..

          • Rudyno Nasrial

            Berita versi arab mana? Versi militer? Kalo anda juga merujuk berita2 arab middleeastmonitor,aljazeera,dll yg tidak berafiliasi ke ikhwan menyebutkan assisi berkoordinasi dg us dan israel sebelum melakukan kudeta. Jadi mana klaim anda assisi tidak mencari dukungan luar negri untuk kudetanya?? Anda lihat sendiri gmana reaksi israel yg menyambut gembira kudeta mursi. Publik tahu gmana pembelaan mursi thd palestina waktu dibombardir israel. Anda tahu ini pasti,tapi anda menutup mata sambil ujung2nya malah balik menyalahkan yg dikudeta. Btw camp david itu yg bikin sapa? Anwar sadat. Yg ada justru IM dan kelompok islam lainnya ingin pelan2 menggugurkan camp david.

          • Hamba Allah

            Coba, bantuan militer itu di mulai tahun berapa? dan kenapa Amerika memberikan bantuan pada mesir sebesar itu….?

            Al Jazeera tidak memihak pada IM?? woooow kereeeen… semua juga tahu, meski bukan milik IM tapi corong IM.

          • Rudyno Nasrial

            Berita versi arab mana? Versi militer? Kalo anda juga merujuk berita2 arab middleeastmonitor,aljazeera,dll yg tidak berafiliasi ke ikhwan menyebutkan assisi berkoordinasi dg us dan israel sebelum melakukan kudeta. Jadi mana klaim anda assisi tidak mencari dukungan luar negri untuk kudetanya?? Anda lihat sendiri gmana reaksi israel yg menyambut gembira kudeta mursi. Publik tahu gmana pembelaan mursi thd palestina waktu dibombardir israel. Anda tahu ini pasti,tapi anda menutup mata sambil ujung2nya malah balik menyalahkan yg dikudeta. Btw camp david itu yg bikin sapa? Anwar sadat. Yg ada justru IM dan kelompok islam lainnya ingin pelan2 menggugurkan camp david.

          • Hamba Allah

            Saya sudah jelaskan tentang asal bantuan diatas.. Camp david… di satu sisi itu salah satu butir perjanjian camp david, dan disisi lain uu amerika mengatakan bahwa mereka tidak boleh memberikan dana bantuan kepada negara yang menurunkan presidennya yang di pilih dalam pemiliu… jadi Obama pusing.. jika dana di batalkan ‘ camp david batal’ dan israel dalam bahaya.. sedangkan jika diberikan maka ia melanggar uu negaranya sendiri Biarin aja dia pusing..

            Gerakan Mesir menuju Rusia saat ini sebagai usaha untuk bebas dari amerika. Mesir ingin mengubah haluan pembelian senjata ke Russia. ketika Amerika menunda bantuan, hampir semua koran mesir memberitakan ini dan menjelaskan asal usulnya, dan komentar2x politikus, dan militer tentang masalah ini. berita republika itu ngak lengkap. maka silahkan baca langsung berita aslinya yang berbahasa arab.. dan baca tuntas masalah camp david dan isinya..

      • Rudyno Nasrial

        Yang ada Assisi minta bantuan militer dari AMRIK,setelah amerika ngasi setengah2 meski akhirnya ngasi juga,eh dia minta bantuan rusia dan cina pula,hihi sama aja malah lebih parah. Baca berita dong ah,meski AMRIK uda ga punya duit masi tetep ngasi bantuan militer dan tidak mau menyebut perbuatan ASSisi kudeta tapi di satu sisi mengecam kekerasan militer,hihi munafik.

  • Sandy Legia

    kasihan.. yg bantai orang trnyata pngecut

  • Hamba Allah

    Berita yang tidak bermutu….

    Terus pemimpin2x IM yang biasanya masuk dan keluar tempat persembunyian pada nyamar pake nikob itu namanya apa?

    Emang kamu kira, mengurus negara itu mudah? apalagi dalam masa seperti ini..? susah bro….

    Saya tidak mendukung dia sih…tapi menurut saya, kedua belah pihak sama-sama berlebihan… baik dalam pemberitaan, penipuan publik,, dlll

    • Fazli Rais

      kalau merasa pendapat anda baik dan benar, sehingga anda berkomentar disini…
      kenapa sih ga berani nunjukin identitas anda yang sebenarnya..
      nama or lebih baik lagi account fb misalnya…

      kenapa harus bersembunyi…?

      • Hamba Allah

        انظر ما قال ولا تنظم من قال
        itu pepatah mengatakan

        • Hahan

          Pro As-sisi,asal aja ngasih Nama Hamba Allah.

          • hamba Allah

            Saya bukan pro sisi.. Emang kalau seandainya saja Pro sisi, apakah pro sisi sudah bukan hamba Allah?????? entah bagaimana anda berfikir……saya tidak faham.

          • abuzinad

            Ya sih, hamba Alloh juga … tp syetan kan juga hamba Alloh ya? sama kaya yg pro as sisi ..

          • Hamba Allah

            kamu belajar islam di mana bro?? kok islam yang keluar dari kamu hanya umpatan dan hinaan… saya yakin itu bukan islam yang dibawa oleh Rasulllah…. nemu dimana tuh??

          • Rudyno Nasrial

            Dia ga nuduh anda setan meski dia nulis setan,seperti di atas anda tidak merasa menuduh “takfiri” atau “teroris”,hmmmm meski anda menulis takfiri atau teroris,gaya tulisan anda merasa dizolimi dituduh ini itu tapi anda memulai sendiri menzolimi org nuduh ini itu

          • Rudyno Nasrial

            Dia ga nuduh anda setan meski dia nulis setan,seperti di atas anda tidak merasa menuduh “takfiri” atau “teroris”,hmmmm meski anda menulis takfiri atau teroris,gaya tulisan anda merasa dizolimi dituduh ini itu tapi anda memulai sendiri menzolimi org nuduh ini itu

        • Hahan

          Pro As-sisi,asal aja ngasih Nama Hamba Allah.

        • Rudyno Nasrial

          Anda hanya mau menerima dan memandang informasi dari satu sisi,apa itu netral?? Dalam islam saja,hadits riwayat ga bisa diterima dari perawi yg ga jelas,atau reputasinya buruk. Nah anda berkomentar jauh masuk ke substansi,dan hanya mau mendengar info pihak pengkudeta,bagaimana anda bisa dibilang netral? Apa karena IM bukan kelompok anda? Apa anda juga menasihati pendukung kudeta?? KALAU anda disini hanya hendak menasehati masalah laknat melaknat dan dalilnya,mending anda ga usah komen soal politik mesir. Saya biasa ketemu org spt anda,berusaha netral dg menasehati pihal yg bertikai tapi kok salah satu doang yg dinasehati.
          PS: saya juga bukan im,atau ikut partai di sini yg dekat dg IM.

    • rama

      Aneh ya, komentari menyalahkan identitas, tapi yg koment identitas ngga jelas :D

      • Hamba Allah

        emang identitas saudara sudah jelas??? aneh memang… orang yang tidak jelas, meminta kejelasan indentitas orang lain..:D

        • Memet

          anda (hamba Allah) kaya farhat abbas…ha..ha

    • Monica Novianti

      zzzzzzzzzzzzzzzzz…..zzzzzzzzzzzzz……zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz :p

      • Hamba Allah

        semua harus di hadapi dengan senyum :D

    • rakyat biasa

      Komentar ndak bermutu dan tdk menggunakan akal sehat.

      • Hamba Allah

        emang komentar kamu ini, mutunya apa?

    • Sejuki

      Berita tak bermutu? Ah, yg bener aja.

      Al Sisi lagi stress dan depresi berat akibat dihantui oleh dosanya sendiri membunuhi rakyatnya secara berutal, kok dibilang gak bermutu. Yg bermutu itu, dia selalu tegar ya? Gak mungkin bisa tegar kalo dosa udah bejibun. Itu sudah sunnatullah.

      • Hamba Allah

        bagusnya bilang aja dua2x stress… Im gimana ngak stress kekuasaan di copot, pimpinannya masuk penjara, gerakannya ilegal, kekayaannya di sita negara, pimpinan2x keluar masuk rumah pake cadar.

        biarin aja mereka stress… kalian ngak usah ikutan stress..ha

        • Rudyno Nasrial

          Yg strss sbgan annur yg berkhianat,syekh azhar yg mendukung kudeta (yg malah balik dikecam ulama azhar lainnya karena ikut campur) berharap militer akan memberi kekuasaam sesudah kudeta….sekarang annur ngerasain sendiri kekuasaan dan roadmap pmerintahan diatur assisi. GIGIT jari. Mesir balik lagi ke zaman mubarok.

          • Hamba Allah

            di kecam ulama azhar lainnya? itu mah kader2x Im..yang berhak bicara tentang azhar adalah Syekh Azhar, Majma’ Al BUhuts As Islamiyah, dan Hai’at Kibar Ulama.. siapa anggota itu yang mengecam Syekh Azhar?

            Kenapa koalisi utama IM (an Nur) malah balik menyerang IM, berarti ada yang erorr…

            dari pada pada ribut, mending kita tunggu Dr. Mursi di kursi pesakitan tanggal 4 november nanti.. seperti apakah pengadilannya..

          • Rudyno Nasrial

            Lagi2 anda membuat teori semua yg menolak kudeta pasti IM. IM itu berapa persen si suaranya meski mayoritas? Yg menolak kudeta jauh lebih banyak dari IM. Silahkan anda lihat sendiri alazhar terpecah. Lucu syekh tayyib,kepada pendemo mursi dia diam saja dan menghalalkan,kepada penolak kudeta malah dibilang bughat. Hadeehhh. Anda cari sendiri berita arab dan video youtube Syeikh Khalaf el-Sohagi yg menolak kudeta. Jangan syekh ali jum’ah seorang prosyiah yg anda rujuk. Syiah dan zionis mah seneng bgt mursi turun.

          • Hamba Allah

            Syeikh Khalaf el-Sohagi? siap dia??? Mujtahid pada abad ini? atau mujaddin abad ini?

            Syekh LAi Jum’ah Pro Syiah? mau aja di kibulin sama berita dakwatuna, dan dakwatuna di kibulin sama si abdussattar…. Coba kamu sebutkan nama buku Dr Ali Jum’ah yang disitu dia pro syiah??? jangan hanya menandalkan video yang biasanya di potong2x oleh perusak dimuka bumi, dan mereka tambah dan kurangi.. sebukan nama bukunya dan nama percetakannya..serta halamannya….

          • Hamba Allah

            Syeikh Khalaf el-Sohagi? siap dia??? Mujtahid pada abad ini? atau mujaddin abad ini?

            Syekh LAi Jum’ah Pro Syiah? mau aja di kibulin sama berita dakwatuna, dan dakwatuna di kibulin sama si abdussattar…. Coba kamu sebutkan nama buku Dr Ali Jum’ah yang disitu dia pro syiah??? jangan hanya menandalkan video yang biasanya di potong2x oleh perusak dimuka bumi, dan mereka tambah dan kurangi.. sebukan nama bukunya dan nama percetakannya..serta halamannya….

          • Rudyno Nasrial

            Kenapa JI ga menyerang IM? Suara JI dan annur sama gedenya,bukan hannta annur koalisi utama,partai buruh yg tadi membenci mursi pun menolak kudeta.

          • Rudyno Nasrial

            Kenapa JI ga menyerang IM? Suara JI dan annur sama gedenya,bukan hannta annur koalisi utama,partai buruh yg tadi membenci mursi pun menolak kudeta.

          • Hamba Allah

            di kecam ulama azhar lainnya? itu mah kader2x Im..yang berhak bicara tentang azhar adalah Syekh Azhar, Majma’ Al BUhuts As Islamiyah, dan Hai’at Kibar Ulama.. siapa anggota itu yang mengecam Syekh Azhar?

            Kenapa koalisi utama IM (an Nur) malah balik menyerang IM, berarti ada yang erorr…

            dari pada pada ribut, mending kita tunggu Dr. Mursi di kursi pesakitan tanggal 4 november nanti.. seperti apakah pengadilannya..

    • Ibnu Gaoel

      Hmmmmmmmm, tersenyummm tersenyumm tersenyummm?????????????

    • Ibnu Gaoel

      Hmmmmmmmm, tersenyummm tersenyumm tersenyummm?????????????

    • Rudyno Nasrial

      Yup mengurus negara itu ga mudah,makanya JANGAN KUDETA! Rebut kekuasaan dg cara fair dan elegan. Anda sendiri liat apa akibatnya militer ikut campur.

      • Hamba Allah

        itu yang bilang kudeta kan cuma IM, yang lainnya bilang bahkan salafi dengan partai An nur, mengatakan itu Revolusi. dengan demikian sesuai dengan pendapat selain IM, cara itu sudah legal.. (revolusi 30 juni)

        • Rudyno Nasrial

          Hihi im itu itu menguasai pemilu legislatif sekitar 20% meski mayoritas,ada dua partai silam besar lain, ada annur dan JI. JI menolak kudeta sama sekali hingga pimpinannya pun ditangkap,apa mereka IM juga??dan annur pun terpecah dalam hal ini,apa yg menolak kudeta dan mendukung mursi itu IM juga?? Kenyataannya sesudah kudeta yg menolak kudeta bertambah banyak,hingga 90% warga mesir menolak kudeta. Apa anda mau tuduh itu semua IM?? ingat syekh2 salafi mesir pun menolak kudeta dan ikut protes kekerasan militer,lantas anda mau tuduh mereka IM juga? Jadi mana klaim anda hanya IM yg menolak kudeta?? Anda baca kompasiana akhir agustus 93% rakyat menghendaki kudeta berakhir dan kembali ke pemerintahan yg sah dan menunggu pemilu biasa. Inilah ga sadar militer memanfaatkan persaingan sipil politik di mesir

          • Hamba Allah

            Informasinya perlu di ralat lagi…ada yagn salah informasi, ada yang berlebihan. dari jumlah suara yang di kuasai Im itu salah… hingga 90%/903% rakyat menolak pemerintah sekarang..itu penipuan.

            An Nur, mungkin pecah, yang kamu sebutkan itu orang bawahan tapi an nur sebagai partai, tidak sejalan dengan IM. SIlahkan baca komentar2x panas dan serangan2x panas pimpinan an nur terhadap IM dan konco2xnya.

            Syekh2x salafi mah ngak jelas. Sebelum mubarok turun, masjid2x salafi khutbah jum’ah mengaramkan demonstarsi, demonstrasi itu bughot, khowaris, dan lain sebagainya.. bahkan jika kamu dicambuk dll tidak usah melawan..itu pidato mereka di seantero mesir. setelah turun, ramai2x menyerang mubarok..terus sekarang ikut menumbangkan Mursi. aneh full.

            93%?? mau aja dikibulin, semua orang yang di mesir saat ini, pasti mengatakan bahwa ini infomasi bohong..bohong–dan bohongg..

          • Rudyno Nasrial

            Penipuan menurut anda karena anda hanya mau membaca info dari pro kudeta. Silahkan anda baca berita middleeastmonitor,aljazeera,dll yg berafiliasi ke ikhwan dari timteng. Semua orang yg di mesir akan mengatakan tolak kudeta tolak kudeta tolak kudeta. Contoh paling nyata. Seluruh rakyat mesir kata anda?? Itu rekaman video org2 menolak kudeta di aljazeera apaan? Drama?? Meski aljazeera dan kantor berita internasional tetep aja ada youtube,terbaru mahasiswa alazhar demo terus2an. Jadi mana klaim anda ?? Jangan mau dikibulin. Alhamdulillah di indo militernya ga sebodoh mesir. Btw itu ngapain militer membredel semua kantor berita lokal atau asing,dari IM atau bukan yg memberitakan demo besar2an penolakan kudeta?? Ngapain itu militer membredel ribuan mesjid dan imaam yg ngmg soal politik dan kudeta?? Bodoh bgt org yg mau dicocok hidungnya sama militer

          • Hamba Allah

            Jangan hanya mengandalkan berita2x …. Turun aja kamu kelapangan. lihat sendiri… Datang aja ke Univesitas al azhar, lihat berapa muridnya, berapa yang demo, dan tanya orang2x yang ngak ikut demo, ikut im atau sisi…………… gitu dong… Al jazeera mah, 10 orang aja demo tetap siarkan full…. apalagi al jazerah mubasyir misr. makanya untuk lebih detailnya, baca beritanya dan datangi TKP… naik lah bis-bis mesir, dengarkan ketika debat, mayoritas tidak suka IM…Biar anda tahu bahwa yang kamu sebutkan 93% rakyat mesir menolak penurunan Mursi adalah sebuah kebohongan.

            Kristen mesir 10% apa semuanya ikut mursi…?
            Militer semuanya apa ikut mursi?
            Polisi semuanya apa ikut mursi?
            Sufi yang jutaan orang apa ikut mursi?
            Salafi, yang di pimpin An Nur, apa ikut mursi?
            partai-partai liberal, apa ikut mursi?
            para imam masjid kementerian agama, dan ulama2x azhar, apa semua ikut mursi?
            yang demo 30juni, apa semua ikut mursi?
            para karyawan di seluruh instansi dan lembaga-lembaga negara, apa ikut mursi?

            dengan mengetahui itu, anda akan tahu bahwa 93% atau 90% adalah angka berlebih dan sebuah kebohongan…

          • Rudyno Nasrial

            Anda tinggal di mesir apa enggak?? Saya memang di indonesia kok,tapi saya juga punya teman mantan rekan kerja dulu kerja di mesir bidang telco,keadaan di malah parah sesudah kudeta. Dia hanya muslim tidak ada afiliasi manapun,dia melihat sendiri demo perlawanan kudeta yg terjadi di bulan ramadan. Di kantor saya juga ada expat mesir yg menyesalkan kudeta ini,makin bikin kacau mesir. Investor pada lari,dan teman saya juga kesulitan pulang ke indonesia,projek terhenti dan pembayaran dari agennya tertunda. Saya juga punya kenalan yg kuliah di alazhar dan infonya pun juga senada bahwa rakyat tidak suka kudeta ini,bahkan partai buruh yg meski membenci mursi,juga ga suka dg kudeta ini. Ngerti ga anda kuncinya itu masalah kudeta ini yg dikadalin militer memanfaatkan kisruh politik. Kalau anda bilang semua rakyat mesir membenci ikhwan,ngapain itu orang berbondong2 adawiyah?? Tahrir square yg jadi basis pelawan mursi sebesar apasih dibandingkan rab’ah al adawiyah? Anda mau main opini pribadi seseorang ya silahkan,sbgmana saya ngasi info atau berita anda pun juga ga percaya. Anda liat sendiri video youtube demo perlawanan kudeta yg jauh lebih massif dari pelawan mursi,inipun ditayangkan TVONE,rekaman tvone juga ada di utube. Disinilah anda ga paham angka 90% itu penolakan kudeta dan kembalikan pemerintahan yg sah dulu,sementara angka 63% yg mendukung referendum konstitusi yg dilakukan mursi untuk menghadang kembalinya antek mubarok,bukan masalah suka ga suka mursi. Sama aja dg Sby,meski mayoritas lawan politiknya,dan rakyat makin lelah dg pemerintahan SBY tapi ga perlu kudeta,tunggu schedule sambil susun kekuatan. Bung,kekerasan yg dilakukan militer sisi saat bulan puasa dan berlanjut sampai sekarang itu tidak bisa dibantah lagi,dunia internasional melihatnya. APA PANTAS anda bandingkan sisi dg IMAM ALI RA yg menumpas khawarij yg jelas membangkang pemerintahan sah mengkafirkan bahkan muawiyah ra pun juga dikafirkan?? Istighfar jangan mengistimbathkan kisah2 sahabat untuk justifikasi kekejaman assisi yg justru bertolak belakang.

          • Hamba Allah

            Jangan hanya mengandalkan berita2x …. Turun aja kamu kelapangan. lihat sendiri… Datang aja ke Univesitas al azhar, lihat berapa muridnya, berapa yang demo, dan tanya orang2x yang ngak ikut demo, ikut im atau sisi…………… gitu dong… Al jazeera mah, 10 orang aja demo tetap siarkan full…. apalagi al jazerah mubasyir misr. makanya untuk lebih detailnya, baca beritanya dan datangi TKP… naik lah bis-bis mesir, dengarkan ketika debat, mayoritas tidak suka IM…Biar anda tahu bahwa yang kamu sebutkan 93% rakyat mesir menolak penurunan Mursi adalah sebuah kebohongan.

            Kristen mesir 10% apa semuanya ikut mursi…?
            Militer semuanya apa ikut mursi?
            Polisi semuanya apa ikut mursi?
            Sufi yang jutaan orang apa ikut mursi?
            Salafi, yang di pimpin An Nur, apa ikut mursi?
            partai-partai liberal, apa ikut mursi?
            para imam masjid kementerian agama, dan ulama2x azhar, apa semua ikut mursi?
            yang demo 30juni, apa semua ikut mursi?
            para karyawan di seluruh instansi dan lembaga-lembaga negara, apa ikut mursi?

            dengan mengetahui itu, anda akan tahu bahwa 93% atau 90% adalah angka berlebih dan sebuah kebohongan…

          • Hamba Allah
          • Hamba Allah

            Coba cari di google, tentang penyadapan pembicaraan Muhammad Mursi dengan Ahmad Abdul Athi (pimpinan gerakan internasioanl IM) tentang kerja sama IM dengan Intelijen Amerika, dan usaha mereka untuk pedekate dengan Israel…. penyadapan itu merupakan salah satu bukti tuduhan penghianatan Mursi, yang berhubngan pemberian informasi dan usaha menghancurkan negara bersama negara amerika.

            cari dengan kata kunci:

            مؤامرة «الإخوان» والأمريكان ضد مصر قبل 25 يناير

          • Rudyno Nasrial

            Mana tulisan israil disitu kata kuncinya?? Lagian lucu amat transkrip sadapan tersebar di google,yg menyebar itu siapa?? Makin lucunya lagi dari sumber pro militer?? Makin lucunya lagi ngapain mursi koordinasi dg USA dan ISRAEL pake bahasa arab?? Kalau isinya cuma tuduhan mursi konglikong dg usa israel yg ditulis org lain dalam bahasa arab itu makin aneh lagi??mau maen tuduh2an,ada juga kok dokumen perintah assisi koordinasi pada jajaran militer untuk kudeta,dokumen koordinasi dg ISRAEL dan USA menjelang kudeta?? Beritanya dari situs2 timur tengah,tapi dokumen koordinasi dg bahasa inggris. Kita uda masuk perang informasi,anda mau bilang netral pun kenyataannya anda jelas di pihak mana.

          • Hamba Allah

            kelihatannya kamu belum baca…atau ngak faham bahasa arab? mursi koordinasi dengan USA dan ISrael pake bahasa Arab? siapa bilang? itu buktinya bahwa kamu belum baca….bacalah..fahami.. kok bisa menghukumi sesuatu sebelum dibaca dan difahami?

            sumbernya dari militer, iya lah.. Emang ada yang berhak menyadap selain aparat negara? Sadapan itu di dapatkan oleh dua koran mesir dari aparat Mesir yang menangani kasus MUrsi. Biasalah, bukankan sadapan LHI tentang sapi juga sekrang sudah bisa di dapat dari google. Begitu juga dengan sadapan ini, di bocorkan oleh orang tertentu di pemerintah. Aslinya akan di dengarkan di pengadilan..

            baca dulu baru memberikan komentar, jangan komentar dulu baru berniat membaca.

          • Rudyno Nasrial

            Jelas2 salah satu tuduhan pengadilan pada mursi nanti adalah membocorkan info dan bekerjasama HAMAS MUSUH BESAR ISRAEL. LOGIS ga tuduhan anda? Macam2 aja tuduhan pada mursi,antek israel lah,kerjasama dg teroris hamas lah. Padahal mursi mengirim hisyam qandil pasang badan,ketika gaza dibombardir zionis. Hmmmm. Dalam kata kunci bahasa arab yg anda tuliskan pun ga ada kata israilnya.

          • Hamba Allah

            Saya tidak menuduh..saya hanya memberitahukan ada hasil penyadapan….. sudah di baca belum…. ?

          • Rudyno Nasrial

            Penipuan menurut anda karena anda hanya mau membaca info dari pro kudeta. Silahkan anda baca berita middleeastmonitor,aljazeera,dll yg berafiliasi ke ikhwan dari timteng. Semua orang yg di mesir akan mengatakan tolak kudeta tolak kudeta tolak kudeta. Contoh paling nyata. Seluruh rakyat mesir kata anda?? Itu rekaman video org2 menolak kudeta di aljazeera apaan? Drama?? Meski aljazeera dan kantor berita internasional tetep aja ada youtube,terbaru mahasiswa alazhar demo terus2an. Jadi mana klaim anda ?? Jangan mau dikibulin. Alhamdulillah di indo militernya ga sebodoh mesir. Btw itu ngapain militer membredel semua kantor berita lokal atau asing,dari IM atau bukan yg memberitakan demo besar2an penolakan kudeta?? Ngapain itu militer membredel ribuan mesjid dan imaam yg ngmg soal politik dan kudeta?? Bodoh bgt org yg mau dicocok hidungnya sama militer

          • Hamba Allah

            Informasinya perlu di ralat lagi…ada yagn salah informasi, ada yang berlebihan. dari jumlah suara yang di kuasai Im itu salah… hingga 90%/903% rakyat menolak pemerintah sekarang..itu penipuan.

            An Nur, mungkin pecah, yang kamu sebutkan itu orang bawahan tapi an nur sebagai partai, tidak sejalan dengan IM. SIlahkan baca komentar2x panas dan serangan2x panas pimpinan an nur terhadap IM dan konco2xnya.

            Syekh2x salafi mah ngak jelas. Sebelum mubarok turun, masjid2x salafi khutbah jum’ah mengaramkan demonstarsi, demonstrasi itu bughot, khowaris, dan lain sebagainya.. bahkan jika kamu dicambuk dll tidak usah melawan..itu pidato mereka di seantero mesir. setelah turun, ramai2x menyerang mubarok..terus sekarang ikut menumbangkan Mursi. aneh full.

            93%?? mau aja dikibulin, semua orang yang di mesir saat ini, pasti mengatakan bahwa ini infomasi bohong..bohong–dan bohongg..

        • Rudyno Nasrial

          Ga usa ribet,abis kudeta mesir tambah kacau. Itulah akibatnya militer ikut campur kekuasaan. Btw kalo anda tanya kalangan pengikut salaf tidak sungkan menyebut bashar laknatullah tuh. Kenapa sekarang ada yg nyebut assisi laknatullah anda harus ikut campur??

          • Hamba Allah

            Siapa pengikut salaf itu?????
            Pengikut salaf adalah orang-orang yang mengikuti manhaj salaf. Seperti Ulama-ulama besar, contohnya Imam Nawawi. mau tahu apa Kata imam nawawi?
            واتفق العلماء على تحريم اللعن فانه فى اللغة الابعاد والطرد وفى الشرع الابعاد من رحمة الله تعالى فلا يجوز أن يبعد من رحمة الله تعالى من لا يعرف حاله وخاتمةأمره معرفة قطعية فلهذا قالوا لا يجوز لعن أحد بعينه مسلما كان أوكافرا أو دابة الا من علمنا بنص شرعى أنه مات على الكفر أو يموت عليه كأبى جهل وابليس وأما اللعن بالوصف فليس بحرام كلعن الواصلة والمستوصلة والواشمة والمستوشمة وآكل الربا وموكله والمصورين والظالمين والفاسقين والكافرين ولعن من غير منار الأرض ومن تولى غير مواليه ومن انتسب إلى غير أبيه ومن أحدث فى الاسلام حدثا أو آوى محدثا وغير ذلك مما جاءت به النصوص الشرعية باطلاقه على الأوصاف لاعلى الأعيان والله اعلم
            Al Minhaj, Syarah Muslim, dar el turats Al Arabi-Beirut
            (2/67)

          • Rudyno Nasrial

            Org2 yg melaknat bashar juga pake dalil2 yg berasal dari ulama besar,apalagi yg ngerasain sendiri penderitaannya. Org yg tidak punta empati hanya sibuk berteori.

          • Hamba Allah

            Sebutkan dalilnya dan sebutkan ulama besarnya…. ulama besar disini adalah orang yang sudah sampai derajat mujtahid.. paling tidak keilmuannya di akui bersama, sebutkan nama ulamanya. jangan ulama zaman sekarang yang kontroversi…

          • Rudyno Nasrial

            DAN MENDEKATI DENGAN MELAKNAT ADALAH MENDOAKAN ORANG LAIN DENGAN KEBURUKAN. WALAUPUN KEPADA ORANG YANG MENZALIMINYA. SEPERTI SEMOGA TUHAN TIDAK MEMBERI KESEHATAN KEPADAMU ATAU TIDAK MEMBERI KESELAMATAN KEPADAMU.

            FATWA IMAM SAYUTI IANATUT THALIBIN HAL 153 JUZ 4
            Berkata syekh khatib dalam kitab mughni muhtaj, orang yang dizalimi boleh mendoakan yang buruk pada orang yang menzalimi, sebagaimana ditafsir oleh JALALUDDIN SAYUTI pada menafsirkan firman Allah. “Allah tidak menyukai yang menjelaskan perkataan buruk, kecuali orang yang dizalimi, maka beliau mengatakan “orang tersebut boleh memilih dengan membalas kezaliman menurut tingkat dizalimi atau mendoakan keburukan kepada yang berbuat zalim kepadanya.(walau memaafkan lebih baik senada dengan fatwa al-ghazaly diatas).

            Fatwa imam syarqawi dalam hasyiyah syarqawi hal 44, juz 2.

            Ketahui olehmu bahwa boleh mendoakan kepada penjahat agar tertahan keburukannya kepada yang akan dijahatinya, sekalipun itu dengan meminta agar ia jatuh celaka, sekira kira didominasi dalam jiwanya bahwa tidak ada cara menolak kejahatannya kecuali dengan dengan membinasakan melalui doa.
            Adapun menolak keburukan penjahat dengan sihir maka itu tidak boleh baik untuk yang akan dijahati atau lainnya, karena sihir adalah haram zat.

            TAPI sekali lagi konteks diatas untuk orang yg memang dizalimi dan lebih lanjutnya BERSABAR agar kita tidak ikut2 seperti yg menzalimi hingga akhirnya dikuasai emosi,maka itu lebih baik. Dalam hal ini komen anda pertamakali menasehati netter lain bagus,namun ngapain anda pake tambahin tulisan cara berpikir teroris? Sbgmana saya tulis juga ketika nabi saw menasehati umar ra yg emosi pun ga sampe ada embel2 cara berpikir teroris pada umar. Itu kalau anda niatnya netral hanya untuk kebaikan,namun kenyataannya anda makin jauh masuk substansi awal,yg menggugurkan netralitas anda. Masi ga paham juga??

          • Rudyno Nasrial

            Berdebat soal dalil dg anda seperti berdebat qunut ga qunut,baca bismillah disirrkan pada solat berjamaah atau engga,duduk tawarruk atau engga,nonton tv haram atau engga. Dalil itu dipake liat konteksnya saat apa dan yang didalilkan juga kondisinya gmana. Harus diniatkan untuk memastikan kebenaran sebagai kebenaran dan membatilkan yang batil. Bukan karena ingin mengalahkan, memaksa, dan menang dari lawan.

            Asy-Syafi’I berkata, “Aku tidak berbicara kepada seorang pun kecuali aku sangat suka jika ia mendapatkan taufik, berkata benar, dan diberi pertolongan. Ia akan mendapatkan pemeliharaan dan penjagaan dari Allah. Aku tidak berbicara kepada seorang pun selamanya kecuali aku tidak memperhatikan apakah Allah menjelaskan kebenaran melalui lisanku atau lisannya.” Ibnu Aqil berkata, “Setiap perdebatan yang tidak bertujuan untuk membela kebenaran maka itu menjadi bencana bagi pelakunya.” Di atas ada netter yg mengingatkan dg hadits untuk tinggalkan berdebat,bagus.

          • Hamba Allah

            Sebaiknya comment ini anda tujukan kepada saudaramu si Sejuki, yang ngomongnya ngawur, menuduh ulama salah lah, kualat lah, padahal belum baca, menafsirkan al qur’an seenak wae tanpa di sandarkan pada perkatan ahli al qur’an, terus kata2x sama dengan kata2x anak jalanan, ngak bisa memilih kata yang sopan.. Saya rasa, ini lebih cocok di sana.

            Anda mengatakan:”Org2 yg melaknat bashar juga pake dalil2 yg berasal dari ulama
            besar” tapi saya minta dalilnya dan nama ulama besar itu. anda tidak tuliskan. malah menyebutkan perkataan ulama tentang masalah lain.. ini amat berbeda dengan masalah qunut.
            qunut subuh: syafi’iyyah dan Malikiyyah masih punya dalil kuat.
            tidak kunut: Hanafiyah dan hanabilah juga masih punya dalil kuat.

            Anda kan orang dakwah, sedangkan saya muslim biasa, silahkan di kasih tahu kami mana yang benar? dan tentunya dengan dalil, bukan dogma… terima kasih

          • Sejuki

            Ini orang ngomongnya kok ngamur abis? Diskusi kok bawa-bawa nama orang lain dg cara culas. Kenapa ente suka sekali memutar-balikkan fakta? Kapan ane menuduh ulama salah dan ulama kualat tapi tanpa menyertai alasannya? Ane memang ada menuduh seperti itu, tapi kenapa alasan tuduhannya tidak ente cantumkan juga? Lalu, kapan ane menafsirkan ayat al Qur’an dg sekehendak ane? Nulis kok fitnah semua? Busuk sekali isi kepala dan hati ente. Hmmm…..

            Tulisan ente itu jelas amatlah tendensius, bahkan memenuhi syarat munafik. Menuduh orang lain gak bisa memilih kata yg sopan, namun justeru dia sendiri malah melakukannya dg menuduh seorang muslim berfikir cara teroris yg berarti sama saja dg teroris itu sendiri tanpa alasan yg dapat dipertanggung-jawabkan secara Syar’i sedikitpun.

            Orang yg sudah memenuhi syarat masuk dalam kriteria munafik (sok menasihati orang tapi gak mau dinasihati, sok menuduh orang lain begini dan begitu padahal tuduhan itu justeru menghantam balik ke diri sendiri) bahkan terbukti berhati busuk, masih punya muka bicara ttg kebenaran Allah dan Rasul-Nya?

            Hmmmm……

          • Hamba Allah

            1. Ngawur? ente ngakui sendiri tuh :”Ane memang ada menuduh seperti itu”..Kalau mau alasannya, ya silahkan baca diatas. Alasan yang dibuat2x tanpa di sandarkan pada perkataan ahlinya.

            Kamu memang suka menisbagkan perkataan pada orang lain, padahal orang itu tidak mengatakannya. Kamu bilang:” Kapan ane menuduh ulama salah dan ulama kualat tapi tanpa menyertai alasannya?”. emang ane bilang kalau kamu menuduh ulama salah dan kualat tanpa alasan? benar-benar ……….. nih. alesannya ada sih, tapi ngawur..haha

            2. Penafsiran ayat2x al qur’an yang kamu sebutkan sampai saat ini belum bisa kamu pertanggung jawabkan. jadi pertanyaan:” sebutkan seorang mufassir yang menafsirkan ayat2x laknat seperti yang kamu tafsirkan?” hingga saat ini belum bisa kamu jawab.

            Dengan demikian jurus pembunuhan karakter dengan menuduh lawan diskusi sebagai orang munafik tidak perlu di keluarkan. Setiap diskusi dengan anda, kadang lebih dari 50% isi komentara adalah jurus pembunuan karakter, sedangkan sisanya adalah alasan2x ngawur. ITUKAN NAMANYA DISKUSI?

            @rudynonasrial:disqus = apakan koment sejuki itu merupakan bentuk pelaksanaan dari kisah Rasulullah dan Umar bin Khattab diatas? terima kasih.

          • Sejuki

            Ayat al Qur’an yg ane sodorkan itu bukan penafsiran tetapi memang begitulah maksudnya, gak bisa ditafsirkan lain lagi.

            Utk lebih jelasnya, baiklah ane copy ulang bunyi ayatnya, sbb:

            1. Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya (QS An Nisaa [4]:93).
            Al Sisi Laknatullah sudah jelas masuk dalam kriteria ini, bahkan yg dia bantai bukan seorang mukmin lagi tapi ribuan mukmin tak berdosa, yg dg sendirinya masuk kriteria orang yg pantas mendapat laknat Allah.

            2. Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. (QS Al Ahzab [33]:57).
            Al Sisi jelas masuk kategori menyakiti Allah dan Rasul-Nya karena telah melakukan tindakan Khianat (mengkhianati amanah rakyatnya sendiri), membunuh ribuan mukmin yg tidak pantas dibunuh, dan merampok kekuasaan dg cara paksa (Makar atau Kudeta).

            3. ….Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim. Mereka itu balasannya ialah bahwasanya laknat Allah ditimpakan kepada mereka (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya.” (QS. Ali lmran [3]:86-87).
            Al Sisi jelas masuk kategori orang yg zalim karena telah membunuh orang yg tidak berhak dibunuh, merampok kekuasaan yg tidak berhak dia ambil (kudeta atau Makar), khianat (mengkhianati amanah rakyatnya sendiri).

            Dalam ayat lain disebut Allah juga melaknat orang-orang yg suka berbuat kerusakan di muka bumi, jelas Al Sisi juga masuk kategori orang yg telah berbuat kerusakan di muka bumi (QS Al Maaidah [5]:33).

            Kalo Allah melaknat, otomatis, Nabipun juga melaknat. Nah, jika ada ulama yg malah melarang melaknat pada orang-orang tertentu apalagi orang-orang yg memenuhi kriteria sebagaimana yg disebutkan pada ayat-ayat Allah tsb, apa itu bukan ULAMA KUALAT namanya? Mana ada ulama berani menentang ayat-ayat Allah. Jika ada juga, itu hanya karangan ente doang atau hasil halusinasi ente doang dg mengatas-namakan ulama. Selanjutnya, tunjukkan pula buktinya di mana ane menafsirkan ayat dg sekehendak ane sendiri?

            Kalo maksud dari suatu ayat tsb sudah jelas (tidak mengandung maksud tersamar), dan memang terjemahannya adalah seperti itu apa adanya sebagaimana jelasnya ttg warna merah, warna hitam, warna putih dll (baca lagi pelan-pelan bunyi ayatnya), buat apalagi minta pendapat ulama yg bersetuju ttg ayat-ayat Allah tsb? Itu pertanyaan yg amat bodoh bin blo’on bin Asbun namanya. Dipastikan semua ulama tidak akan berani menyelisihi apalagi menentang ayat-ayat Allah tsb. Kalo memang ada juga yg menentangnya, tolong sebutkan siapa ulama tsb, dan bagaimana bunyi fatwanya yg sebenarnya, kan gitu mestinya kalo memang ente gak bener-bener bodoh bin blo’on bin Asbun?

          • Hamba Allah

            1. Saya tidak perlu untuk membahas ini lagi, karena sudah di bahas diatas. Namun jika memang begitu pemahamannya ayat tersebut, saya bertanya2x, kenapa kamu tidak bisa menyebutkan satu saja ahli tafsir, atau satu saja Mujtahid yang berpendapat bahwa ayat2x itu merupakan dalil bolehnya melaknat orang tertentu yang masih hidup? kenapa tidak ada ulama yang berpendapat seperti itu?
            Karena untuk memahami sebuah hukum tidak cukup dengan melihat zahir ayat saja, tapi harus di hafami dengan pemahaman islam secara keseluruhan. Dari Al Qur’an hingga sunnah. Setelah memahami semuanya barulah mengambil kesimpulan.
            2. Secara jujur, apakah kamu sudah baca semua komen-komen saya diatas? sudah saya bahas panjang2x dan saya sudah sebutkan nama para ulama, dan perkataan mereka serta refersensinya. Nama bukunya dan halamannya. Eh. sekarang masih nanya.. Kamu sudah baca semua comment saya tentang masalah ini atau belum?cek lagi keatas.
            3. Sebutkan satu ulamam mujatahid saja yang berpendapat seperti pendapatmu itu? jika tidak ada, maka kamu yang salah memahami. Gimana tidak salah, bahasa arab saja tidak faham.
            4. nih saya tulis lagi ulamanya: satunya Imam Nawawi didalam Al Minhaj, Syarah Muslim, dar el turats Al Arabi-Beirut (2/67) berkata:
            واتفق العلماء على تحريم اللعن فانه فى اللغة الابعاد والطرد وفى الشرع الابعاد من رحمة الله تعالى فلا يجوز أن يبعد من رحمة الله تعالى من لا يعرف حاله وخاتمةأمره معرفة قطعية فلهذا قالوا لا يجوز لعن أحد بعينه مسلما كان أوكافرا أو دابة الا من علمنا بنص شرعى أنه مات على الكفر أو يموت عليه كأبى جهل وابليس وأما اللعن بالوصف فليس بحرام كلعن الواصلة والمستوصلة والواشمة والمستوشمة وآكل الربا وموكله والمصورين والظالمين والفاسقين والكافرين ولعن من غير منار الأرض ومن تولى غير مواليه ومن انتسب إلى غير أبيه ومن حدث فى الاسلام حدثا أو آوى محدثا وغير ذلك مما جاءت به النصوص الشرعية
            باطلاقه على الأوصاف لاعلى الأعيان والله اعلم
            5.Masih kurang?. Ketika Rasulullah Saw qunut nazilah dan melaknat beberapa orang pembesar kafir(inikan dalilmu disono?), apa yang terjadi?: Allah menegor Rasulullah Saw dengan turunnya ayat: ليس لك من الأمر شيء أو يتوب عليهم أو يعذّبهم فإنّهم ظالمون

          • Sejuki

            Dasar hukum dalam Islam itu al Qur’an dan al Hadits. Jika al Qur’an dan al Hadits sudah jelas menggariskan sesuatu perkara, tegas, gak abu-abu, amat terang benderang maksudnya, maka ulama dan ummat tinggal mengikutinya saja lagi.

            Kalo sudah jelas ayatnya, buat apalagi pendapat ulama? Wong ulama dan ummat itu hanya tinggal menjalankannya saja lagi. Pendapat ulama itu diperlukan, jika ayat dan haditsnya masih belum jelas apa maksud sebenarnya, kadang bersifat multi tafsir, dll.

            Kemudian, ente mengutip pendapat ulama dalam bahasa Arab, mana terjemahannya? Ane kan sudah bilang bhw ane gak ngerti bahasa Arab. Atau jangan-jangan ente justeru malah gak ngerti bahasa Arab juga? Hallo???

          • Hamba Allah

            Masalahnya: ada orang, non arab, dan ngak faham bahasa arab, kemudian mencoba memahami al qur’an, namun pemahaman dia itu bertentangan dengan pemahaman para ulama, yang Ahli bahasa arab, ahli ilmu alat, ahli a qur’an, ahli hadis, dan juga mujtahid dari generasi kegenerasi. Terus dia mengkelaim bahwa pemahaman dia itulah yang benar, sedangkan para ulama lain yang juga menjadikan al qur’an dan hadis sebagai dasar hukum dia klaim sebagai orang yang salah, dan kualat.
            Orang-orang yang mengaku sebagai nabi di indonesia juga ada yang mengaku menjadi nabi atas pemahamannya terhadap Al Qu’an, yang pemahaman itu bertentangan dengan pemahaman seluruh ulama.
            sekarang yang jadi pertanyaan: yang Ahli hadis itu kamu atau Imam Bukhori? yang Ahli FIqh itu, kamu apa imam Syafi’i, Imam Malik, Imam Ahmad bin Hanbal, Imam Abu Hanifah, Imam Nawawi? Yang Ahli bahasa arab itu kamu, atau Imam Syafi’i, Sibaweh, AlFarisi, dll? Yang Ahli Al Qur’an itu kamu atau Imam 4 mazhab, para mufassirin seperti Ibnu Katsir, Al Qurthubi, Ad Dzamkaasyari, Al Mas’udi, dll?
            Saya yakin yang kamu jadikan patokan bukan Al Qur’an dan Hadis, tapi terjemahan Al Qur’an dan Hadis. Ya kan? tanpa merujuk pada penafsiran Al Qur’an yang benar. Para ulama mengatakan bahwa terjemahan Al Qur’an bukanlah Al Qur’an. Karena itu yang jadi patokanmu Makanya kamu ngawur, dan berjalan di jalan yang salah. Namun karena kesombongan ilmiah (merasa sudah pintar), itu telah menutup hatimu, ditambalh lagi fanatisme terhadap golongan.

          • Sejuki

            Lalu, kalo memang ayat al Qur’annya yg salah tafsir, dimana salah tafsirnya? Bukankah ayatnya sudah jelas terjemahannya, tidak perlu ditafsirkan lain lagi?

            Kalo ada penafsiran lain, mana? Tampilkan dong pendapat ulama yg menurut ente tidak seperti itu maksud ayatnya. Terus, terjemahan dari tulisan Arab yg sebelumnya ente sodorkan, mana? Ente sendiri sepertinya juga gak ngerti maksud dari tulisan Arab yg ente copypaste entah darimana ente peroleh tsb, gimana bisa nyambung? Hallo??? Mencantumkan copypaste tulisan Arab tapi ente sendiri malah gak ngerti terjemahnya, buat apa?

            Aneh…!!!

          • Ganteng dan Keren

            1. Saya ingat seorang kristen yang mengaku sebagai mantan ustadz, dia
            mengatakan bahwa ia masuk kristen setelah membaca Al Qur’an, yaitu
            setelah membaca beberapa ayat yang berkenaan dengan Isa As. itu pemaham
            dia. karena dia ngak memenuhi syarat untuk berbicara tentang al qur’an.
            2.
            Di tahun 2006, sosok Ahmad Musaddeq tenar di penjuru negeri dengan
            predikat nabi palsu. Betapa tidak, saat itu Mussadeq menafsirkan kitab
            suci dengan cara sendiri dan tidak mewajibkan umatnya solat, puasa dan
            ibadah wajibnya. Apa ada nabi baru lagi nih ya?

          • Sejuki

            Mana terjemahan pendapat ulama yg berbahasa Arab tsb? Kok sudah sekian hari hingga sekarang gak ada? Katanya mempertahankan pendapat bhw pendapat ente itu benar, tapi mana buktinya? Kalo gak ngerti bahasa Arab tapi sok copypaste tulisan Arabnya, bilang saja terus terang. Bukannya malah lari kemana-mana gak jelas junterungannya sebagai dalih utk membelokkan topik yg sedang dibahas.

            Hmmm……. Semakin kacau isi otak orang ini…

          • Ganteng dan Keren

            1. Saya ingat seorang kristen yang mengaku
            sebagai mantan ustadz, dia mengatakan bahwa ia masuk kristen setelah membaca Al Qur’an, yaitu setelah membaca beberapa ayat yang berkenaan dengan Isa As. itu pemaham dia. karena dia ngak memenuhi syarat untuk berbicara tentang al qur’an.

            2.Di tahun 2006, sosok Ahmad Musaddeq tenar di penjuru negeri dengan predikat nabi palsu. Betapa tidak, saat itu Mussadeq menafsirkan kitab suci dengan cara sendiri dan tidak mewajibkan umatnya solat, puasa dan ibadah wajibnya. Apa ada nabi baru lagi nih ya?

            Sudah saya kirim berkali2x diatas, hati kamu saja yang ngak terbuka untuk membacanya. pertanyaan yang sama di tanyakan terus menerus padahal sudah di jawab. Seperti bani israel, yang bertanya banyak namun bukan untuk memahami permasalahan. Kalau kamu ingin memahaminya maka silahkan baca diatas. kenapa nanya lagi?

          • Sejuki

            Iya tau berkali-kali ente kirim, tapi mana terjemahan dari bahasa Arab tsb? Kalo gak ngerti bahasa Arab tapi sok copypaste tulisan Arabnya, bilang saja terus terang. Bukannya malah lari kemana-mana gak jelas junterungannya sebagai dalih utk membelokkan topik yg sedang dibahas.

            Hmmm……. Semakin kacau isi otak orang ini…

          • Hamba Allah

            Sebutkan dalilnya dan sebutkan ulama besarnya…. ulama besar disini adalah orang yang sudah sampai derajat mujtahid.. paling tidak keilmuannya di akui bersama, sebutkan nama ulamanya. jangan ulama zaman sekarang yang kontroversi…

    • Rudyno Nasrial

      Yup mengurus negara itu ga mudah,makanya JANGAN KUDETA! Rebut kekuasaan dg cara fair dan elegan. Anda sendiri liat apa akibatnya militer ikut campur.

  • joyosaijan

    he,,,siapa menanam kebencian pasti akan dibenci,,,selamat ya AS SISI,,,,

  • heri

    Insya Allah gak lama hidupnya…

    • Sejuki

      Koit gitu. Kok pake titik-titik segala. Hehehe…

    • Hamba Allah

      betul…insya Allah tidak akan lama hidupnya…paling standarnya 63 tahun…atau lebih sedikit..jarang ada yang sampai 150 tahun… begitu juga anda dan saya..ajal kita juga tidak akan lama…dan kita tidak tahu, apakah khita khusnul khotimah atau suul khotimah…semoga husnul khotimah..begitu juga dengan sisi…kita tidak tahu apakah dia khusnul khotimah atau suul khotimah…

      mungkin saja cacian jutaan orang yang tidak sependapat dengannya, dan melaknatnya siang malam.. malah menjadi pahala baginya…karena mungkin saja ia berjuang ikhlas demi negara dan agama… Rahmat Allah sangat itu luas..Dan Allah memberikannya kepada siapa saja yang ia kehendaki..

      • Rudyno Nasrial

        Mungkin?? Seorang muslim membunuhi rakyatnya sendiri dg kekuasaan dan senjata yg dia miliki sendiri,dia lakukan itu untuk agama dan Allah? Yg menembaki rakyatnya sendiri yg lagi solat subuh diwaktu bulan puasa?? Hmmm

        • Hamba Allah

          Lebih dari itu, Imam Ali memerangi dan membunuh lebih kurang 8000 khawariz, yang siang puasa, malam tahajjud, ibadahnya (ritulai ibadah) melebihi sahabat.

          Demonstrasi kalau ada satu saja yang membawa senjata dan membunuh tentara, maka tentara berhak untuk menerapkan hukum “bughat”. itu satu, gimana kalau ada kelompok sniper khusus milik kelompok tersebut yang di buat untuk membunuhi tentara dan demonstaran agar kelempok tertentu kelihatan terzolimi? militer puluhan orang juga meninggal di tembak oleh demonstran.

          Jadi masalah mesir adalah masalah yang susah, biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri.

          • Rudyno Nasrial

            Membandingkan assisi dg ali ra?? Jauh mas. Ali pemimpin yg sah,begitu juga mursi yg pemimpin sah. Dalam hal ini justru si assisi jadi bughat,beertindak sendiri. Hihi hadits yg anda sebutkan itu anda sematkan pada semua penolak kudeta ya?? Dalam sejarahnya khawarij tidak mendemo protes,tapi mengangkat senjata,lagian mereka juga bukan dipimpin oleh pemimpin yg sah. Anda berusaha mengambil perbandingan seolah2 mursi dan pendukungnya di posisi khawarij,dan sisi di posisi Ali ra?? Hahaha ga kebalik tuh?? Hihi informasi khas militer mesir,yg punya senjata siapa,militer yg kudeta. Yg ditembak siapa? Rakyat sipil pendukung mursi terlepas IM atau bukan. Kemana jadi nuduh balik pendemo? sniper punya militer sendiri kali,hukum menembak pendemo uda ga sah juga,la wong militernya kudeta. Justru ini menunjukan militer ga bisa mengontrol situasi! Atau sengaja?? Trus waktu ada yg mendemo mursi juga ada yg bawa senjata,kenapa militer ga bertindak?? Setelah militer berkuasa,semua stasiun tv yg berlawanan pendapat dg militer DIBREDEL,baik daei IM ataupun bukan. Terlalu gamblang kalo militer dan antek mubarok ingin kembali ke kekuasaan mesir. Bodoh sekali org2 yg dimanfaatkan militer tsb. Btw saya bingung sama org2 seperti anda ngmong soal bughat. Ketika mursi didemo kaum sekuler yg klaim omong kosong mengumpulkan 17 juta pendemo,hihi lapangan segede tahrir square gmana nampung 17 jutaan org….nah kemanakah FATWA BUGHAT anda terhadap sebagian kecil pendemo mursi tersebut??? Jawab dg jujur
            ..

          • Rudyno Nasrial

            Kemana fatwa bughat anda pada pendemo mursi??

  • Saif Uddin

    Ya Alloh hancurkanlah Pemerintah Kudeta Mesir pimpinan As Sisi supaya hancur sehancur-hancurnya krn telah membantai umat Islam & menggulingkan Presiden Mursi yg menerapkan Hukum Islam. Kita tunggu saat kehancurannya.

  • Monica Novianti

    stres ni orang

    • Hamba Allah

      didoakan biar sembuh

  • Galang Simanua

    udah jelas2 ni orang peminum darah manusia tapi masih ada ja yg bela,,

  • Atagnan

    Semoga berita ini benar adanya. Saya sudah tidak sabar menunggu kabar kematiannya..

    • Hamba Allah

      Beginilah cara berfikir teroris… bukan cara berfikir para ulama.. para ulama biasanya mengatakan :” semoga Allah memberikan hidayah baginya”, atau semoga Allah membukakan hatinya”..

      sedangkan para takfiriyah biasanya ngaktakah”
      Semoga Allah melaknatnya
      Saya sudah tidak sabar menunggu kabar kematiannya
      Manusia terlaknat
      Munafik terbesar

      dan lain-lain sebagainya.. yang menunjukkan seolah2x ia sudah memiliki kunci surga yang ia berhak untuk membukakan kepda siapa saya yang ia kehendaki..

      • Zubair

        1. apabila langit terbelah,

        2. dan apabila bintang-bintang
        jatuh berserakan,

        3. dan apabila lautan menjadikan
        meluap,

        4. dan apabila kuburan-kuburan
        dibongkar,

        5. Maka tiap-tiap jiwa akan
        mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.

        6. Hai manusia! Apakah yang telah memperdayakan
        kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu yang Maha Pemurah.
        al infitar 1-6

        • Hamba Allah

          Sodaqollohu al dzim…

          Tapi, apa maskud saudara dengan mencopi paste terjemahan la qur’an itu disini?

          1. apa statement yang anda bangun sehingga anda mengahadirkan ayat itu sebagai dalil?alias ‘apa yang anda klaim”

          2. Mana wajhu ad dilalah, didalam ayat2x tersebut yang menunjukkan klaim anda? jelaskan.
          3. Apakah anda dengan menyebutkan ayat ke enam itu, bertujuan untuk mengklaim bahwa saya seorang yang durhaka kepadda Allah swt? jika itu benar, apa dalil anda?

          • Sejuki

            Maksud saudara Zubair mengutip ayat itu menurut ane adalah utk Al Sisi bukan utk ente. Dan, ente kayaknya pro pada Al Sisi, ya tentu saja juga kena getahnya. Masa, ente gak faham Boss???

          • Hamba Allah

            HAHAHA… kalau saja jadi bosmu, ente anak buah saya dong..berarti ikut kena getahnya juga…

            Ente jangan sebarangan menuduh bro… Allah tidak menyuruh kita untuk saling tuduh menduduh… apalagi di sini, yang kita permasalahkan adalah pemakaian kata-kata buruk terhadap orang lain.. jadi tidak ada hubungannya dengan hal yang di permalahkan..coba lihat ke atas..ke koment pertama.. dengan demikian jika penafsiran kamu itu benar, berarti dia orang yang suka ngigau…ngmong ngak jelas..mending dia comment sendiri aja..jangan membalah coment orang lain dengan sesuatu yang ngak ada hubungannya.. dan kamu sungguh huznuzon pada dia..dan di saat yagn sama zuuzon kepada saya.. semoga Allah mengampuni mu dan membuat anda bertaubat..

          • Sejuki

            Ente tidak salah, ane memang shu’zhon kepada ente. Dan, itu ada dasarnya. Coba ente lihat kembali tulisan ente:

            Beginilah cara berfikir teroris… bukan cara berfikir para ulama.. para
            ulama biasanya mengatakan :” semoga Allah memberikan hidayah baginya”,
            atau semoga Allah membukakan hatinya”..

            Al Sisi itu jelas-jelas Teroris sebenarnya, gimana mungkin orang yg marah, dongkol, murka kepada Al Sisi seperti yg ditampakkan sdr @Atagnan bahkan dia menghendaki segera kematiannya biar Mesir segera pulih seperti sebelum terjadinya kudeta, kok malah ente bilang itu cara berfikir teroris?

            Harap diingat bhw yg menghendaki kematian Al Sisi itu amat banyak Boss (termasuk ane), Ikhwanul Muslimin dan orang-orang yg masih punya nurani yg bersih, jadi bukan hanya sdr @Atagnan doang. Al Sisi itu pantas dihukum mati berkali lipat karena dialah sumber mala petaka yg sebenarnya di Mesir.

          • Hamba Allah

            Suudzon di larang didalam agama islam..
            Anda mengatakan ada dasarnya, apakah dasar itu diakui oleh al qur’an dan sunnah sehingga ia bisa mengganti hukum suuzon dari terlarang menjadi dibolehkan?

            apakah perkataan saya salah? jika salah, silahkan bantah dengan bantahan yang benar, bukan menyerang pribadi lawan bicara.. Itu bukan adab diskusi atau pun debat… itu bukan ajaran islam…

            Sebutkan seorang ulama besar islam yang berkata kepada seorang penguasa islam, meski penguasa itu zalim:

            SEmoga Allah melaknatmu..
            Semoga kamu cepat mati..
            Imam Ahmad di cambuk dan di penjara selama masa Al Makmun, AL Mut’asim billah, Al Watsik billah… Abu Hanifah meniggal didalam penjara..apakah mereka berdua itu mengeluarkan kata2x kotor itu?

            Puluhan bahkan ratusan kali terjadi perang saudara antara muslim, dari sejak sahabat hingga turki utsmani, namun siapa ulama2x besar yang suka mengeluarkan kata-kata laknat dan kata2x kotor itu?

            Tugas seorang ulama adalah sebagai seorang dai,,artinya mengajak..jika salah diajak ke yang benar…jika bengkok diluruskan…tugasnya bukan menghukum orang lain…menghukum orang lain dalah tugas qadi..atau hakim…

            Dengan demikian, ulama yang benar2x ulama, tidak akan rela mengucapkan kata-kata kotor seperti itu,tapi bedoa kepada Allah agar mengampuni hamba2x itu dan berdoa agar ia bertaubat..

            namun saat ini,,,,orang bodoh, yang tidak faham islam, yang ngak bisa ngaji (dengan benar..artinya sudah belajar dengan sanad), tidak faham islam, namun begitu tajam lidahnya.. itu bukan islam.

          • Sejuki

            Shu’zhon dilarang bila belum/tidak ada bukti. Sekarang ane bukan lagi shu’zhon tapi sudah menuduh ente sebagai manusia yg tak punya perasaan yg dg mudahnya dan entengnya menuduh orang yg membenci teroris sebagai teroris. Teroris sebenarnya adalah Al Sisi yg dg kekuatan militernya merampok kekuasaan yg sah dg paksa sambil membunuhi rakyatnya sendiri dan menangkapi lawan-lawan politiknya. Menuduh orang yg benci pada teroris Al Sisi, gak beda jauh dg Al Sisi itu sendiri.

            Tugas militer adalah tunduk dan patuh kepada penguasa yg sah hasil pilihan rakyat dan mengamankan negara serta melindungi rakyatnya, bukan malah berfungsi sebagai JAGAL MANUSIA.

            Ente menuduh sdr @Atagnan sebagai Teroris padahal teroris sebenarnya adalah Al Sisi sama saja dg menuduh Ikhwanul Muslimin dan rakyat Mesir serta siapapun yg anti kudeta juga Teroris. Ane ikut tersinggung karena ane juga mengutuk perbuatan Al Sisi yg amat brutal, kejam namun pengecut.

            Ente itu manusia yg masih waras atau manusia (maaf) busuk? Ngomong seenaknya menuduh orang teroris, tapi gayanya sok gak merasa salah akan tulisan sendiri, dan sok paling ngerti Islam lagi….!!!

            Heran……

          • Sejuki

            Shu’zhon dilarang bila belum/tidak ada bukti. Sekarang ane bukan lagi shu’zhon tapi sudah menuduh ente sebagai manusia yg tak punya perasaan yg dg mudahnya dan entengnya menuduh orang yg membenci teroris sebagai teroris. Teroris sebenarnya adalah Al Sisi yg dg kekuatan militernya merampok kekuasaan yg sah dg paksa sambil membunuhi rakyatnya sendiri dan menangkapi lawan-lawan politiknya. Menuduh orang yg benci pada teroris Al Sisi, gak beda jauh dg Al Sisi itu sendiri.

            Tugas militer adalah tunduk dan patuh kepada penguasa yg sah hasil pilihan rakyat dan mengamankan negara serta melindungi rakyatnya, bukan malah berfungsi sebagai JAGAL MANUSIA.

            Ente menuduh sdr @Atagnan sebagai Teroris padahal teroris sebenarnya adalah Al Sisi sama saja dg menuduh Ikhwanul Muslimin dan rakyat Mesir serta siapapun yg anti kudeta juga Teroris. Ane ikut tersinggung karena ane juga mengutuk perbuatan Al Sisi yg amat brutal, kejam namun pengecut.

            Ente itu manusia yg masih waras atau manusia (maaf) busuk? Ngomong seenaknya menuduh orang teroris, tapi gayanya sok gak merasa salah akan tulisan sendiri, dan sok paling ngerti Islam lagi….!!!

            Heran……

          • hamba Allah

            1. ketika membaca comment orang lain, maka harus baca dengan teliti…Bukan sekilas terus coment sana coment sini….. Saya tidak menuduh si Atagnan sebagai teroris. Saya hanya mengatakan bahwa, dia sedang berfikir dengan cara berfikir teroris dan takfiriyyun…. Orang yang mengikuti sebagian dari prilaku sebuah kelompok bukan berarti secara otomatis orang itu bagian dari kelompok itu..

            Seperti ada orang yang melakukan perbuatan yang biasa di lakukan oleh orang musyirik. apakah secara otomatis orang itu musyrik???

            Belum tentu! karena ada faktor2x lain yang mungkin saja tidak terpenuhi…

            2. Saya tidak sedang mencoment apakah sisi itu bersalah atau tidak? tetapi topik pembicaraan di comment saya, adalah pemakaian ungkapan, apakah itu pantas secara agama atau tidak? anda belum membantah itu, malah menuduh saya dengan tuduhan yang bermacam2x… kenapa harus lari dari permasalahan?

            3. Apakah suuzon itu dibolehkan diislam, apa aturan2xnnya, batas2xnya…. ? kapan ia dibolehkan secara syar’i menjadi menjadi tuduhan….? silahkan pake dalil dari al qur’an dan sunnah….!!!

            4. Rakyat mesir??? semua mengaku2x rakyat mesir… Oposisi mengatakan bersama rakyat mesir.. IM mengatakan bersama rayat mesir…. Militer juga bersama rakyat mesir… sebenarnya ini bukan pembahasan sekarang…. itu urusan kamu dengan SIsi..urusan kita adalah masalah ungkapan… ungkapan itu, syar’i atau premanisme???

          • Sejuki

            1. Menuduh orang lain berfikir dg cara teroris apa bedanya dg menuduh sebagai teroris itu sendiri? Bukankah perbuatan diawali dari fikiran? Kalo orang sudah berfikir secara teroris, dipastikan dia adalah teroris itu sendiri. Hmmm…. Bukannya introspeksi diri, tapi malah ngeres. Bukannya minta maaf, eh malah sok bersih sendiri. Ciri Islam keblenger, ya ini, gak kesatria. Orang Islam yg kayak gini ini yg amat memalukan Islam itu sendiri dan yg membuat Islam selalu terpuruk.

            2. Mencap orang lain yg mengutuk Al Sisi yg memang pantas dikutuk, yg memang pantas dido’akan agar segera mampus dg cap teroris, sama saja dg memihak kepada Al Sisi itu sendiri. Apa bedanya? Hmmm…. Ente itu memang suka ngeres ya dalam banyak hal?

            3. JIka udah ada bukti buat apalagi su’zhon? Tuh, udah ane bilang bhw ane bukan lagi su’zhon tapi sudah menuduh yg lebih tinggi tingkatannya dari su’zhon. Jangan sok bicara ngerti Islam kalo isi hati suka gak jujur, keras kepala dan males bermuhasabah. Mungkin apa itu yg dimaksud muhasabah, ente juga gak ngerti.

            4. Yg memenangkan Pemilu sehingga Dr. Mursi terpilih sebagai Presiden sah, itu rakyat Mesir yg mana Tong? Sekarang tolong jawab Presiden sah Mesir itu siapa Tong?

            Hmmm…. Ini orang gak ngerti permasalahan, sok ngertinya selangit. Biasanya yg namanya Tong Kosong itu, nyaring bunyinya. Sekali-sekali nonton dong TV Al Jazeera, jangan TV sekuler doang yg ditonton.

          • Hamba Allah

            1. Dua hal itu amat sangat berbeda…. berfikir dengan cara teroris berfikir, berbeda dengan teroris itu sendiri… Karena sesorang dianggap teroris bukan sekedar karena cara berfikir saja, tapi ada faktor lainnya.

            2. Saya dari atas sudah mengatakan, bahwa jika itu boleh, maka silahkan sebutkan ayat al qur’an dan hadis yang membolehkan, dan sebutkan satu saja ulama besar khususnya imam 4 mazhab yang telah melaknat seseorang?? dari tadi itu tidak anda jawab, malah memberika pendapat sendiri.. Agama bukan milik anda tapi milik Allah, halal dan haram, bukan menurut anda tapi menurut Al qur’an dan sunnah.

            3. Pertanyaan saya jelas, Apakah suuzon itu dibolehkan diislam, apa aturan2xnnya, batas2xnya…. ? kapan ia dibolehkan secara syar’i menjadi menjadi tuduhan….? silahkan pake dalil dari al qur’an dan sunnah….!!! jika anda merasa anda sudah punya bukti, silahkan di keluarkan, dan berikan dalil bahwa bukti itu di akui oleh syariat..!! ngak usah ngawur kesana kemari.

            4. Para ulama didalam buku-buku fiqh mengatakan, bahwa seorang kholifah (imam) yang sudah dibaiat, tiba-tiba di kudeta orang lain yang lebih kuat darinya, maka baiat terhadap dirinya sudah gugur. Imam Syafi’i berpendapat bahwa Imamah bil quwwah (khilafah yang di hasilkan dengan kekuatan) diakui. itu jika dikatakan kudeta. Kalau dikatakan revolusi? tentu lebih boleh lagi. Sebenarnya ini bukan masalah kita, masalah kita adalah ungkapan laknat pada seorang muslim. itu perbuatan para ulama atau teroris? itu aja kok ngapain gawur sono sini..

            5. Mursi menang tidak sampai 51 %, dan tidak mau koalisi di kementerian, terus gagal memerintah, diminta pemilihan ulang ngak mau, ya jatuh… ALlah memberikan kekuasaanNya kepada siapa saja yang Ia kehendaki..

            6. Saya nonton Al Jazeera arabic dan AlJazeera mubasyir Misr… Dan juga membaca koran2x mesir lainnya.. jangan sok paling top lah…biasa aja..fokus ke masalah..

            7. Dalam membahas permasalahan, jangan biasakan menghukumi orang lain. Fokus pada masalah. .. Itu hanya akan menambah dosa anda.. Saya berdoa mudah2x tuduhan-tuduhan anda itu menambah pahala saya di hari akhir nanti..

            fokus di permasalahan. jawab secara ilmiah… tidak ngawur kemana-mana.. dan di ingat ingat masalah yang sedang kita bicarakan.

          • Sejuki

            Ane jawab satu per satu:

            1. Tetap saja ngeyel setengah hidup. Emang teroris itu cara berfikirnya bukan teroris? Berfikir secara teroris, ya pasti teroris. Dan lagi apa alasan ente mencap orang yg mengutuk al Sisi laknatullah sebagai cara berfikir teroris? Dasar Keras Kepala…!!! Apa sih susahnya minta maaf dan meralat apa yg sudah ditulis?

            2. Dasar sok pinter, tapi (maaf), blo’onnya keterlaluan. Al Sisi itu musuh Islam apa bukan? Pembunuh apa bukan? Perampok kekuasaan yg sah apa bukan? Kalo ente mau jujur, al Sisi itu juga masuk kategori munafik. Lalu, hukuman bagi seorang pembunuh, perampok, munafik dan musuh Islam yg jelas-jelas memerangi Islam itu apa? Jangankan dido’akan atau dikutuk, dibunuh saja halal darahnya. Buat apalagi ente tanyakan dalil? Ente tau apa itu qunut nazilah? Apa isinya? Isinya adalah kutukan bagi musuh-musuh Islam. Nabi sendiri mengutuk, termasuk kutukan pada orang-orang munafik. Mau dalil yg kayak apalagi? Sungguh memalukan, orang yg sok paling ngerti Islam kok akalnya jeblog amat. Pertanyaan ente itu sama saja dg, mana dalilnya dalam al Qur’an dan al Hadits kalo makan itu bisa menjadi kenyang. Sudah jelas kalo makan itu pasti kenyang kok ditanya dalil lagi. Sudah jelas perampok, pembunuh, munafik dan musuh Islam itu halal darahnya ditumpahkan, eh masih nanya lagi mana dalilnya. Ini orang makin jungkir balik logikanya. Bukannya minta maaf karena telah menuding saudaranya sendiri sebagai teroris, eh malah makin ngotot gak karuan membenarkan tulisan sendiri yg jelas-jelas amat menyakitkan. Aneh…!!!

            3. Ane sudah bilang ane bukan lagi su’zhon tapi sudah menuduh kok ditanya dalil lagi? Buktinya tuh tudingan ente kepada orang yg mengutuk dan mendo’akan al Sisi agar segera mampus sebagai cara berfikir teroris, apa itu bukan bukti? Bahkan dg bukti itu sama saja dg ente juga menuduh Nabi saw yg mengutuk dan melaknat munafikun dan musuh-musuh Islam itu, juga sebagai cara berfikir teroris. Aneh….. Aneh…. Aneh…. Aneh…. Aneh…. Sekaligus, kualat….!!!!

            4. Jangan tanya para Ulama, Nabi saw saja mengutuk dan melaknat. Hebat mana Nabi saw dg ulama? Hebat ulama ya? Tambah kualat lagi…!!! Kalo Nabi saw masih hidup saat ini, al Sisi kira-kira diapakan oleh beliau? Silahkan fikir dan jawab sendiri, meski dalam hati.

            5. Dr. Mursi menang tidak sampai 51 %, tetap saja menang itu namanya. Bahkan ketika referendum konstitusi, menangnya di atas 63 %. Pemilihan ulang, apa dasarnya? Mana ada dalam konstitusi Mesir kalo menang tipis, lalu konstitusi ulang. Tentu saja Dr. Mursi menolak. Menang ya menang, meskipun hanya 1 suara, apalagi dg selisih puluhan ribu suara. Ini orang ngaku Islam, tapi yg dicari itu apa sih sebenarnya? Menampilkan kebohongan atau kejujuran? Kalo kebohongan, maka itu masuk dalam kategori cikal bakal MUNAFIK namanya. Na’uudzu billaahi min dzaalik. Ngeyelnya minta ampun. Aneh…..!!!

            6. Meski ente membaca dan menonton itu semua, buktinya mana? Luput semua. Argumen saja amat lemah, bahkan jeblog abis. Orang jelas-jelas yg namanya kudeta itu tidak dibenarkan, baik dari segi politik maupun hukum internasional. Apalagi kudeta sambil bunuhin orang dan menangkapi lawan politik. Eh, yg anti kudeta dan mengutuk al Sisi dan mendo’akannya agar segera mampus malah dibilang sebagai cara berfikir teroris. Anehnya lagi, kok malah ngeyel gak merasa bersalah telah melukai perasaan sesama muslim dg tuduhan yg amat menyakitkan itu. Heran….!!!!

            7. Wahhhhh…. sok menasihati orang lagi. Muhasabah dulu tong. Jangan-jangan ttg apa itu muhasabah juga gak ngerti. Orang sombong dan gak ngaku salah padahal jelas-jelas salah, eh malah sok menasihati orang lagi. Apa gak malu ente? Gimana mungkin nasihat ente bisa diterima (meski isinya baik) kalo ente saja sikapnya sudah sombong dari sejak awal dg tulisan yg amat menyakitkan bagi sesama saudara muslim dan tetap gak ngaku-ngaku?

            (*Garuk kepala saking herannya, padahal gak gatel*)

          • Hamba Allah

            Jika memang
            melaknat orang tertentu(Abdul Fattah Sisi umpamanya) itu boleh, maka bagaimana anda memahami sabda Rasulullah Saw dibawah ini:
            (1)
            حديث عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال: إن رجلاً كان على عهد النبي صلى الله عليه وسلم اسمه عبد الله وكان يلقب حماراً، وكان يضحك رسول الله صلى الله عليه وسلم وكان النبي صلى
            الله عليه وسلم قد جلده في الشراب، فأتي به يوماً فأمر به فجلد، فقال رجل من القوم: اللهم العنه، ما أكثر ما يؤتى به، فقال النبي صلى الله عليه وسلم: “ لا تلعنوه، فوالله ما علمت أنه يحب الله ورسوله ”
            (2)
            وقال صلى الله عليه وسلم “لعن المؤمن كقتله”
            (3)
            حديث سمرة بن جندب رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:“لا تلاعنوا بلعنة لله، ولا بغضبه، ولا بالنار
            (4)
            وعن عبد الله بن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:“ليس المؤمن بالطعّان ولا باللعان ولا بالفاحش البذيء”

            (5)
            Ketika anda melaknat orang tertentu, itu artinya anda telah
            menjauhkannya dari rahmat Allah (itulah ma’na laknatullah), Anda telah memvonis dia sebagai penduduk neraka. Sungguh merupakan sebuah keangkuhan besar memvonis orang lain telah keluar dari Rahmat Allah, padahal Rahmat Allah maha luas dan Allah memberikan. rahmatnya kepada siapa saja yang ia kehendaki.

            FOKUS KE PERMASALAHAN, TIDAK USAH LAKNAT KIRI, LAKNAT KANAN, EJEK SANA KIRI, EJEK KANAN…

          • Sejuki

            Tetap saja angkuh dan sombong. Bahkan semakin menjadi-jadi. Gak nyadar-nyadar bhw apa yg telah ditulis itu amat melukai dan menyakiti sesama muslim. Ciri orang beriman adalah tanggap terhadap sesuatu termasuk terhadap kesalahan diri sendiri dan bersegera melakukan perbaikan serta meminta maaf jika sudah tau diri sendiri bersalah. Melakukan kesalahan itu sudah fitrah manusia. Yg kurang ajar adalah gak mau tau ttg diri sendiri yg telah melakukan kesalahan. Maunya itu melihat kesalahan orang lain melulu. Dari kemarin-kemarin disarankan bermuhasabah, eh gak ngerti-ngerti juga.

            Ttg laknat melaknat. Allah sendiri melaknat orang-orang yg semacam Al Sisi. Ini banyak ayatnya dalam al Qur’an, seperti orang-orang yang suka membuat kerusakan di bumi (Al-Maidah [5]:33); orang-orang yang suka menyakiti Allah SWT dan Rasul-Nya (QS Al-Ahzab [33]:57); dan banyak lagi ayat-ayat yg serupa.

            Ente mengecam orang yg suka melaknat sama saja dg mengecam Allah dan Rasul-Nya yg juga suka melaknat. Makin kualat lagi.

            Sudah sombong, angkuh, ngotot lagi dg kesombongan dan keangkuhannya, eh malah kualat pula. Allah dan Rasul-Nya dilawan. Tapi ngakunya paling ngerti Islam?

            Hmmm….. Jauh panggang dari api…!!!

          • Hamba Allah

            1. Anda tidak membantah hadis diatas, itu artinya anda setuju dengan hadis itu, atau tidak tahu, disaat yang sama anda mendatangkan ayat al qur’an yang menjelaskan hukuman bagi pidana teror dan ayat yang menjelaskan bahwa Allah Swt melaknat orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasulullah…

            = Jadi yang pertama ngak nyambung BLASSS

            = Yang kedua: Jadi bertentangan dong antara hadis-hadis diatas dengan ayat al qur’an itu? padahal didalam islam tidak ada kontradiksi…… piye toh..??

            (“Jika seandainya Al Qur’an itu berasal dari selain Allah, tentu mereka akan menemukan banyak kontradiksi”)

            2. Apakah jika saya tidak melaknat As Sisi maka saya telah menyakiti seorang muslim? aneh full..

            3. Anda tidak jeli melihat permasalahan. Jika anda membaca buku2x fiqh, anda akan menemukan bahwa para ulama membedakan antara dua hal yang sangat berbeda:
            a. Melaknat sebuah perbuatan, sifat, (tanpa menunjuk kepada individu tertentu), contohnya: saya berkata: pencuri itu di laknat Allah, namun tidak mengatakan kepada pencuri yang ada di hadapan saya:” Laknatullah ;alaik”.

            b. Melaknat individu tertentu… contohnya Sisi..

            Para ulama mengatakan bahwa yang (a) itu boleh, dalilnya diantaranya ayat kedua yang kamu sebutkan diatas (yang pertama ngak nyambung :D). sedangkan yang (b) tidak boleh, berdalilkan hadis2x yang saya sebutkan diatas…

            jadi betul apa yang kamu bilang… JAUH PANGGANG DARI API… alias NGAK NYAMBUNG……atau JAKA SEMBUNG MEMBAWA GOLOK..NGAK NYAMBUNG..

            4. Adapun komentar saya terhadap dua ayat Al Qur’an yang anda sebutkan diatas:

            Surat Al Maidah ayat: 33, berbicara tentang pidana terror. Hukuman yang telah ditetapkan oleh Allah Swt bagi orang-orang yang melakukan terror dimuka bumi. TIDAK ADA HUBUNGANNYA DENGAN LAKNAT-MELAKNAT. Jadi dalil tidak nyambung dengan statement. Alias jauh pangggang dari api..

            bunyi terjemahan ayatnya:
            “Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar, (Qs. Al Maidah: 33)

            Adapun ayat yang kedua, Al Ahzab ayat (57) yang artinya:

            “Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan”.

            a. Ayat itu berbicara tentang orang-orang yang menyakiti Rasulullah Saw. Apakah Sisi menyakit Rasulullah Saw?

            b. Jika seandainya kita mengatakan bahwa Sisi termasuk orang yang menyakiti Allah dan Rasulnya, maka ayat itu menjelaskan laknat sifat atau perbuatan tertentu ..yaitu perbuatan menyakiti Allah dan Rasulullah yaitu no 3: a yang diatas.(karena tidak disebutkan orang tertentu.. si fulan..umpamnya).

            karena jika anda menjadikan ayat ini sebagai dalil yang membolehkan melaknat orang tertentu, maka akan terjadi kontradiksi antara ayat ini dengan hadis-hadis
            yang saya posting di comment yang sebelumnya.

            5. Tidak usah merajuk agar saya minta maaf, selagi yang berpendapat bahwa pendapat saya masih benar. Massa anda merasa paling benar, padahal cara istidlal anda saja AMBURADUL… (sorry jika tidak berkenan)…

          • Sejuki

            Tetap saja sombong dan angkuh, sekaligus makin kualat. Bahkan semakin menjadi-jadi. Hawa nafsu Syaithon rupanya sudah mempengaruhi jiwa raga ente. Hmmm….

            1. Ayat al Qur’an dg al Hadist kuat mana? Yg mutlak benar adalah al Qur’an, karena terjamin kemurniannya. Kalo al Hadits, berhambur hadits palsu, terlebih lagi setelah Nabi saw wafat. Kalo ada hadist bertentangan dg al Qur’an, wajib ditolak, ragu saja tidak boleh. Al Sisi jelas-jelas masuk dalam kriteria perampok, pembunuh, munafik, pembuat kerusakan di muka bumi, telah menyakti Allah dan Rasul-Nya. Maka, melaknat orang yg seperti itu sudah merupakan satu kewajaran, eh yg melaknat malah ente tuding sebagai teroris. Bukannya minta maaf, eh malah ngotot lagi dg segala keangkuhan dan kesombongan. Orang yg angkuh dan sombong mau bicara kebenaran Islam? Hmmm….. Aneh…!!!

            2. Siapa yg nyuruh ente melaknat Al Sisi? Ngawur…!!! Ente melaknat atau tidak melaknat Al Sisi, ane gak peduli, itu urusan ente. Yg ane persoalkan itu adalah tudingan ente terhadap orang yg melaknat Al Sisi sebagai orang yg berfikiran sama dg teroris yg dg sendirinya sama saja dg teroris itu sendiri. Ane melihat ente ngomong pada komen-komen lainnya sok menasihati orang jangan suka menuduh orang begini dan begitu, eh diri sendiri malah melakukannya. Apa bukan sikap munafik itu namanya? Bertambah lagi cap utk ente, yaitu selain ANGKUH, SOMBONG, KUALAT (menentang ayat Allah), dan juga MUNAFIK.

            3. Ulama itu banyak. Kalo ada ulama menyelisihi Nabi saw apalagi menyelisihi al Qur’an, itu ULAMA KUALAT namanya. Faham??? Ulama kualat kok dipedomani, udah jelas ayat al Qur’annya bhw Allah melaknat orang-orang yg kayak Al Sisi, eh masih saja ngeyel. Bertambah lagi cap utk ente, selain ANGKUH, SOMBONG, KUALAT, MUNAFIK, juga KERAS KEPALA.

            4. Komen seenaknya, asbun lagi. Dalil aqlinya (dalil akal) ente itu amat lemah. Logikanya pun ngawur alias jungkir balik. Itu ayat 33 Surah Al Maaidah berbicara ttg orang-orang yg memerangi Allah dan Rasul-Nya dan orang-orang yg membuat kerusakan di muka bumi. Pertanyaannya, Al Sisi itu jelas adalah perampok dan pembunuh. Perampok dan pembunuh (apalagi sampai membunuh ribuan orang tak berdosa) termasuk orang-orang yg membuat kerusakan di muka bumi atau bukan? Mikir dong mikiiiiiiirrrrrr……!!!!! Perampok dan pembunuh itu termasuk orang-orang yg memerangi Allah dan Rasul-Nya atau bukan? Mikir dong mikiiiiirrrrrr……!!!! Uraian yg sama juga berlaku pada ayat 57 Surah Al Ahzab. Payah ini orang. Bertambah lagi satu cap utk ente, yaitu selain ANGKUH, SOMBONG, KUALAT, MUNAFIK, KERAS KEPALA, juga NGAWUR.

            5. Siapa yg merajuk? Eh, ngawur lagi ini orang…!!! Minta maaf atau tidak minta maaf itu urusan ente. Ane gak peduli itu. Ane hanya mengatakan bhw ciri orang beriman adalah tanggap dg sesuatu apapun termasuk akan diri sendiri, dan cepat bersegera minta maaf, jika telah melakukan kesalahan. Apa yg ane uraikan, Insya Allah benar karena sesuai dg logika dan dalil-dalil yg ada pada al Qur’an dan al Hadits. Sedangkan apa yg ente sampaikan Insya Allah ngawur semua, alias logika jungkir balik, bahkan kualat karena melawan ayat-ayat Allah. Ente telah melakukan 2 (dua) dosa besar. PERTAMA, berdosa kepada yg mengutuk Al Sisi (dosa kepada sesama manusia) dg menuding sebagai orang yg berfikiran sama dg teroris, karena Allah dan Rasul-Nya saja mengutuk orang-orang yg seperti Al Sisi, yg berarti sama saja dg mengatakan Allah dan Rasul-Nya juga berfikiran sama dg Teroris (bener-bener kualat). KEDUA, berdosa kepada Allah karena berani melawan ayat-ayat Allah bahkan menafsirkannya dg seenak udelnya, hanya sekedar mempertahankan keangkuhan dan kesombongan.

            Hmmm…… (*Geleng kepala sambil garuk-garuk padahal gak gatel, saking herannya kok ada ya orang yg ngaku Islam sampai sebegini keras kepala, sombong dan angkuhnya?*)

          • Hamba Allah

            mana comment saya nih..kok ngak muncul2x? GGG

          • Rudyno Nasrial

            Mursi melakukan pemilihan referendum konstitusi tetap aja mayoritas rakyat memilih dia 63%,jadi mau apalagi?? Bahkan sesudah kudeta,malah pantauan middleeastmonitor 79% rakyat mesir MENOLAK KUDETA,silahkan anda cari tau apa itu middleeastmonitor. Sudahlah,kaum sekuler itu tidak mengakar di mesir,kalo ASSisi dan militer ga ikut campur ga akan itu terjadi kudeta dan mursi turun. Kata siapa mursi ga mau kompromi? Silahkan baca buku “tangisan presiden mursi” tulisan am waskito seorang ustad yg jg suka mengcounter pemikiran sesat. Oya bashar assad pantas dilaknat ga menurut anda? Sekilas anda berusaha objektif tapi pada akhirnya anda pun menyia2kan korban kebiadaban assisi ratusan hingga ribuan orang. Mursi baru memimpin setaun,dia bukan macam mubarok atau keluarga assaad yg turun temurun memelihara kekuasaannya, apa pantas militer turun tangan mengkudeta? Bukannya mengamankan?? Dari sini uda terlihat militer ingin kembali kekuasaan memanfaatkan perseteruan politik kaum sipil sekuler – islamis,bahkan sebagian diantara islamis. Beginilah kita,ada saudaranya yg naik bukannya didukung,ada kesalahan sedikit malah langsung dirongrong. Lihat sendiri akibatnya kudeta ini,malah mesir makin parah…..yg gigit jari sipil (baik sekuler atau islamis) yg dikadalin militer assisi. Kesalahan mursi cuma satu (bukan kesalahan,tidak pantas saya yg ga bisa apa2 ini nyebut itu kesalahan),yaitu belum menguasai militer yg pro islam! InsyaAllah amin Allah membukakan pintu hidayah pada perwira militer mesir yg bisa membantu rakyat mesir dan mursi.

          • Sejuki

            Masalahnya bukan disitu saudaraku, tetapi adalah tudingan saudara @Hamba Allah yg amat menyakitkan dan melukai saudara sesama muslim. Dia telah menuding saudara @Astagnan (lihat komen @Hamba Allah paling awal) sebagai ORANG YANG CARA BERFIKIRNYA TERORIS yg sama saja dg TERORIS itu sendiri, padahal saudara @Astagnan hanya berharap TIDAK SABAR MENUNGGU KABAR KEMATIAN AL SISI. Sikap yg wajar bagi siapapun yg membenci kezhaliman. Sikap saudara @Astagnan tsb dibilang oleh @Hamba Allah sebagai melaknat, sedangkan melaknat itu sendiri dibolehkan dan ada aturan mainnya dalam Islam. Seandainyapun dilaknat, Al Sisi itu pantas menerimanya, apalagi kalo cuman sekedar tidak sabar menunggu berita kematiannya seperti yg ditampakkan saudara @Astagnan.

            Al Sisi itu jelas adalah TERORIS bahkan bisa dikatakan TERORIS DI ATAS TERORIS (lebih kejam dari zionist) dan pantas utk dilaknat, eh orang yg membenci dia (Al Sisi) seperti saudara @Astagnan padahal masih belum bisa dikatakan melaknat malah dituding oleh Hamba Allah sebagai CARA BERFIKIR TERORIS yg juga berarti sama saja dg TERORIS itu sendiri. Orang yg membenci teroris kok malah dituding teroris, aneh….!!! Sudah salah karena telah menzhalimi saudara sendiri, eh ngotot lagi. Gak mau mencabut tulisan, apalagi minta maaf.

            Jadi, yg sebenarnya pantas utk dilaknat oleh Allah, ya si @Hamba Allah itu, karena telah berbuat zhalim kepada orang lain. Sombong dan angkuh karena ngotot membela harga diri yg telah berbuat salah. Dia itu ngaku Islam, tapi sikapnya jauh dari nilai-nilai Islami. Namun anehnya, tiap kali ngomong selalu bawa-bawa nama Allah dan Rasul-Nya bahkan kadang posting dg bahasa Arab lagi (copypaste entah dapat dari mana) tanpa ada terjemahannya, padahal kode etik dalam menulis bahasa apapun harus dilengkapi dg terjemahan. Sombong amat. Kok mirip ya kayak kaum munafikuun di zaman Rasulullah dulu?

            Hmmm……..

          • Sejuki

            Masalahnya bukan disitu saudaraku, tetapi adalah tudingan saudara @Hamba Allah yg amat menyakitkan dan melukai saudara sesama muslim. Dia telah menuding saudara @Astagnan (lihat komen @Hamba Allah paling awal) sebagai ORANG YANG CARA BERFIKIRNYA TERORIS yg sama saja dg TERORIS itu sendiri, padahal saudara @Astagnan hanya berharap TIDAK SABAR MENUNGGU KABAR KEMATIAN AL SISI. Sikap yg wajar bagi siapapun yg membenci kezhaliman. Sikap saudara @Astagnan tsb dibilang oleh @Hamba Allah sebagai melaknat, sedangkan melaknat itu sendiri dibolehkan dan ada aturan mainnya dalam Islam. Seandainyapun dilaknat, Al Sisi itu pantas menerimanya, apalagi kalo cuman sekedar tidak sabar menunggu berita kematiannya seperti yg ditampakkan saudara @Astagnan.

            Al Sisi itu jelas adalah TERORIS bahkan bisa dikatakan TERORIS DI ATAS TERORIS (lebih kejam dari zionist) dan pantas utk dilaknat, eh orang yg membenci dia (Al Sisi) seperti saudara @Astagnan padahal masih belum bisa dikatakan melaknat malah dituding oleh Hamba Allah sebagai CARA BERFIKIR TERORIS yg juga berarti sama saja dg TERORIS itu sendiri. Orang yg membenci teroris kok malah dituding teroris, aneh….!!! Sudah salah karena telah menzhalimi saudara sendiri, eh ngotot lagi. Gak mau mencabut tulisan, apalagi minta maaf.

            Jadi, yg sebenarnya pantas utk dilaknat oleh Allah, ya si @Hamba Allah itu, karena telah berbuat zhalim kepada orang lain. Sombong dan angkuh karena ngotot membela harga diri yg telah berbuat salah. Dia itu ngaku Islam, tapi sikapnya jauh dari nilai-nilai Islami. Namun anehnya, tiap kali ngomong selalu bawa-bawa nama Allah dan Rasul-Nya bahkan kadang posting dg bahasa Arab lagi (copypaste entah dapat dari mana) tanpa ada terjemahannya, padahal kode etik dalam menulis bahasa apapun harus dilengkapi dg terjemahan. Sombong amat. Kok mirip ya kayak kaum munafikuun di zaman Rasulullah dulu?

            Hmmm……..

          • Rudyno Nasrial

            Ketika umar bin khattab ra berang dan ingin memenggal kepala ibnu ubay yg gemar menelikung dari belakang,rasulullah hanya menyuruh umar bersabar,ga sampe berkata umar ra berfikir takfiri atau teroris karena kemarahannya pada ibnu ubay. Begitulah sikap rasulullah memahami sahabatnya yg gemes ngeliat org munafik,bukan malah menjatuhkannya. Kalo si HA pengen menasehati netter lain yg emosi (kalau dia ngaku netral), cukup mengingatkan dg bersabar semoga pertolongan Allah dtg. Tapi dg melihat statemen selanjutnya,terlihat dia berpihak kemana. Btw, contoh sikap rasulullah diatas dalam case ibnu ubay yg maennya “halus” dalam memusuhi rasulullah,bagaimana yg kasar macam Assisi ini yg jelas membunuhi rakyatnya sendiri bulan puasa lagi solat?? Pada saat mursi memimpin memang ada demonstran yg meninggal ketika bentrokan tapi ga sebanyak pada saat si assisi ikut campur dan juga tidak ditembaki saat solat seperti yg dilakukan assisi,bukan bermaksud merendahkan nyawa org lain yg juga jatuh ketika protes pada mursi,tapi yg dilakukan assisi malah memperburuk keadaan. Jika ga suka sama mursi,rebutlah dg cara elegan. Kalau kita melihat sikap syekh al maqdisi dari salafi jihadi pun menyuruh kita umat islam bersikap adil pada IM dan turut bersimpati pada rakyat mesir yg dizalimi,bukan malah nambah menjatuhkan mereka dg nasihat2 yg tidak pada tempatnya yg seharusnya justru ditujukan pada assisi cs,dan begundal elbaradei yg kabur cuci tangan. Lebih lucu lagi liat sikap raja saudi yg malah mendukung assisi,kok sikapnya malah sejalan dg bashar asaad laknatullah yg turut mendukung assisi?? Bukankah raja saudi juga ga suka dg bashar? Dan justru mursi mendukung pembebasan suriah dari asaad,yg berarti sejalan dg saudi?? Alhamdulillah sbgan besar salafi termasuk syekh di mesir dan saudi menunjukkan keberpihakannya menolak kudeta dan mendukung mursi,bgt jg imam masjidil haram syekh alsudais yg sedih melihat presiden hafidz harus dikudeta,juga syekh alarifi yg mengecam assisi malah balik dicekal oleh pemerintah saudi,sungguh aneh. Kejadian mesir dan suriah menjadi pembeda mana golongan yg berpihak pada kebatilan, mana yg berjuang untuk kebenaran,mana yg berusaha cari selamat berusaha untuk netral tapi sebetulnya untuk kepentingan sendiri. Jika kita dalam posisi mereka,saya hanya bisa berdoa agar kita ditempatkan dalam golongan yg terbaik.

          • ajay

            Nabi Muhammad S.A.W bersabda;

            “Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang
            meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar. Dan aku
            menjamin sebuah rumah di tengah surga bagi orang yang meninggalkan dusta
            meskipun dalam keadaan bercanda. Dan aku akan menjamin sebuah rumah di
            bagian teratas surga bagi orang yang membaguskan akhlaknya.”

            (HR. Abu Dawud dalam Kitab al-Adab, hadits no 4167. Dihasankan oleh al-Albani dalam as-Shahihah [273] as-Syamilah)

          • Rudyno Nasrial

            Jaazakallah,terimakasih sudah diingatkan. Sami’na wa atho’na

          • Sejuki

            Amin….

          • Rudyno Nasrial

            Ketika umar bin khattab ra berang dan ingin memenggal kepala ibnu ubay yg gemar menelikung dari belakang,rasulullah hanya menyuruh umar bersabar,ga sampe berkata umar ra berfikir takfiri atau teroris karena kemarahannya pada ibnu ubay. Begitulah sikap rasulullah memahami sahabatnya yg gemes ngeliat org munafik,bukan malah menjatuhkannya. Kalo si HA pengen menasehati netter lain yg emosi (kalau dia ngaku netral), cukup mengingatkan dg bersabar semoga pertolongan Allah dtg. Tapi dg melihat statemen selanjutnya,terlihat dia berpihak kemana. Btw, contoh sikap rasulullah diatas dalam case ibnu ubay yg maennya “halus” dalam memusuhi rasulullah,bagaimana yg kasar macam Assisi ini yg jelas membunuhi rakyatnya sendiri bulan puasa lagi solat?? Pada saat mursi memimpin memang ada demonstran yg meninggal ketika bentrokan tapi ga sebanyak pada saat si assisi ikut campur dan juga tidak ditembaki saat solat seperti yg dilakukan assisi,bukan bermaksud merendahkan nyawa org lain yg juga jatuh ketika protes pada mursi,tapi yg dilakukan assisi malah memperburuk keadaan. Jika ga suka sama mursi,rebutlah dg cara elegan. Kalau kita melihat sikap syekh al maqdisi dari salafi jihadi pun menyuruh kita umat islam bersikap adil pada IM dan turut bersimpati pada rakyat mesir yg dizalimi,bukan malah nambah menjatuhkan mereka dg nasihat2 yg tidak pada tempatnya yg seharusnya justru ditujukan pada assisi cs,dan begundal elbaradei yg kabur cuci tangan. Lebih lucu lagi liat sikap raja saudi yg malah mendukung assisi,kok sikapnya malah sejalan dg bashar asaad laknatullah yg turut mendukung assisi?? Bukankah raja saudi juga ga suka dg bashar? Dan justru mursi mendukung pembebasan suriah dari asaad,yg berarti sejalan dg saudi?? Alhamdulillah sbgan besar salafi termasuk syekh di mesir dan saudi menunjukkan keberpihakannya menolak kudeta dan mendukung mursi,bgt jg imam masjidil haram syekh alsudais yg sedih melihat presiden hafidz harus dikudeta,juga syekh alarifi yg mengecam assisi malah balik dicekal oleh pemerintah saudi,sungguh aneh. Kejadian mesir dan suriah menjadi pembeda mana golongan yg berpihak pada kebatilan, mana yg berjuang untuk kebenaran,mana yg berusaha cari selamat berusaha untuk netral tapi sebetulnya untuk kepentingan sendiri. Jika kita dalam posisi mereka,saya hanya bisa berdoa agar kita ditempatkan dalam golongan yg terbaik.

          • Hamba Allah

            Saya sudah jelaskan bahwa ORANG YANG CARA BERFIKIRNYA seperti cara berfikir TERORIS, TIDAK SECARA OTOMATIS MENJADI TERORIS itu sendiri. dan bisa saja orang yang berfikir seperti berfikirnya teroris, BUKAN TERORIS, karena banyak faktor. karena teroris tidak hanya dilihat dari cara berfikir tapi yang lebih utama adalah perbuatan.

            Anda untuk membela pendapat anda itu, anda telah mengeluarkan tuduhan yang lebih parah dan lebih banyak dari itu. silahkan anda baca comment anda dari pertama sampai terakhir, hitung berapa tuduhan anda kepada saya. tapi bagi saya itu tidak masalah, karena anda yang akan mempertanggung jawabkannya di akhirat. ditambah lagi anda berbuat dosa yaitu melaknat. tidak kkah anda sadar dengan itu???

          • Rudyno Nasrial

            Dan tuduhan anda menyamakan khawarij dg para pendemo menolak kudeta yg menjadi korban juga akan anda pertanggungjawabkan…anda pengin netral ga pengin ikut campur tapi kenyataannya anda pun hanya mau terima info dari satu sisi. Silahkan saja.

          • Hamba Allah

            saya rasa, sudah tidak terlalu penting untuk memperdebatkan apa yang sudah terjadi, yang saat ini yang harus di fikirkan adalah apa jalan keluarnya.. Semakin mempermasalahkan masa lalu hanya akan menambah masalah.

            Kira-kira, menurut anda, apa solusi bisa di lakukan saat ini?

          • Rudyno Nasrial

            Kembalikan pemerintahan yg sah,dan tunggulah lewat pemilu. Kalo setiap pemilu dituduh curang dan yg kalah ga legowo kapan mau majunya?

          • Hamba Allah

            Kelihatannya itu sudah mirip mustahil kecuali dengan perang saudara seperti yang terjadi di Al jazair, dan yang kalah saat itu kalangan islamis.Atau seperti libya, Suria, yang akan memakan korban puluhan ribu bahkan mungkin ratuan ribu. Dan saat itu amerika tetawa riang gembira.

            Kelihatannya solusi terdekat, adalah, partai hurriyah wa al adalah, ikut pemilu depan, dan jika masih menang, akan terbukti bahwa rakyat bersamanya.. atau kembali ke gerakan bawah tanah, dan akan butuh puluhan tahun lagi untuk kembali kepermukaan.

          • Hamba Allah

            Kelihatannya itu sudah mirip mustahil kecuali dengan perang saudara seperti yang terjadi di Al jazair, dan yang kalah saat itu kalangan islamis.Atau seperti libya, Suria, yang akan memakan korban puluhan ribu bahkan mungkin ratuan ribu. Dan saat itu amerika tetawa riang gembira.

            Kelihatannya solusi terdekat, adalah, partai hurriyah wa al adalah, ikut pemilu depan, dan jika masih menang, akan terbukti bahwa rakyat bersamanya.. atau kembali ke gerakan bawah tanah, dan akan butuh puluhan tahun lagi untuk kembali kepermukaan.

          • Rudyno Nasrial

            Kembalikan pemerintahan yg sah,dan tunggulah lewat pemilu. Kalo setiap pemilu dituduh curang dan yg kalah ga legowo kapan mau majunya?

          • Sejuki

            Makin parah cara berfikir ente, bahkan cenderung korslet.

            Seorang TERORIS, pasti CARA BERFIKIRNYA adalah juga TERORIS. Berfikir secara TERORIS, ya TERORIS juga namanya. Apa bedanya? Biar ente bolak balik gimanapun tetap saja TERORIS namanya. Dasar keras kepala, angkuh dan sombong. Orang type kayak ente ini, biasanya bukan kebenaran yg dicari, tetapi selalu mencari pembenaran dalam hal apapun. Meski sudah tau salah, sepanjang itu bersumber dari diri sendiri selalu akan dibela mati-matian agar tetap dipandang sebagai kebenaran. Kesalahan hanya ada pada diri orang lain, tidak pada diri sendiri.

            Ttg membela suatu pendapat. Kenapa tidak, jika pendapat itu memang benar dan berkesesuaian dg Al Qur’an dan al hadits?

            Ente mencap orang yg hanya sekedar berharap segera menerima berita kematian si TERORIS Al Sisi, kok malah ente tuding dg sangat tidak beradabnya sebagai CARA BERFIKIR TERORIS yg berarti sama saja dg TERORIS itu sendiri, itu tidak punya dasar sama sekali, bahkan amat kejam dan ngawur. Tetap tidak mau introspeksi diri, sombong, angkuh, ngawur, tidak berdasar, bahkan jauh dari tuntunan Allah dan Rasul-Nya.

            Tanpa sadar (atau memang disadari?), ente telah memposisikan diri sebagai musuh Allah dan Rasul-Nya yg nyata.

          • Hamba Allah

            Sekarang apa defenisi Teroris??// sertakan referensi.. jangan ngawur//

            “Ttg membela suatu pendapat. Kenapa tidak, jika pendapat itu memang benar dan berkesesuaian dg Al Qur’an dan al hadits?”

            sesuai al qur’an dan hadis menurut siapa? MENURUT KAMU SENDIRI? SEBUTIN ULAMA MUJTAHID YANG BILANG BEGITU?

          • Sejuki

            Lho? Al Qur’an dan al Hadits jelas-jelas membolehkan melaknat orang tertentu dan itulah yg ane bela, lalu ada pendapat yg malah melarang, kok malah itu disebut berkesesuaian? Membolehkan ya membolehkan, melarang ya melarang. Gimana mungkin membolehkan sama dg melarang?

            Membela al Qur’an dan al Hadits kok malah dibilang menurut pendapat sendiri?

            Semua ulama yg benar pasti juga akan membela al Qur’an dan al Hadits. Buat apalagi diminta disebutkan nama-namanya?

            Aneh cara befikir orang ini. Jungkir balik habis. Juga, kekanak-kanakkan.

            Heran……………!!!!!!!!!!!!!!!!!

          • Hamba Allah

            JIka semua ulama sejak zaman dahulu tidak sependapat dengan anda padahal mereka melaksanakan al qur’an dan sunnah, hanya ada dua kemungkinan:

            1. mereka semua bego, ngak faham al qur’an dan ngak faham bahasa arab… dan hanya kamu yang pintar
            2. Atau kamu yang bego…mereka yang pintar

            saya yakin no 2 yang benar..bukan nomor 1,,

          • Sejuki

            Mana bukti yg ane minta? Kok gak nyambung?

            Ane kan minta bukti, mana ulama atau ahli hadits atau mufassirin atau fuqoha yg melarang melaknat orang tertentu tsb. Mana??? Mana??? Mana??? Kan itu pertanyaannya. Kalo ada juga, siapa dan apa bunyi larangannya tsb? Itu saja yg ane minta. Kalo ente gak bisa memberikan bukti itu, ASBUN namanya

            Masih gak bisa dimengerti juga apa yg ane maksud wahai orang yg keras kepala?

          • Hamba Allah

            Baca lagi keatas, saya sudah sebutkan sebagian… baca lagi… diantara yang saya sebutkan Imam Bukhori, Imam Ahmad, Ibnu Taymiyah, Imam Nawawi. Dan lihat pernyataan imam Nawawi diatas. cek sendiri perkataannya itu di buku2xnya yang mensyarah hadis diatas.

            silahkan jawab juga dong pertanyaan2x diatas… jangan keras kepala, apalagi merasa seorang mujtahid..hohoho..

            1. Sekarang apa defenisi Teroris?? sertakan referensi.. jangan ngawur.
            2. SEBUTIN ULAMA MUJTAHID YANG BILANG Bahwa melaknat orang tertentu yang masih hidup itu boleh?
            3. Bagaimana anda berpendapat demikian, dan ulama lainnya ngak begitu, siapa yang bodoh?
            4. Sebutkan ayat al qur’an yang menaknat orang tertentu (sebutkan nama manusia yang dilaknat itu) dan orang itu masih hidup sewaktu al qu’an turun. Selain iblis yang sudah pasti masuk neraka.

            tafaddollllllllllllllllllllllll

          • Sejuki

            Ingat, yg kita perbincangkan adalah Al Sisi bukan yg lainnya.

            Baiklah, kalo gitu ane copypaste saja komen ente 8 hari yg lalu pada point 3, sbb:

            3. Ulama menyelisihi Al Qur’an atau kamunya yang dangkal pemahaman, terus menuduh begitu? Imam Nawawi ketika mensyarah hadis ini, beliau secara tegas mengatakan bahwa melaknat individu tertentu hukumnya haram dan hukum ini di sepakati oleh ulama. Beliau menjelaskan dengan mengatakan (اتفق العلماء) itu artinya seluruh ulama sepakat.

            Pendapat ini juga merupakan pendapat Imam Al Bukhori, Imam Ahmad, Ibnu Taymiyah dan lain sebagainya. Apakah mereka semua itu ulama kualat? Jika seluruh ulama sudah kualat, siapa lagi ulama yang tersisi di muka bumi ini. Jangan sembarangan ngomong.

            Mari kita bahas, bandingkan dg al Qur’an. Banyak ayat dalam al Qur’an ttg laknat Allah kepada orang tertentu dg menyebut ktiterianya. Ane ambil cukup 3 (tiga) ayat saja, sbb:

            1. Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya (QS An Nisaa [4]:93). Al Sisi Laknatullah sudah jelas masuk dalam kriteria ini, bahkan bukan seorang mukmin lagi tapi ribuan mukmin tak berdosa yg telah dia bunuh, yg dg sendirinya masuk kriteria orang yg pantas mendapat laknat Allah.

            2. Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. (QS Al Ahzab [33]:57). Al Sisi jelas masuk kategori menyakiti Allah dan Rasul-Nya karena telah melakukan tindakan Khianat (mengkhianati amanah rakyat Mesir), membunuh ribuan mukmin yg tidak pantas dibunuh, dan merampok kekuasaan dg cara paksa (Makar atau Kudeta).

            3. ….Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim. Mereka itu balasannya ialah bahwasanya laknat Allah ditimpakan kepada mereka (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya.” (QS. Ali lmran [3]:86-87). Al Sisi jelas masuk kategori orang yg zalim karena telah membunuh orang yg tidak berhak dibunuh, merampok kekuasaan yg tidak berhak dia ambil (kudeta atau Makar), khianat (mengkhianati amanah rakyat Mesir).

            Dalam ayat lain disebut Allah juga melaknat orang-orang yg suka berbuat kerusakan di muka bumi, jelas Al Sisi juga masuk kategori orang yg telah berbuat kerusakan di muka bumi (QS Al Maaidah [5]:33).

            Kalo Allah melaknat, otomatis, Nabipun juga melaknat. Lalu dg alasan apa ulama yg ente sebutkan tsb kok malah melarang melaknat? Emang mereka lebih hebat dari Allah dan Rasul? Hallo???

            Terus terang saja, ane gak percaya kalo ulama-ulama sekaliber Imam Nawawi, Ibnu Taimiyah dan yg lainnya berani melarang melaknat orang tertentu sementara Allah dan Rasul-Nya malah membolehkan, karena gak mungkin mereka-mereka itu berani menentang Allah dan Rasul-Nya. Kalo toh ada juga larangan tsb, ane yakin larangan laknat tsb hanya terbatas kepada orang tertentu di luar dari kriteria yg digariskan al Qur’an dan al Hadits sebagaimana ayat-ayat yg telah ane kemukakan tsb.

            Ane amat yakin seyakin-yakinnya, jika Imam Nawawi, Ibnu Taimiyah dan yg sekaliber beliau lainnya masih hidup saat ini, mereka juga akan melaknat Al Sisi atas segala kejahatan kemanusiaan yg amat luar biasa yg telah dia lakukan.

            Atas apa yg telah ane uraikan ini, masih sajakah ente tetap bersikap sombong dan angkuh utk tetap tidak mengakui kesalahan dan bersedia mencabut tulisan yg amat menyakitkan sesama muslim tsb?

            Hallo?????????????????

          • Hamba Allah

            Butuh terjemah ngak?? halloooo

            Ibnu Taimiyah beribaca di Maju’ al Fatwa:

            ” واللعنة تجوز مطلقا لمن لعنه الله ورسوله ، وأما لعنة المعين فإن علم أنه مات كافرا جازت لعنته ، وأما الفاسق المعين فلا تنبغي لعنته لنهي النبي صلى الله عليه وسلم أن يلعن عبد الله بن حمار الذي كان يشرب الخمر ، مع أنه قد لعن شارب الخمر عموما ، مع أن في لعنة المعين إذا كان فاسقا أو داعيا إلى بدعة نزاعاً ” اهـ ” انتهى .

          • Sejuki

            Itu bukan jawaban. Gak nyambung. Mana sanggahan atas tulisan ane? Jika ente tidak setuju dg apa yg ane tulis, mana bantahannya? Dan, di bagian mana yg ente tidak setuju itu? Tunjukkan dong.

            Ente itu ingin diskusi atau ingin ngoyo?

            Hallooooo……??????????????

          • Hamba Allah

            yang tertutup oleh -right-click to display spelling suggestion- adalah “tidak boleh mengatakan ‘laknatulloh ‘ala fulan’, atau Alllah melaknat si fulan.

            Youuuuuhhh.. bantahannya ada di dua fhoto diatas, baca dong. massa masih nanya. faham ngak semua yang saya tulis? kalau sudah faham baru komentar, kalau ngak faham, tanya mana yang ngak faham, biar kita buat “talaqqi” disini….hahahahahahahaa

          • Sejuki

            Kecil sekali, gak kebaca. Gimana bisa nyambung?

            Apa gak bisa diposting langsung? Kalo gak bisa karena dimoderasi, ane kira bukan karena admin, tapi bisa saja ada kata tertentu yg telah dikunci oleh sistem, yg jika kata tsb dimuat, meski kalimat yg akan diposting tidak terlalu panjang, dijamin akan kena moderasi terus. Ane pernah juga mengalami hal seperti yg ente alami pada situs lain, yg kalo memuat kata tertentu umpamanya bod*h, b*bi, dll, maka posting gak pernah masuk-masuk alias dimoderasi terus.

            Coba cek dulu deh. Eh, jangan ketawa dulu, apalagi ketawa sendirian. Bisa gila beneran nanti ente.

          • Hamba Allah

            yahhhhh…..dari kemarin saya kirim ngak kamu baca….terus apa yang kamu komentari?….la ilaha illoh, muhammadurrosululloh. saya kalau ngirimnya dikit, ngak ke blok….kalau ngirimnya lebih dari sepuluhan baris, langsung moderasi…..

            downlaod aja. bacanya pake komputer… baca pake hp ya kelihatannya cuma titik…………baca dulu biar nyambung..

          • Sejuki

            Terus gimana ttg sosok Al Sisi menurut pendapat ente? Masuk gak kategori orang yg pantas mendapat laknat Allah sebagaimana disebut pada ayat-ayat Allah yg telah ane kemukakan tsb?

          • Hamba Allah

            la ilaha illalloohhh…

            baca comment saya semuanya, anda akan temukan jawabanya..
            Terus selama ini kita diskusi, lagi membicarakan apa???
            massa saya harus nulis ulang terus..
            baca sendiri keatas…. kalau ngak mau..cukup sampai disini aja..

          • Sejuki

            Jadi, gimana tegasnya? Simpel saja, Al Sisi itu masuk kategori yg dilaknat Allah atau tidak?

            Jawaban yg anda sampaikan gak jelas, abu-abu, ngambang, plintat-plintut. Yg tegas saja, masuk atau gak?

          • Hamba Allah

            Haram hukumnya melaknat manusia tertentu yang masih hidup, muslim ataupun kafir..titik

            Sisi manusia ngak? masih hidup ngak?
            jika jawabannya ya: maka haram hukumnya melaknatnya.titik

            Sudah puluhan comment di atas, dengan dalil2x, masih nanya…titik

          • Sejuki

            Kok gak nyambung boss? Ngapain capek-capek nulis, kalo ternyata gak nyambung? Yg ingin ente cari itu sebenarnya apa sih dalam diskusi ini? Ingin mencari kebenaran atau pembenaran? Aneh……..!!!!!!!!!

            Allah kan sudah memberikan gambaran ttg kriteria golongan orang-orang yg mendapat laknat-Nya sebagaimana ayat-ayat yg telah ane sampaikan sebelumnya (QS An Nisaa [4]:93, QS Al Ahzab [33]:57, QS Ali ‘Imraan [3]:86-87, QS Al Maaidah [5]:33).

            Nah, menurut pendapat ente, Al Sisi termasuk gak dalam golongan orang-orang yg pantas mendapat laknat Allah tsb?

            Eh, kok jawabannya malah haram melaknat orang tertentu yg masih hidup, dan malah tanya lagi, apakah Al Sisi itu manusia atau gak. Ya, jelas manusia dong, emang monyet? Dan, emang ayat Allah tsb bukan bicara ttg manusia? Emang dalam ayat Allah tsb dijelaskan bhw yg dilaknat itu adalah golongan manusia yg masih hidup atau sudah mati? Emang ada pembatasan seperti itu dalam ayat tsb?

            Atau, dg jawaban tsb ente bermaksud ingin melarang Allah melaknat manusia tertentu yg masih hidup? Begitukah? Kalo memang begitu, apa hak ente melarang Allah melaknat manusia tertentu yg masih hidup? Emang ente itu Bossnya Allah?

            (*Geleng kepala sambil garuk-garuk padahal gak gatel saking herannya…..*)

          • Hamba Allah

            Baca aja semua comment2x .. dan kiriman photo2x itu… saya tidak suka mengulang2x tulisan. dan tidak suka orang yang mutar-mutar…..

          • Sejuki

            Sudah ane baca, tapi belum ada jawaban yg jelas menurut pandangan ente ttg sosok Al Sisi, apakah ente setuju atau tidak setuju bhw Al Sisi masuk dalam kriteria yg pantas mendapat laknat Allah. Gak jelas, kecuali cuman ngalor ngidul seputar hukum melaknat doang.

            Yg ada justeru hanyalah diskusi seputar hukum melaknat, sementara ente tidak sedikitpun menyinggung kriteria orang yg dilaknat Allah berdasar ayat-ayat al Qur’an yg sudah ada terkait langsung dg sosok Al Sisi.

            Oleh karena itu, amat wajar kalo ane menanyakannya langsung kepada ente.

            Nah, jawaban pasti ente ttg sosok Al Sisi itu sendiri gimana? Apakah juga masuk kategori golongan yg pantas dilaknat oleh Allah atau tidak sesuai dg kriteria yg telah digariskan Allah tsb?

            Mudah sekali kan? Ente tinggal jawab ‘setuju dilaknat’ atau ‘tidak setuju dilaknat’ dg argumennya masing-masing tentunya.

            Silahkan……………

          • Sejuki

            Terus gimana ttg sosok Al Sisi menurut pendapat ente? Masuk gak kategori orang yg pantas mendapat laknat Allah sebagaimana disebut pada ayat-ayat Allah yg telah ane kemukakan tsb?

          • Hamba Allah

            yahhhhh…..dari kemarin saya kirim ngak kamu baca….terus apa yang kamu komentari?….la ilaha illoh, muhammadurrosululloh. saya kalau ngirimnya dikit, ngak ke blok….kalau ngirimnya lebih dari sepuluhan baris, langsung moderasi…..

            downlaod aja. bacanya pake komputer… baca pake hp ya kelihatannya cuma titik…………baca dulu biar nyambung..

          • Sejuki

            Kecil sekali, gak kebaca. Gimana bisa nyambung?

            Apa gak bisa diposting langsung? Kalo gak bisa karena dimoderasi, ane kira bukan karena admin, tapi bisa saja ada kata tertentu yg telah dikunci oleh sistem, yg jika kata tsb dimuat, meski kalimat yg akan diposting tidak terlalu panjang, dijamin akan kena moderasi terus. Ane pernah juga mengalami hal seperti yg ente alami pada situs lain, yg kalo memuat kata tertentu umpamanya bod*h, b*bi, dll, maka posting gak pernah masuk-masuk alias dimoderasi terus.

            Coba cek dulu deh. Eh, jangan ketawa dulu, apalagi ketawa sendirian. Bisa gila beneran nanti ente.

          • Hamba Allah

            yang tertutup oleh -right-click to display spelling suggestion- adalah “tidak boleh mengatakan ‘laknatulloh ‘ala fulan’, atau Alllah melaknat si fulan.

            Youuuuuhhh.. bantahannya ada di dua fhoto diatas, baca dong. massa masih nanya. faham ngak semua yang saya tulis? kalau sudah faham baru komentar, kalau ngak faham, tanya mana yang ngak faham, biar kita buat “talaqqi” disini….hahahahahahahaa

          • Sejuki

            Itu bukan jawaban. Gak nyambung. Mana sanggahan atas tulisan ane? Jika ente tidak setuju dg apa yg ane tulis, mana bantahannya? Dan, di bagian mana yg ente tidak setuju itu? Tunjukkan dong.

            Ente itu ingin diskusi atau ingin ngoyo?

            Hallooooo……??????????????

          • Hamba Allah

            Butuh terjemah ngak?? halloooo

            Ibnu Taimiyah beribaca di Maju’ al Fatwa:

            ” واللعنة تجوز مطلقا لمن لعنه الله ورسوله ، وأما لعنة المعين فإن علم أنه مات كافرا جازت لعنته ، وأما الفاسق المعين فلا تنبغي لعنته لنهي النبي صلى الله عليه وسلم أن يلعن عبد الله بن حمار الذي كان يشرب الخمر ، مع أنه قد لعن شارب الخمر عموما ، مع أن في لعنة المعين إذا كان فاسقا أو داعيا إلى بدعة نزاعاً ” اهـ ” انتهى .

          • Sejuki

            Ingat, yg kita perbincangkan adalah Al Sisi bukan yg lainnya.

            Baiklah, kalo gitu ane copypaste saja komen ente 8 hari yg lalu pada point 3, sbb:

            3. Ulama menyelisihi Al Qur’an atau kamunya yang dangkal pemahaman, terus menuduh begitu? Imam Nawawi ketika mensyarah hadis ini, beliau secara tegas mengatakan bahwa melaknat individu tertentu hukumnya haram dan hukum ini di sepakati oleh ulama. Beliau menjelaskan dengan mengatakan (اتفق العلماء) itu artinya seluruh ulama sepakat.

            Pendapat ini juga merupakan pendapat Imam Al Bukhori, Imam Ahmad, Ibnu Taymiyah dan lain sebagainya. Apakah mereka semua itu ulama kualat? Jika seluruh ulama sudah kualat, siapa lagi ulama yang tersisi di muka bumi ini. Jangan sembarangan ngomong.

            Mari kita bahas, bandingkan dg al Qur’an. Banyak ayat dalam al Qur’an ttg laknat Allah kepada orang tertentu dg menyebut ktiterianya. Ane ambil cukup 3 (tiga) ayat saja, sbb:

            1. Dan barangsiapa yang membunuh seorang mukmin dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam, kekal ia di dalamnya dan Allah murka kepadanya, dan mengutukinya serta menyediakan azab yang besar baginya (QS An Nisaa [4]:93). Al Sisi Laknatullah sudah jelas masuk dalam kriteria ini, bahkan bukan seorang mukmin lagi tapi ribuan mukmin tak berdosa yg telah dia bunuh, yg dg sendirinya masuk kriteria orang yg pantas mendapat laknat Allah.

            2. Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. (QS Al Ahzab [33]:57). Al Sisi jelas masuk kategori menyakiti Allah dan Rasul-Nya karena telah melakukan tindakan Khianat (mengkhianati amanah rakyat Mesir), membunuh ribuan mukmin yg tidak pantas dibunuh, dan merampok kekuasaan dg cara paksa (Makar atau Kudeta).

            3. ….Allah tidak akan memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim. Mereka itu balasannya ialah bahwasanya laknat Allah ditimpakan kepada mereka (demikian pula) laknat para malaikat dan manusia seluruhnya.” (QS. Ali lmran [3]:86-87). Al Sisi jelas masuk kategori orang yg zalim karena telah membunuh orang yg tidak berhak dibunuh, merampok kekuasaan yg tidak berhak dia ambil (kudeta atau Makar), khianat (mengkhianati amanah rakyat Mesir).

            Dalam ayat lain disebut Allah juga melaknat orang-orang yg suka berbuat kerusakan di muka bumi, jelas Al Sisi juga masuk kategori orang yg telah berbuat kerusakan di muka bumi (QS Al Maaidah [5]:33).

            Kalo Allah melaknat, otomatis, Nabipun juga melaknat. Lalu dg alasan apa ulama yg ente sebutkan tsb kok malah melarang melaknat? Emang mereka lebih hebat dari Allah dan Rasul? Hallo???

            Terus terang saja, ane gak percaya kalo ulama-ulama sekaliber Imam Nawawi, Ibnu Taimiyah dan yg lainnya berani melarang melaknat orang tertentu sementara Allah dan Rasul-Nya malah membolehkan, karena gak mungkin mereka-mereka itu berani menentang Allah dan Rasul-Nya. Kalo toh ada juga larangan tsb, ane yakin larangan laknat tsb hanya terbatas kepada orang tertentu di luar dari kriteria yg digariskan al Qur’an dan al Hadits sebagaimana ayat-ayat yg telah ane kemukakan tsb.

            Ane amat yakin seyakin-yakinnya, jika Imam Nawawi, Ibnu Taimiyah dan yg sekaliber beliau lainnya masih hidup saat ini, mereka juga akan melaknat Al Sisi atas segala kejahatan kemanusiaan yg amat luar biasa yg telah dia lakukan.

            Atas apa yg telah ane uraikan ini, masih sajakah ente tetap bersikap sombong dan angkuh utk tetap tidak mengakui kesalahan dan bersedia mencabut tulisan yg amat menyakitkan sesama muslim tsb?

            Hallo?????????????????

          • Hamba Allah

            Baca lagi keatas, saya sudah sebutkan sebagian… baca lagi… diantara yang saya sebutkan Imam Bukhori, Imam Ahmad, Ibnu Taymiyah, Imam Nawawi. Dan lihat pernyataan imam Nawawi diatas. cek sendiri perkataannya itu di buku2xnya yang mensyarah hadis diatas.

            silahkan jawab juga dong pertanyaan2x diatas… jangan keras kepala, apalagi merasa seorang mujtahid..hohoho..

            1. Sekarang apa defenisi Teroris?? sertakan referensi.. jangan ngawur.
            2. SEBUTIN ULAMA MUJTAHID YANG BILANG Bahwa melaknat orang tertentu yang masih hidup itu boleh?
            3. Bagaimana anda berpendapat demikian, dan ulama lainnya ngak begitu, siapa yang bodoh?
            4. Sebutkan ayat al qur’an yang menaknat orang tertentu (sebutkan nama manusia yang dilaknat itu) dan orang itu masih hidup sewaktu al qu’an turun. Selain iblis yang sudah pasti masuk neraka.

            tafaddollllllllllllllllllllllll

          • Hamba Allah

            Saya sudah jelaskan bahwa ORANG YANG CARA BERFIKIRNYA seperti cara berfikir TERORIS, TIDAK SECARA OTOMATIS MENJADI TERORIS itu sendiri. dan bisa saja orang yang berfikir seperti berfikirnya teroris, BUKAN TERORIS, karena banyak faktor. karena teroris tidak hanya dilihat dari cara berfikir tapi yang lebih utama adalah perbuatan.

            Anda untuk membela pendapat anda itu, anda telah mengeluarkan tuduhan yang lebih parah dan lebih banyak dari itu. silahkan anda baca comment anda dari pertama sampai terakhir, hitung berapa tuduhan anda kepada saya. tapi bagi saya itu tidak masalah, karena anda yang akan mempertanggung jawabkannya di akhirat. ditambah lagi anda berbuat dosa yaitu melaknat. tidak kkah anda sadar dengan itu???

          • Hamba Allah

            Rudyno Nasrial

          • Rudyno Nasrial

            Mursi melakukan pemilihan referendum konstitusi tetap aja mayoritas rakyat memilih dia 63%,jadi mau apalagi?? Bahkan sesudah kudeta,malah pantauan middleeastmonitor 79% rakyat mesir MENOLAK KUDETA,silahkan anda cari tau apa itu middleeastmonitor. Sudahlah,kaum sekuler itu tidak mengakar di mesir,kalo ASSisi dan militer ga ikut campur ga akan itu terjadi kudeta dan mursi turun. Kata siapa mursi ga mau kompromi? Silahkan baca buku “tangisan presiden mursi” tulisan am waskito seorang ustad yg jg suka mengcounter pemikiran sesat. Oya bashar assad pantas dilaknat ga menurut anda? Sekilas anda berusaha objektif tapi pada akhirnya anda pun menyia2kan korban kebiadaban assisi ratusan hingga ribuan orang. Mursi baru memimpin setaun,dia bukan macam mubarok atau keluarga assaad yg turun temurun memelihara kekuasaannya, apa pantas militer turun tangan mengkudeta? Bukannya mengamankan?? Dari sini uda terlihat militer ingin kembali kekuasaan memanfaatkan perseteruan politik kaum sipil sekuler – islamis,bahkan sebagian diantara islamis. Beginilah kita,ada saudaranya yg naik bukannya didukung,ada kesalahan sedikit malah langsung dirongrong. Lihat sendiri akibatnya kudeta ini,malah mesir makin parah…..yg gigit jari sipil (baik sekuler atau islamis) yg dikadalin militer assisi. Kesalahan mursi cuma satu (bukan kesalahan,tidak pantas saya yg ga bisa apa2 ini nyebut itu kesalahan),yaitu belum menguasai militer yg pro islam! InsyaAllah amin Allah membukakan pintu hidayah pada perwira militer mesir yg bisa membantu rakyat mesir dan mursi.

          • Hamba Allah

            1. siapa yang mengatakan bahwa hadis-hadis yang diatas yang sahih itu telah di hapus oleh ayat Al Qur’an yang kamu sebutkan itu? Tidak seorang ulama pun di muka bumi ini (sepengetahuanku) yang mengatakan demikian.. Silahkan baca As Nash wa Al mansukh? Ingat! mengetahui hal ini adalah salah satu syarat mutlak yang harus di ketahui oleh seorang mujtahid sebagaimana yang disebutkan oleh Imam As Syafi’i.. Siapa bilang hadis-hadist itu mansukh?

            2. Kita tidak sedang bicara tentang hadis secara umum, tapi hadis-hadis yang saya sebutkan diatas itu secara khusus. Siapa bilang itu ada hadis palsunya? Baca dong buku hadis, jangan ngawur. Lihat derajat hadis itu.. jangan asal ngomong tentang hadis.

            3. Ulama menyelisihi Al Qur’an atau kamunya yang dangkal pemahaman, terus menuduh begitu? Imam Nawawi ketika mensyarah hadis ini, beliau secara tegas mengatakan bahwa melaknat individu tertentu hukumnya haram dan hukum ini di sepakati oleh ulama. Beliau menjelaskan dengan mengatakan (اتفق العلماء) itu artinya seluruh ulama sepakat.

            Pendapat ini juga merupakan pendapat Imam Al Bukhori, Imam Ahmad, Ibnu Taymiyah dan lain sebagainya. Apakah mereka semua itu ulama kualat? Jika seluruh ulama sudah kualat, siapa lagi ulama yang tersisi di muka bumi ini. Jangan sembarangan ngomong.

            4. Al Maidah ayat 33, sama sekali tidak berbicara tentang laknat-melaknat. Makanya fahami cara istidlal baru beristidlal. Jangan
            asal comot ayat kur’an kemudian ditafsirkan sendiri. Kamu itu bukan mufassir, bukan ulama, dan bukan mujtahid. Karena itu, jika bicara sandarkan pendapat anda pada pendapat ulama yang sudah mujtahid. Jangan ngawur. Jika tetap ngotot penafsiran surat
            al maidah ayat 33 berhubungan dengan laknat-melaknat, sebutkan
            referensinya dari buku-buku tafsir yang di akui.. jangan ngawur.

            5. Adapun jika Rasulullah Saw melaknat seseorang, itu adalah kekhususan bagi beliau, sebagaimana yang disebutkan didalam hadis Muslim. Dimana Rasulullah Saw hanya melaknat orang yang
            benar-benar berhak dilaknat dan rasulullah tahu mana yang berhak dilaknat karena wahyu turun kepadanya, sedangkan jika rasulllah melaknat orang yang tidak berhak dilaknat, maka itu akan menjadi kesucian dan pahala bagi orang tersebut sebagaimana doa Rasulullah Saw yang di sebutkan didalam hadis. Adapun bagi umatnya, seluruh ulama mengatakan bahwa tidak boleh melaknat orang tertentu selagi masih hidup di muka bumi.

            6. Saya berharap, sebelum bicara agama, cobalah di baca dulu masalah ini dengan matang, baru bicara. Jangan ngawur.

            7. Anda meminta saya untuk minta maaf padahal pendapat saya adalah pendapat para ulama, sedangkan pendapat anda adalah
            ngawur, bertentangan dengan sunnah Rasulllah, bertentangan dengan pendapat seluruh ulama, masih sok benar. Mikir bro… baca bro….

          • Sejuki

            Haduhhhhh….. Ini orang keangkuhannya, kesombongannya dan kekeras-kepalaannya semakin menjadi-jadi. Ini orang Islam model kayak apalagi?

            1. Dalam ilmu hadits, yg namanya hadits itu harus selaras dg al Qur’an artinya suatu hadits tidak boleh menyelisihi apalagi bertentangan dg al Qur’an. Jika ada hadits yg isinya menyelisihi apalagi bertentangan dg al Qur’an, maka wajib hukumnya ditolak, ragu saja tidak boleh. Nah, dalam konteks ini Allah swt dalam al Qur’an jelas-jelas mengutuk atau melaknat orang-orang yg suka berbuat kerusakan, suka merampok, suka membunuh yg kesemuanya itu jelas ada pada diri Al Sisi. Khusus utk membunuh ini, Allah swt amat tegas menerangkan bhw barang siapa membunuh seorang mu’min dg sengaja (apalagi ribuan orang seperti yg telah dilakukan Al Sisi), maka Allah murka dan mengutukinya (melaknatnya) dan neraka jahannamlah balasannya (QS An Nisaa [4]:193). Sementara ente bilang ada hadits yg melarang mengutuk atau melaknat. Jelas hadits ini bertentangan dg al Qur’an. Gimana mungkin ada hadits bertentangan dg Al Qur’an? Jelas hadits ini harus ditolak. Jika ente tetap ngotot memakai hadits tsb sebagai sesuatu yg benar, maka sebaiknya ente usulkan saja ke Allah atau ke seluruh ummat Islam di dunia agar Allah mencabut saja ayat-ayat ttg mengutuk atau melaknat tsb dalam al Qur’an. Tambah kualat lagi ente.

            2. Mau hadits umum kek, khusus kek, atau hadits apapun kek, jika sudah terbukti isinya menyelisihi apalagi bertentangan dg isi kandungan al Qur’an, maka wajib hukumnya ditolak, ragu saja tidak boleh. Ente tetap ngotot bhw hadits yg seperti itu benar dan shahih, kualat namanya. Sama saja dg terang-terangan menentang al Qur’an yg dg sendirinya menentang Allah itu sendiri. Tambah kualat lagi ente.

            3. Hadits saja jika sudah tidak sesuai dg isi kandungan al Qur’an, wajib hukumnya ditolak, gimana lagi perkataan atau pendapat ulama? Ngawur banget ini orang. Ngotot, keras kepala, tapi luput bin amburadul bin berantakan logikanya.

            4. Ayat al Qur’an bukan hanya al Maaidah ayat 33, tetapi 6600 lebih ayat. Kenapa al Ahzab ayat 57 gak ente singgung lagi? Kok cuman al Maaidah ayat 33 doang. Kalo ente tetap ngotot Al Maaidah ayat 33 tidak ada kaitannya dg kutuk mengutuk, itu namanya blo’on bin bahlul. Mengutuk atau melaknat atau apalah sinonimnya, tidak hanya terbatas pada kata mengutuk atau melaknat itu saja. Dalam ayat 33 Surah Al Maaidah tsb amat jelas disebutkan bhw orang-orang yg membuat kerusakan di muka bumi (jelas Al Sisi masuk dalam kategori ini) balasannya adalah dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dg bertimbal balik, atau dibuang dari negeri tempat kediamannya, dan yg demikian itu adalah sebagai PENGHINAAN utk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yg amat besar. Nah, itu semua (termasuk ada kata PENGHINAAN dan BEROLEH SIKSA YG AMAT BESAR DI AKHIRAT) apa bukan kutukan atau laknat Allah itu namanya? Berfikir kok sempit amat…!!! Tapi sok ngerti Islamnya hmmm…… selangit…!!! Memalukan sekali…!!!

            5. Sempit sekali fikiran ente ttg Rasulullah. Kalo Rasulullah saat ini masih hidup, Al Sisi kira-kira termasuk orang-orang yg berhak dilaknat oleh beliau atau bukan? Ngaca dong ngacaaaaaaa……!!!!

            6. Semua sudah ane kaji dg matang, ente saja yg masih mentah, logikanya lemah bin jungkir balik, fikirannya sempit, ngototnya setengah hidup. Angkuh dan sombongnya semakin menjadi-jadi. Gimana mungkin mengutuk orang yg jelas-jelas berpredikat perampok dan pembunuh (yg mana Allah dan Rasul-Nya juga mengutuk orang-orang sejenis Al Sisi) dikatakan sebagai berfikiran sama dg teroris? Sama saja dg mencap Allah dan Rasul-Nya juga teroris. Jika ente tidak segera bertobat, maka laknat Allah dan Rasul-Nya harus siap ente terima.

            7. Ente berpendapat sesuai dg pendapat ulama, yes, tidak salah. Tapi itu jelas pendapat yg amat keliru, karena bertentangan dg al Qur’an. Gimana mungkin ente sebagai seorang muslim kok tetap ngotot berpegang dg pendapat yg salah? Pendapat ulama tsb bisa saja diplintir. Sekarang ini zaman fitnah. Hadits saja bisa dipalsu, gimana lagi kalo cuman pendapat ulama? Berfikir itu yg cerdas dan kaffah dong. Jangan asal main untel tanpa dikunyah dulu. Hati-hati dalam mencerna suatu tulisan. Ukuran standarnya haruslah al Qur’an, bukan hadist apalagi pendapat ulama. Pokoknya apapun namanya (apakah itu hadits apalagi pendapat ulama), jika sudah menyelisihi apalagi bertentangan dg al Qur’an, maka wajib hukumnya ditolak, ragu saja tidak boleh. Ente mau minta maaf atau tidak, itu bukan urusan ane. Namun yg jelas, mencap orang lain sesama muslim yg telah mengutuk dan melaknat Al Sisi sebagai cara berfikir teroris yg berarti sama saja dg teroris itu sendiri, adalah dosa besar, dan hanya bisa terhapus jika ente meralat tulisan ente tsb disertai dg permintaan maaf. Ane sebagai sesama muslim hanya berkewajiban menyampaikan dan mengingatkan, selebihnya terserah ente, tanggung jawab ane sudah selesai. Jika tidak, maka entepun juga pantas utk dikutuk.

          • Hamba Allah

            1. Ayat-ayat Al qur’an tersebut tidak bertentangan dengan hadis-hadis diatas, karena Ayat Al Qur’an berbicara secara umum, tanpa menunjuk individu tertentu, sedangkan hadis-hadis diatas berbicara tentang “haramnya melaknat individu tertentu”. Jadi tidak ada kontradiksi antara ayat dan hadis-hadis diatas. Jadi dua-duanya tetap dilaksanakan.

            2. Anda mengatakan hadis2x itu sudah tidak dipakai lagi, karena bertentangan dengan ayat-alqur’an.. namun pertanyaan saya diatas tidak anda jawab:
            -Siapa ulama yang mengatakan bahwa hadis-hadis diatas telah
            di hapus oleh Al Ahzab ayat 57? (sorry, saya tidak percaya dengan pendapat anda, maka sebutkan ulama yang sependapat dengan anda yang di akui keilmuannya, karena saat ini zaman fitnah semua berbicara tentang agama, bahkan iblispun begitu).

            – Anda mengatakan bahwa hadis2x diatas terbukti bertentangan
            dengan Al qur’an, siapa yang telah membuktikannya? Sebutkan nama para ulama yang telah membuktikannya? Yang membuktikan tentunya para ulama dibidangnya, contohnya Imam Bukhori, Imam Muslim, Imam An Nawawi, Imam As Syafi’I dan para mujtahid lainnya, siapa yang telah mengatakan bahwa Ayat itu telah menghapus hadis-hadis diatas?

            3. QS. Surat An Nisa ayat 193??? Wakwkakkwakkawkw…tambah
            ngawur aja kamu itu, emang Surat An Nisa Sampe berapa ratus ayat? Hahahahhaa.. Surat An Nisa itu Cuma sampe 176 ayat.

            Ente sudah menentang seluruh ulama, mengatakan bahwa ulama2x itu kualat, aneh, NYEBUTIN AYAT AJA KAGAK BENAR.. Ngarang… Siapa ulama yang mengatakan bahwa ada surat
            an nisa ayat 193?? Ane tahu yang benernya ayat berapa yang kamu maksud, tapi cari sendiri aja.. biar ngak ngawur..hahahaha.. NYEBUTIN AYAT AJA KAGAK BENAR, SUDAH MAU MEMBUANG
            HADIS YANG MUTTAFAQ ‘ALAIHI (RIWAYAT BUKHORI DAN MUSLIM). Benar2x akhir zaman..

            4. Ayat2x al qur’an yang melaknat prilaku umum (pencuri,
            pembunuh, dan lain sebagainya) tanpa menunjuk indvidu tertentu (si fulan, si ali, si Amr dll), itu memang boleh, dan semua ayat2x tersebut berbicara tentang laknat pada permasalahan ini. Adapun melaknat si fulan (orang tertentu) itu tidak boleh sesuai (alias haram) dengan hadis2x sahih dari rasulllah… JADI NGAK PERLU
            MENGGANTI AL QUR’AN, KARENA YANG SALAH BUKAN AL QUR’ANNYA TAPI PENDAPAT orang yang sok mujtahid namun menyebutkan ayatpun ngak benar.. Sâmihnaa ya rabb…

            5. kata “Al Khizyu” dan kata ‘Al La’nat” adalah dua kata yang
            berbeda di segi makna dan penggunanan. Bahkan kata ‘Al hayat” dengan kata “Al ‘aisy” , juga “Al hasan” dengan “as Shaleh” didalam al qur’an juga berbeda makna dan penggunaannya. Makanya tafsirkan ayat al qur’an sesuai dengan tafsir ahlinya (Ahli Tafsir), yang ahli tentang bahasa Arab dan ahli didalam Islam. Jangan mengikuti orang yang jumlah ayat an nisa saja ngak tahu,
            malah mau nafsirkan seenak wae… kalau ngak tahu tentang makna bahasa arab, buka lisan Arab, As Shohah, dll, kalau masih kurang lihat gharib Al Qur’an, dan lain sebagainya. Jangan hanya
            mengandalkan imajinasimu..he

            6. Surat Al Maidah ayat 33, ngak nyambung dan ngak bisa dijadikan dalil untuk membolehkan melaknat orang tertentu. Jadi disimpan aja dulu, nanti kalau bicara hukum pelaku teror, seperti orang yang membom masjid dll, baru di keluarkan. Adapun surat al ahzab ayat 57 sudah saya bicarakan diatas sono. bilang aja kalau kamu itu ngak baca comment saya..cuma baca sekilas terus jawab. hmmm..

            6. Tidak usah berandai-andai. Rasulullah saw tidak akan
            kembali kedunia, wahyu telah terputus. Maka untuk masalah ini, ada Al Qur’dan sunnah sebagai pegangan, dengan pemahaman para ahlinya,bukan pemahaman orang yang ngak tahu surat
            an nisa berapa ayat. :D

            7. Kalau pendapat Imam Ahmad, Imam Al Bukhori, Imam Nawawi,
            Imam Ibnu Taymiyah, (bahkan Imam Nawawi mengatakan bahwa pendapat itu adalah pendapat yang di sepakati oleh para ulama), Jika pendapat mereka semua itu salah, ngawur, kualat, maka pendapat siapa yang benar?? Pendapat KAMU? APA KAMU PEMBAHARU ISLAM DI ABAD INI? haha

            8. Mencap orang lain sesama muslim yg telah mengutuk dan melaknat Al Sisi sebagai cara berfikir teroris” adalah DOSA
            BESAR” ? Masya Allah, Dosa besar adalah perbuatan yang dilarang didalam islam dan hukumannya telah di sebutkan oleh Al Qur’an maupun sunnah. Dengan demikian apa ayat al qur’an ataupun Sunnah yang mengatakan bahwa “Mencap orang lain
            sesama muslim yg telah mengutuk dan melaknat Al Sisi sebagai cara berfikir teroris” adalah DOSA BESAR” ?? A

            Anda menambah masalah baru, padahal masalah diatas masih amburadul.

          • Sejuki

            Hmmm…. Rupanya masih tetap keras kepala, angkuh dan sombong. Bahkan malah semakin menjadi-jadi lagi. Ane kira kemunculannya utk meralat apa yg udah ditulis dg diiringi permintaan maaf, eh gak taunya semakin ngeles. Mending ngelesnya bener.

            Tulisan ente gak satupun membantah apa yg ane tulis, kecuali ttg kekeliruan ane ketika menulis ayat al Qur’an Surah An Nisaa yg ente pakai sebagai hujjah. Memanfaatkan kesalahan tulis orang lain utk dipakai sebagai hujjah, sungguh cara yg amat kekanak-kanakkan. Tulisan itu ane ralat, tertulis QS An Nisaa [4]:193. Mestinya yg benar itu adalah QS An Nisaa [4]:93. Utk itu ane minta maaf atas kekeliruan tulis tsb. Begitulah sikap seorang muslim, kalo diingatkan cepat mengoreksi sambil dibarengi permintaan maaf. Gak kayak ente, udah tau keliru, eh tetap saja ngotot.

            Oke supaya gak melebar kemana-mana, ane kira kita kembali saja ke topiknya sesuai judul, yaitu ttg Al Sisi. Menurut ente, setujukah ente bhw Al Sisi itu adalah PERAMPOK, PEMBUNUH, BAHKAN JUGA PENGKHIANAT RAKYAT MESIR?

          • Hamba Allah

            1. itu tulisan saya semua itu ngak membantah tulisaN ente?
            jawab aja tuh pertanyaan2x saya.. ente bertanggung jawab terhadap setiap kata2x yang kamu sebutkan. dan kata2x harus kamu buktikan. bukan assumsi sendiri. sebutkan sumber dan ulama yang sesuai dengan pendapat ente?

            2. Dalam Masalah an nisa ayat 193 (he), jelas2x salah, dan jika kamu ngak minta maaf maka akan sangat memalukan.. jadi terpaksa minta maaf karena sudah benar2x salah. adapun pendapat saya, benar menurut saya dan di amini oleh para ulama. jadi kenapa harus minta maaf? Malah pendapat kamu yang ngak sesuai dengan pendapat para ulama yang ahli di bidang ini, harusnya kamu yang minta maaf, tapi saya tidak meminta anda untuk meminta maaf, karena meski kita berbeda pendapat, namun saya tetap menghormati pendapat anda, meski salah kafrah menurut saya. jadi tidak usah minta maaf.

            3. Selama ini kamu selalu menuduh saya sombong dan angkuh, namun siapa pun yang membaca comment kita diatas pasti akan mengambil kesimpulan bahwa kamu lah yang sombong dan angkuh… lihat saja, gaya bahasamu itu, gimana kamu merasa benar sendiri, menuduh orang sombong. memaksa orang lain meminta maaf, menuduh orang yang berbeda pendapat dengan anda dengan tuduhan2x yang tidak sepantasnya keluar dari seorang muslim, dan membanggakan diri sendiri..

            coba lihat perkataan kamu!
            “Begitulah sikap seorang muslim, kalo diingatkan cepat mengoreksi sambil dibarengi permintaan maaf. Gak kayak ente”

            Para ulama mengatakan:

            إعجاب المرء لنفسه دليل علي ضعف عقله

            4. AL HAFIDZ JENDERAL ABDUL FATTAH AS SISI ITU PERAMPOK, PEMBUNUH, BAHKAN JUGA PENGKHIANAT RAKYAT MESIR, ATAU BUKAN, ITU BUKANLAH TOPIK KITA..

            topik kita adalah:

            MELAKNAT ABDUL FATTAH AS SISI BOLEH APA TIDAK MENURUT SYARIAT?

          • Sejuki

            Sangat berkait erat dg topik kita, yaitu ttg sosok Al Sisi. Karena sosok inilah yg menjadi sumber perdebatan kita. Kenapa dibilang itu bukan topik kita?

            Ttg siapa yg angkuh dan sombong, biar Allah swt saja yg menilainya, dan juga pembaca disini tentunya.

            Ane tanya lagi, setujukah ente bahwa (Al Hafidz???) Jenderal Abdul Fattah Al Sisi itu adalah PERAMPOK, PEMBUNUH, bahkan juga PENGKHIANAT RAKYAT MESIR?

            Ente tinggal menjawab saja setuju atau tidak setuju, tentu dg argumennya masing-masing. Terserah mau ditinjau dari sudut pandang apa saja, dan alangkah baiknya jika ente meninjaunya dari sudut pandang agama.

            Kenapa ane tanyakan ttg ini, karena ttg sosok Al Sisi sebagai PERAMPOK dan PEMBUNUH (ane tambahkan kemudian dg istilah pengkhianat rakyat Mesir) ini tidak ada sedikitpun ente membahasnya apalagi menyanggahnya. Makanya ane ingin tahu jawaban atau pendapat ente

            Silahkan…!!!

          • Sejuki

            @Utk Sdrku Hamba Allah

            Dalam ilmu hadits, disebutkan bhw diamnya Nabi saw atas suatu perkara adalah tanda atau isyarat bhw beliau itu setuju terhadap perkara tsb. Begitu pula, ente terdiam ketika ane tanyakan ttg siapa itu sosok Al Sisi.

            Jadi jelas, karena ente juga diam, maka bisa disimpulkan entepun juga setuju bhw Al Sisi itu adalah PERAMPOK, PEMBUNUH, sekaligus juga adalah PENGKHIANAT RAKYAT MESIR.

            Seorang perampok, pembunuh dan juga pengkhianat, jelas masuk dalam kelompok pembuat kerusakan di muka bumi, musuh Allah dan Rasul-Nya, dan juga masuk dalam golongan TERORIS YANG SEBENARNYA. Siapapun orangnya yg masih punya hati nurani dan iman meski cuma secuil, pasti akan mengutuk Al Sisi, karena itu adalah sikap yg amat wajar, karena memang orang seperti Al Sisi itu pantas utk dikutuk. Allah dan Rasul-Nya saja mengutuk orang-orang yg seperti Al Sisi ini.

            Lalu dg alasan apa ente dg begitu tak merasa berdosanya, dg begitu angkuh dan sombongnya mencap mereka yg menentang Al Sisi seperti sdr @Astagnan sebagai orang yg cara berfikirnya sama dg CARA BERFIKIR TERORIS? Bukankah itu pernyataan yg amat menyakitkan sekaligus FITNAH YANG NYATA terhadap sesama muslim? Bukankah itu adalah pernyataan orang yg gak beda jauh isi kepalanya dg Al Sisi Laknatullah itu sendiri? Hmmm… Kemudian ente dg amat ANGKUH dan SOMBONGNYA malah tetap KERAS KEPALA utk tidak bersedia meralat tulisan sekaligus meminta maaf padahal ente sebenarnya tau bhw ente itu memang telah berbuat salah dalam menulis? Nabi saw pernah bilang bhw ada 2 (dua) hal penting yg banyak membuat orang masuk neraka, yaitu AL FARAJ (Kemaluan) dan AL LISAN (Lidah).

            Ente telah berbuat FITNAH yg nyata dg lidah ente sendiri (tulisan bermakna juga sebagai ucapan), sementara FITNAH itu lebih kejam dari pada MEMBUNUH (QS Al Baqarah [2]:217), bukankah itu namanya ente telah berbuat DOSA BESAR. Alasan apalagi ente membantah bhw ente telah berbuat DOSA BESAR padahal jelas-jelas ente telah melakukan FITNAH yg nyata?

            Apa sih susahnya mengakui kesalahan sendiri sekaligus minta maaf, padahal itu adalah langkah yg terbaik utk ente di dunia dan juga akhirat dalam konteks ini?

          • Hamba Allah

            saya bukan setuju dengan pendapat anda..
            Saya sudah mengirimkan komentar berkali2x namun kelihatannya, Admin Dakwatuna sangat cinta kepada anda dan berpihak kepada anda. Sehingga komentar anda di munculkan lansung, sedangkan koment saya harus moderasi dulu dan setelah itu tidak di munculkan sehingga seakan2x saya setuju. Mungkin ini makna dakwah menurut mereka

          • Sejuki

            Admin dg ane gak ada urusan. Itu bukan jawaban. Gak nyambung ente. Jika posting ente diblokir, buktinya tuh muncul juga.

            Sudah terlalu banyak ane menemui type orang yg kayak ente ini, keras kepala, angkuh, sombong, egois jika sudah menyangkut kepentingan dirinya sendiri. Mudah mencela orang lain, tapi gak mau dicela. Mudah mengeritik orang lain, tapi gak mau dikritik. Sok menasihati orang jangan begini dan begitu, eh ternyata diri sendiri malah melakukannya. Ingat posting pertama ente utk ane? Ente bilang jangan sembarangan menuduh karena Allah tidak menyuruh kita saling menuduh, eh ente sendiri malah menuduh orang dg tuduhan yg amat menyakitkan BERFIKIR DENGAN CARA TERORIS yg sama saja dg TERORIS itu sendiri. Ciri sifat munafik telah ente tampakkan disini.

            Ini pula yg membuat Islam itu selalu terpuruk, karena banyak dihuni oleh orang-orang yg begini ini (terlalu mudah mencari kesalahan orang lain, namun gak mau dibilang bersalah meski jelas-jelas salah).

            Hmmm……..

          • Guest

            Sorry saya hanya bisa kirim sesekali itupun ngak lebih dari beberapa baris. Saya bisa buktikan perkataan saya. kirim email kamu, nanti saya kirimkan photo tulisan “komentar anda sedang menunggu moderasi”.

          • Guest

            Lihaattt….

          • Sejuki

            Tetap saja ngeyel dan keras kepala. Ane kira kemunculan ente kali ini utk meralat tulisan ttg tudingan ke sesama muslim sebagai ORANG YANG CARA BERFIKIRNYA TERORIS dan sekaligus ucapan permintaan maaf sebagaimana layaknya muslim kebanyakan yg tau diri akan kekeliruannya. Eh, malah gak eh. Heran ane, sekaligus bingung, kok ada ya seorang yg ngaku muslim tapi sombongnya, angkuhnya dan keras kepalanya gak ketulungan? Hmmm….

            Ttg hadits-hadits larangan melaknat seorang mu’min, itu ente paksa-paksakan utk dipas-paskan dg kasus ente. Gak nyambung, gak pas alias lepas konteks. Laknat memang dilarang dalam konteks tanpa alasan yg dibenarkan secara syar’i, dan tidak boleh diumbar secara sembarangan. Allah dan Rasul-Nya tidak melarang seorang mukmin utk melaknat, hanya mengatur mana yg boleh mana yg tidak boleh atau diharamkan utk dilaknat.

            Melaknat dibolehkan sepanjang itu juga dibolehkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Sosok Al Sisi sudah termasuk kategori yg boleh dilaknat, sebagaimana juga sosok Fir;aun, Qabil, dll.

            Seorang Al Sisi, amatlah jelas dan terang-benderang, tak bisa disangkal oleh orang yg masih punya akal sehat sebagai seorang pengkhianat rakyat Mesir, Perampok kekuasaan yg sah, sekaligus pembunuh orang-orang yg tidak pantas dibunuh. Katakanlah ente tidak setuju ttg tudingan PENGKHIANAT dan PERAMPOK terhadap Al Sisi, tapi ente tidak punya alasan sedikitpun utk menolak bhw Al Sisi itu adalah seorang PEMBUNUH, bahkan PEMBUNUH MASSAL ORANG-ORANG TAK BERDOSA. Kecuali jika ente itu sudah tidak punya akal yg waras lagi dan juga sudah tidak punya hati nurani lagi.

            Dalam Islam, hukuman bagi seorang pembunuh (apalagi membunuh ribuan orang seperti yg telah dilakukan Al Sisi) yang paling pantas adalah hukuman mati.

            Seorang Al Sisi juga amat pantas dituding sebagai TERORIS. Bagaimana mungkin seorang muslim seperti @Astagnan (termasuk juga ane, Ikhwanul Muslimin dan pendukung Dr. Mursi lainnya, dan orang-orang yg masih punya iman dan masih punya hati nurani) yg anti kudeta, anti Al Sisi yg jelas-jelas Pembunuh, Pengkhianat, Perampok sekaligus Teroris tsb, kemudian ente tuding sebagai ORANG YANG CARA BERFIKIRNYA TERORIS yg berarti sama saja dg TERORIS itu sendiri? Jelas itu adalah tudingan yg gak berdasar, sembrono, ngawur, amat menyakitkan, sekaligus FITNAH YANG NYATA dan AMAT KEJI. Eh, payahnya lagi, ente malah tetap saja ngeyel bertahan dg kedunguannya, keangkuhannya, kesombongannya, kekeras-kepalaannya, bhw apa yg ente lakukan itu adalah benar.

            Tidak sadarkah ente bhw apa yg ente lakukan itu, sebenarnya itulah yg DIHARAMKAN oleh Allah dan Rasul-Nya?

            Hmmm………………

          • Hamba Allah

            Sorry jawabnya pake Photo, soalnya Message saya harus DI MODERASI DULU, berbeda DENGAN KOMENTARA ANDA yang langsung di terima… HHAHAHA

            Ralat tulisan dikit:
            No 2, pertanyaan terakhir, :: Siapa ulama yang mengatakan bahwa Melaknat orang tertentu yang masih hidup di bolehkan secara syari?

            No 6. tulisan yang di tutupi oleh : Right Click.. adalah (Orangnya sudah ditangkap dan mengakui kesalahannya)

          • Sejuki

            Pertanyaan yg amat bodoh hanya sekedar ingin mempertahankan apa yg sudah terlanjur salah agar kelihatan dianggap benar. Pertanyaan ente itu semakin mempertontonkan diri ente sendiri, bhw ente itu sebenarnya (maaf) bodoh.

            Kalo sudah Allah dan Rasul-Nya langsung yg mengatakan bhw melaknat orang tertentu yg masih hidup dibolehkan, buat apa lagi tanya ulama mana yg membolehkan? Kalo sudah Allah dan Rasul-Nya yg mengatakan seperti itu, tentu semua ulama gak ada yg menentangnya. Buat apa lagi bertanya?

            Aneh ini orang, maunya apa?

          • Hamba Allah

            Owh gitu.. kamu pakai al qur’an, terus para fuqoha, para mufassirin, dan para ahli hadis pake apa? PAKE HAWA NAFSU?? lailaha illaloh muhammadurrosululloh..

            Sungguh betul sabda Rasulullah Saw:

            إن الله لا يقبض العلم انتزاعا ينتزعه من الناس ولكن يقبض العلم بقبض العلماء حتى إذا لم يترك عالما اتخذ الناس رءوسا جهالا فسئلوا فأفتوا بغير علم فضلوا وأضلوا

          • Sejuki

            Kok gak nyambung? Sudah keras kepala, sombong, angkuh, gak nyambung lagi. Dan, bodohnya gak ketulungan.

            Tidak salah kalo dikatakan bhw ente itu sudah bisa dimasukkan dalam kelompok orang-orang yg menyakiti Allah dan Rasul-Nya, yaitu kelompok orang-orang yang zhalim.

            Terang-terangan telah menzhalimi saudara muslimnya sendiri. Sudah jelas menzhalimi, kemudian diberi masukan, dan terbukti tulisan telah menzhalimi saudara muslim sendiri, eh malah ngelunjak semakin keras kepala, gak ngaku lagi. Ente tidak takut laknat Allah akan menimpa?

            Jangan bawa-bawa nama Allah dan Rasul-Nyta, jika hati masih diliputi kesombongan dan keangkuhan. Percuma, karena Insya Allah akan semain membuat Allah swt murka.

          • Hamba Allah

            Para fuqoha, para mufassirin, dan para ahli hadis tidak sependapat dengan pendapat anda…
            Anda mengatakan bahwa anda mengikuti al qur’an?
            pertanyaan saya, apa yang di ikuti oleh para fuqoha, para mufassirin dan para Ahli hadis?
            Injil, taurat, zabur, hawanafsu atau apa?

          • Sejuki

            Kalo al Qur’an dan Al hadits membolehkan melaknat pada orang tertentu, lalu ada pihak selain di luar itu (di luar al Qur’an) katakanlah mufassirin, ahli hadits, fuqoha dll, malah melarang melaknat orang tertentu, kira-kira nyambung gak? Lebih kuat mana al Qur’an dan al Hadits atau yg selain itu? Kalo pun ada, tolong sebutkan, siapa mufassirin itu, fuqoha itu, atau ahli hadits itu yg malah melarang melaknat orang tertentu? Dan juga tolong sebutkan bunyi dari pernyataan tsb atau fatwa larangan tsb atau apalah namanya selengkapnya. Karena gak mungkin yg namanya pernyataan fuqoha, mufassirin, ahli hadits atau ulama yg kompeten itu bertentangan dg al Qur’an dan al Hadits.

          • Hamba Allah

            emang comment2x diatas kagak kamu baca?
            Masya Allah.. baca dong, baru comment… maaf tidak ada pengulangan.

            Al Qur’an membolehkan melaknat orang tertentu??
            Sebut nama orang yang tertentu (manusia/jin) yang dilaknat al qur’an, dan saat ayat turun orang manusia dan jin itu masih hidup?

            Selain IBlis……… karena iblis sudah pasti masuk neraka.

          • Sejuki

            Gak ada. Yg ada cuman yg berbahasa Arab, sedangkan diskusi ini dalam bahasa umum yaitu bahasa Indonesia. Mana ulama atau ahli hadits yg melarang melaknat orang tertentu? Tunjukkan dong bukti itu.

            Kalo ada yg berbahasa Arab, mana terjemahannya? Silahkan…!!!

          • Hamba Allah

            INi orangnya.. saya ngak terjemahin kebahasa indonesia… Massa “Mujtahid” minta terjemahan..malu lah..bahasa arab itu syarat ijtihad…:D

            Kita sedang bicara tentang islam. Al qur’an dan sunnah pake bahasa arab. Jadi ini kunci utamanya. “Sesungguhnya Kami telah menurunkan al qur’an dengan bahasa arab agar kamu berfikir (yusuf: 2).

          • Sejuki

            Itu bukan jawaban. Gak nyambung. Ngapain nongol kalo gak nyambung? Ente itu diskusi dg orang Arab atau dg orang Indonesia?

            Ingat diskusi kita ini diikuti oleh orang Indonesia bukan orang Arab. Ane yakin banyak yg ngikutin diskusi kita ini yg hanya tau bahasa Indonesia.

            Al Qur’an memang diturunkan dalam bahasa Arab karena kebetulan turunnya di jazirah Arab sana. Tetapi orang cerdas pasti tau bhw al Qur’an diturunkan utk semua ummat manusia. Oleh karena itu jika sampai ke negara manapun maka harus diterjemahkan ke negara ybs.

            Lha, ente ini maunya apa? Da’wah atau ngoyo sambil tepuk dada, “nih gue, hebat kan karena berbahasa Arab”? Semakin menambah indikasi akan angkuh dan sombongnya perangai ente. Bukannya merendah, tapi malah semakin angkuh yg semakin jauh dari nilai-nilai Islam. Ente kan merasa benar, karena telah menghina dan melukai perasaan sesama muslim. Kebenaran kan harus disebar-luaskan. Gimana mungkin ente da’wah bhw yg ente tulis itu benar tapi gak dimengerti orang? Gimana mungin ente mempertahankan kebenaran sementara apa yg ente sampaikan malah gak nyambung?

            Hallooooo……??????

          • Hamba Allah

            1. soalnya kan saya tidak tahu, kamu bisa bahasa arab apa tidak? faham ngak bahasa arab?
            2. Dalam debate/diskusi hukum islam, bahasa arab kan syarat dalam memahami al qur’an dan sunnah, dan pendpat para ulama, ditambah karena minimnya ulama mujtahid yang berasal dari indonesia, bahkan saya tidak tahu ada apa tidak.
            3. Kamu kan tidak percaya dengan saya. Jadi kalaupun saya terjemahkan, kamu tidak akan percaya dengan terjemahan saya. Akhirnya sama saja NOL. jadi saya sebutkan ayat al qur’annya, kamu cek terjemahannya, dan saya sebutkan nama bukunya dan penerbitnya serta halamannya dan bunyinya, biar kamu bisa cek isinya di dalam buku aslinya dan kamu bertanya kepada orang yang kamu percaya tentang terjemahnya..begitu bro….KOK MALAH SAYA YANG NGAK NYAMBUNG.? yang ngak faham lah yang ngak nyambung…

          • Sejuki

            Lho? Ini alibi model kayak apa lagi?

            Kalo memang apa yg ane uraikan salah, bilang dong salah, dan dimana salahnya, mari kita diskusikan sama-sama. Tapi, kalo benar (memang tidak bisa dibantah lagi), ya bilang juga dong benar. Apa sih susahnya?

            Kemudian, ente belum apa-apa sudah buruk sangka duluan dg mengatakan bhw jika diterjemahkan ane gak bakal percaya dg terjemahan ente tsb. Ini buruk sangka yg amat nyata yg jelas-jelas dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya. Gimana ente tau bhw ane bakal gak percaya dg apa yg ente terjemahkan, sementara dilakukan saja belum? Padahal gayanya selangit ketika menasihati orang, jangan buruk sangka. Padahal diri sendiri secara terang-terangan melakukannya. Waduh, hebat sekali ngibulnya. Bahkan sikap munafik yg nyata semakin ente tampakkan disini. Ente gak takut akan laknat Allah yg juga bisa menimpa kepada ente?

            Bertambah lagi saru cap utk ente, yaitu telah berburuk sangka yg nyata kepada orang lain.

            Jadi, yg ente mau itu sebenarnya apa sih? Hallo??? Aneh….!!!!!

          • Hamba Allah

            1. Ente baca ngak sih comment saya? wong semua kata2x ente dah saya bantah diatas… bantahan untuk semua ayat2x itu hanya satu bantahan…karena itu sudah cukup untuk menghancurkan dalil dan istidlal ayat2x itu terhadap masalah kita.

            2. MASALAHNYA DARI TADI KAMU BELUM BILANG, KAMU FAHAM BAHASA ARAB APA TIDAK.? KALAU BILANG NGAK FAHAM, KAN BISA SAYA TERJEMAHKAN.. faham ngak?

            3. Itu ada TIGA PHOTO, coba di baca

            4. Coba kamu bantah ayat alquran surat ali imran diatas, dan hadis2x diatas semuanya, dan juga dalil aqli itu…buktikan jika pendapatmu yang benar, dengan membantah dalil2x itu, dan dengan membuktikan bahwa tidak ada kontradiksi antara ayat itu dengan ayat2x kamu, serta dengan hadis..DENGAN MENYERTAKAN PERNYATAAN PAKAR DI BIDANGNYA.. di bidang hadis: ulama hadis, dan di bidang fiqh, ulama fiqh…

            silahkan……!!!!

          • Hamba Allah

            1. Ente baca ngak sih comment saya? wong semua kata2x ente dah saya bantah diatas… bantahan untuk semua ayat2x itu hanya satu bantahan…karena itu sudah cukup untuk menghancurkan dalil dan istidlal ayat2x itu terhadap masalah kita.

            2. MASALAHNYA DARI TADI KAMU BELUM BILANG, KAMU FAHAM BAHASA ARAB APA TIDAK.? KALAU BILANG NGAK FAHAM, KAN BISA SAYA TERJEMAHKAN.. faham ngak?

            3. Itu ada TIGA PHOTO, coba di baca

            4. Coba kamu bantah ayat alquran surat ali imran diatas, dan hadis2x diatas semuanya, dan juga dalil aqli itu…buktikan jika pendapatmu yang benar, dengan membantah dalil2x itu, dan dengan membuktikan bahwa tidak ada kontradiksi antara ayat itu dengan ayat2x kamu, serta dengan hadis..DENGAN MENYERTAKAN PERNYATAAN PAKAR DI BIDANGNYA.. di bidang hadis: ulama hadis, dan di bidang fiqh, ulama fiqh…

            silahkan……!!!!

          • Sejuki

            Ane tidak faham bahasa Arab. Silahkan diterjemahkan saja. Ttg foto gak bisa dibaca. Kekecilan.

          • Sejuki

            Itu bukan jawaban. Gak nyambung. Ngapain nongol kalo gak nyambung? Ente itu diskusi dg orang Arab atau dg orang Indonesia?

            Ingat diskusi kita ini diikuti oleh orang Indonesia bukan orang Arab. Ane yakin banyak yg ngikutin diskusi kita ini yg hanya tau bahasa Indonesia.

            Al Qur’an memang diturunkan dalam bahasa Arab karena kebetulan turunnya di jazirah Arab sana. Tetapi orang cerdas pasti tau bhw al Qur’an diturunkan utk semua ummat manusia. Oleh karena itu jika sampai ke negara manapun maka harus diterjemahkan ke negara ybs.

            Lha, ente ini maunya apa? Da’wah atau ngoyo sambil tepuk dada, “nih gue, hebat kan karena berbahasa Arab”? Semakin menambah indikasi akan angkuh dan sombongnya perangai ente. Bukannya merendah, tapi malah semakin angkuh yg semakin jauh dari nilai-nilai Islam. Ente kan merasa benar, karena telah menghina dan melukai perasaan sesama muslim. Kebenaran kan harus disebar-luaskan. Gimana mungkin ente da’wah bhw yg ente tulis itu benar tapi gak dimengerti orang? Gimana mungin ente mempertahankan kebenaran sementara apa yg ente sampaikan malah gak nyambung?

            Hallooooo……??????

          • Hamba Allah

            INi orangnya.. saya ngak terjemahin kebahasa indonesia… Massa “Mujtahid” minta terjemahan..malu lah..bahasa arab itu syarat ijtihad…:D

            Kita sedang bicara tentang islam. Al qur’an dan sunnah pake bahasa arab. Jadi ini kunci utamanya. “Sesungguhnya Kami telah menurunkan al qur’an dengan bahasa arab agar kamu berfikir (yusuf: 2).

          • slamet

            Assalamualaikum bpk2 komentator, sy ingatkan utk tidak larut dalam perdebatan, jangan saling mencela ( siapa tahu yg kita cela lebih baik dari yg mencela_peringatan Allah ). anda masing2 bebas perjuangkan apa yg menurut anda benar, dan ingatlah bahwa akherat adalah tempat kembali dan pembalasannya, oleh karena itu jangan sampai salah memperjuangkan sesuatu.

          • Sejuki

            Wa’alaikum salaam wr wb.

            Berdebat dg maksud utk mencari kebenaran, dibolehkan, bahkan amatlah dianjurkan. Mestinya posting ente itu ente tujukan kepada si @Hamba Allah, karena dia yg terlebih dahulu melakukan pencelaan atau mencap orang lain yg amat menyakitkan dg sebutan berfikir cara Teroris yg berarti sama saja dg Teroris itu sendiri hanya karena orang tsb gak sabar utk menunggu kabar kematian Al Sisi Laknatullah.

            Silahkan ente cek komen si @Hamba Allah terhadap saudara @Astagnan (posting paling atas) yg amat menyakitkan. Dan, anehnya si @Hamba Allah hingga detik ini tetap ngotot bhw apa yg dia tulis itu adalah benar, padahal dia sendiri sering menasihati orang lain janganlah melakukan hal yg seperti itu. Orang lain gak boleh mencela, eh dia sendiri ternyata malah boleh.

            Aneh kan???????

          • Hamba Allah

            hahahhahaa..
            Bro. Pak slamet itu mengomentari anda, karena kata2x anda yang hampir semuanya kasar. Didalam Diskusi itu yang di komentari adalah topik yang sedang di bahas. Bukan menyerang, orang yang dilawan diskusi atau debat. Pak slamet sedang menasehati anda, kok malah menolak nasehat dan melimpahkannya kepada saya..:D

            Kalau saya jadi kamu, maka saya akan mengatakan kepada pak slamet. Terima Kasih pak atas nasehatnya. Bukan malah mengalihakan nasehat itu keorang lain atau memerintahkan pak slamet untuk membaca lagi. Karena saya yakin, beliau sudah membaca komen2x kita dan menyimpulkan siapa yang bahasanya kurang enak, kemudian beliau memberikan nasehat. Yang saya fahami, nasehat itu untuk semua komentator, secara umum, dan kepada anda secara khusus.

          • Hamba Allah

            Terima kasih pak slamet atas nasehatnya.

          • anti syiah

            haha.. sering nemu orang kaya gini.. syiaaahh

          • Hamba Allah

            Orang yang melarang melaknat orang tertentu itu pasti syiah ya? masya Allah… anda luar bisa..

          • Hamba Allah

            LIhat bro…. Perkataan anda”Gak nyambung ente. Jika posting ente diblokir, buktinya tuh muncul juga” lihat paling bawah, benar2x nyambung”…dan hampir 10 kali saya kirim..tapi moderasi mulu..

          • sahli

            @hamba Allah ini orang gila, dia kabur dari RS Jiwa, dia dulunya mimpi jadi ahli agama, tapi karna ga kesampean otaknya jadi error jadi ga usah diladenin.

          • Hamba Allah

            Ulama berkata:
            ترك الجواب علي الجاهل جواب
            artinya bagi yang ngak faham:
            “Tidak menjawab perkataan orang bodoh, adalah jawaban yang tepat untuknya”.

          • Guest

            Ente baca jawabannya pake photo ya bro!!he..
            no 4. Jangan memilih-milih hadis sesuai dengan hawan nasfu, wong jelas dosa orang yang melaknat seorang mukmin sama dengan dosa orang yang membunuh seorang mukmin. Bukan kah itu dosa besar?.

          • Hamba Allah

            Lihat tuh..lagi di moderasi..ngak keluar2x setelah itu..haha

          • hamba Allah

            Sorry bro.. saya kirimnya pake photo.. soalnya ini jalan yang masih terbuka…

          • Sejuki

            Hmmm…. Rupanya masih tetap keras kepala, angkuh dan sombong. Bahkan malah semakin menjadi-jadi lagi. Ane kira kemunculannya utk meralat apa yg udah ditulis dg diiringi permintaan maaf, eh gak taunya semakin ngeles. Mending ngelesnya bener.

            Tulisan ente gak satupun membantah apa yg ane tulis, kecuali ttg kekeliruan ane ketika menulis ayat al Qur’an Surah An Nisaa yg ente pakai sebagai hujjah. Memanfaatkan kesalahan tulis orang lain utk dipakai sebagai hujjah, sungguh cara yg amat kekanak-kanakkan. Tulisan itu ane ralat, tertulis QS An Nisaa [4]:193. Mestinya yg benar itu adalah QS An Nisaa [4]:93. Utk itu ane minta maaf atas kekeliruan tulis tsb. Begitulah sikap seorang muslim, kalo diingatkan cepat mengoreksi sambil dibarengi permintaan maaf. Gak kayak ente, udah tau keliru, eh tetap saja ngotot.

            Oke supaya gak melebar kemana-mana, ane kira kita kembali saja ke topiknya sesuai judul, yaitu ttg Al Sisi. Menurut ente, setujukah ente bhw Al Sisi itu adalah PERAMPOK, PEMBUNUH, BAHKAN JUGA PENGKHIANAT RAKYAT MESIR?

          • Hamba Allah

            1. Ayat-ayat Al qur’an tersebut tidak bertentangan dengan hadis-hadis diatas, karena Ayat Al Qur’an berbicara secara umum, tanpa menunjuk individu tertentu, sedangkan hadis-hadis diatas berbicara tentang “haramnya melaknat individu tertentu”. Jadi tidak ada kontradiksi antara ayat dan hadis-hadis diatas. Jadi dua-duanya tetap dilaksanakan.

            2. Anda mengatakan hadis2x itu sudah tidak dipakai lagi, karena bertentangan dengan ayat-alqur’an.. namun pertanyaan saya diatas tidak anda jawab:
            -Siapa ulama yang mengatakan bahwa hadis-hadis diatas telah
            di hapus oleh Al Ahzab ayat 57? (sorry, saya tidak percaya dengan pendapat anda, maka sebutkan ulama yang sependapat dengan anda yang di akui keilmuannya, karena saat ini zaman fitnah semua berbicara tentang agama, bahkan iblispun begitu).

            – Anda mengatakan bahwa hadis2x diatas terbukti bertentangan
            dengan Al qur’an, siapa yang telah membuktikannya? Sebutkan nama para ulama yang telah membuktikannya? Yang membuktikan tentunya para ulama dibidangnya, contohnya Imam Bukhori, Imam Muslim, Imam An Nawawi, Imam As Syafi’I dan para mujtahid lainnya, siapa yang telah mengatakan bahwa Ayat itu telah menghapus hadis-hadis diatas?

            3. QS. Surat An Nisa ayat 193??? Wakwkakkwakkawkw…tambah
            ngawur aja kamu itu, emang Surat An Nisa Sampe berapa ratus ayat? Hahahahhaa.. Surat An Nisa itu Cuma sampe 176 ayat.

            Ente sudah menentang seluruh ulama, mengatakan bahwa ulama2x itu kualat, aneh, NYEBUTIN AYAT AJA KAGAK BENAR.. Ngarang… Siapa ulama yang mengatakan bahwa ada surat
            an nisa ayat 193?? Ane tahu yang benernya ayat berapa yang kamu maksud, tapi cari sendiri aja.. biar ngak ngawur..hahahaha.. NYEBUTIN AYAT AJA KAGAK BENAR, SUDAH MAU MEMBUANG
            HADIS YANG MUTTAFAQ ‘ALAIHI (RIWAYAT BUKHORI DAN MUSLIM). Benar2x akhir zaman..

            4. Ayat2x al qur’an yang melaknat prilaku umum (pencuri,
            pembunuh, dan lain sebagainya) tanpa menunjuk indvidu tertentu (si fulan, si ali, si Amr dll), itu memang boleh, dan semua ayat2x tersebut berbicara tentang laknat pada permasalahan ini. Adapun melaknat si fulan (orang tertentu) itu tidak boleh sesuai (alias haram) dengan hadis2x sahih dari rasulllah… JADI NGAK PERLU
            MENGGANTI AL QUR’AN, KARENA YANG SALAH BUKAN AL QUR’ANNYA TAPI PENDAPAT orang yang sok mujtahid namun menyebutkan ayatpun ngak benar.. Sâmihnaa ya rabb…

            5. kata “Al Khizyu” dan kata ‘Al La’nat” adalah dua kata yang
            berbeda di segi makna dan penggunanan. Bahkan kata ‘Al hayat” dengan kata “Al ‘aisy” , juga “Al hasan” dengan “as Shaleh” didalam al qur’an juga berbeda makna dan penggunaannya. Makanya tafsirkan ayat al qur’an sesuai dengan tafsir ahlinya (Ahli Tafsir), yang ahli tentang bahasa Arab dan ahli didalam Islam. Jangan mengikuti orang yang jumlah ayat an nisa saja ngak tahu,
            malah mau nafsirkan seenak wae… kalau ngak tahu tentang makna bahasa arab, buka lisan Arab, As Shohah, dll, kalau masih kurang lihat gharib Al Qur’an, dan lain sebagainya. Jangan hanya
            mengandalkan imajinasimu..he

            6. Surat Al Maidah ayat 33, ngak nyambung dan ngak bisa dijadikan dalil untuk membolehkan melaknat orang tertentu. Jadi disimpan aja dulu, nanti kalau bicara hukum pelaku teror, seperti orang yang membom masjid dll, baru di keluarkan. Adapun surat al ahzab ayat 57 sudah saya bicarakan diatas sono. bilang aja kalau kamu itu ngak baca comment saya..cuma baca sekilas terus jawab. hmmm..

            6. Tidak usah berandai-andai. Rasulullah saw tidak akan
            kembali kedunia, wahyu telah terputus. Maka untuk masalah ini, ada Al Qur’dan sunnah sebagai pegangan, dengan pemahaman para ahlinya,bukan pemahaman orang yang ngak tahu surat
            an nisa berapa ayat. :D

            7. Kalau pendapat Imam Ahmad, Imam Al Bukhori, Imam Nawawi,
            Imam Ibnu Taymiyah, (bahkan Imam Nawawi mengatakan bahwa pendapat itu adalah pendapat yang di sepakati oleh para ulama), Jika pendapat mereka semua itu salah, ngawur, kualat, maka pendapat siapa yang benar?? Pendapat KAMU? APA KAMU PEMBAHARU ISLAM DI ABAD INI? haha

            8. Mencap orang lain sesama muslim yg telah mengutuk dan melaknat Al Sisi sebagai cara berfikir teroris” adalah DOSA
            BESAR” ? Masya Allah, Dosa besar adalah perbuatan yang dilarang didalam islam dan hukumannya telah di sebutkan oleh Al Qur’an maupun sunnah. Dengan demikian apa ayat al qur’an ataupun Sunnah yang mengatakan bahwa “Mencap orang lain
            sesama muslim yg telah mengutuk dan melaknat Al Sisi sebagai cara berfikir teroris” adalah DOSA BESAR” ?? A

            Anda menambah masalah baru, padahal masalah diatas masih amburadul.

          • Sejuki

            Haduhhhhh….. Ini orang keangkuhannya, kesombongannya dan kekeras-kepalaannya semakin menjadi-jadi. Ini orang Islam model kayak apalagi?

            1. Dalam ilmu hadits, yg namanya hadits itu harus selaras dg al Qur’an artinya suatu hadits tidak boleh menyelisihi apalagi bertentangan dg al Qur’an. Jika ada hadits yg isinya menyelisihi apalagi bertentangan dg al Qur’an, maka wajib hukumnya ditolak, ragu saja tidak boleh. Nah, dalam konteks ini Allah swt dalam al Qur’an jelas-jelas mengutuk atau melaknat orang-orang yg suka berbuat kerusakan, suka merampok, suka membunuh yg kesemuanya itu jelas ada pada diri Al Sisi. Khusus utk membunuh ini, Allah swt amat tegas menerangkan bhw barang siapa membunuh seorang mu’min dg sengaja (apalagi ribuan orang seperti yg telah dilakukan Al Sisi), maka Allah murka dan mengutukinya (melaknatnya) dan neraka jahannamlah balasannya (QS An Nisaa [4]:193). Sementara ente bilang ada hadits yg melarang mengutuk atau melaknat. Jelas hadits ini bertentangan dg al Qur’an. Gimana mungkin ada hadits bertentangan dg Al Qur’an? Jelas hadits ini harus ditolak. Jika ente tetap ngotot memakai hadits tsb sebagai sesuatu yg benar, maka sebaiknya ente usulkan saja ke Allah atau ke seluruh ummat Islam di dunia agar Allah mencabut saja ayat-ayat ttg mengutuk atau melaknat tsb dalam al Qur’an. Tambah kualat lagi ente.

            2. Mau hadits umum kek, khusus kek, atau hadits apapun kek, jika sudah terbukti isinya menyelisihi apalagi bertentangan dg isi kandungan al Qur’an, maka wajib hukumnya ditolak, ragu saja tidak boleh. Ente tetap ngotot bhw hadits yg seperti itu benar dan shahih, kualat namanya. Sama saja dg terang-terangan menentang al Qur’an yg dg sendirinya menentang Allah itu sendiri. Tambah kualat lagi ente.

            3. Hadits saja jika sudah tidak sesuai dg isi kandungan al Qur’an, wajib hukumnya ditolak, gimana lagi perkataan atau pendapat ulama? Ngawur banget ini orang. Ngotot, keras kepala, tapi luput bin amburadul bin berantakan logikanya.

            4. Ayat al Qur’an bukan hanya al Maaidah ayat 33, tetapi 6600 lebih ayat. Kenapa al Ahzab ayat 57 gak ente singgung lagi? Kok cuman al Maaidah ayat 33 doang. Kalo ente tetap ngotot Al Maaidah ayat 33 tidak ada kaitannya dg kutuk mengutuk, itu namanya blo’on bin bahlul. Mengutuk atau melaknat atau apalah sinonimnya, tidak hanya terbatas pada kata mengutuk atau melaknat itu saja. Dalam ayat 33 Surah Al Maaidah tsb amat jelas disebutkan bhw orang-orang yg membuat kerusakan di muka bumi (jelas Al Sisi masuk dalam kategori ini) balasannya adalah dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dg bertimbal balik, atau dibuang dari negeri tempat kediamannya, dan yg demikian itu adalah sebagai PENGHINAAN utk mereka di dunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yg amat besar. Nah, itu semua (termasuk ada kata PENGHINAAN dan BEROLEH SIKSA YG AMAT BESAR DI AKHIRAT) apa bukan kutukan atau laknat Allah itu namanya? Berfikir kok sempit amat…!!! Tapi sok ngerti Islamnya hmmm…… selangit…!!! Memalukan sekali…!!!

            5. Sempit sekali fikiran ente ttg Rasulullah. Kalo Rasulullah saat ini masih hidup, Al Sisi kira-kira termasuk orang-orang yg berhak dilaknat oleh beliau atau bukan? Ngaca dong ngacaaaaaaa……!!!!

            6. Semua sudah ane kaji dg matang, ente saja yg masih mentah, logikanya lemah bin jungkir balik, fikirannya sempit, ngototnya setengah hidup. Angkuh dan sombongnya semakin menjadi-jadi. Gimana mungkin mengutuk orang yg jelas-jelas berpredikat perampok dan pembunuh (yg mana Allah dan Rasul-Nya juga mengutuk orang-orang sejenis Al Sisi) dikatakan sebagai berfikiran sama dg teroris? Sama saja dg mencap Allah dan Rasul-Nya juga teroris. Jika ente tidak segera bertobat, maka laknat Allah dan Rasul-Nya harus siap ente terima.

            7. Ente berpendapat sesuai dg pendapat ulama, yes, tidak salah. Tapi itu jelas pendapat yg amat keliru, karena bertentangan dg al Qur’an. Gimana mungkin ente sebagai seorang muslim kok tetap ngotot berpegang dg pendapat yg salah? Pendapat ulama tsb bisa saja diplintir. Sekarang ini zaman fitnah. Hadits saja bisa dipalsu, gimana lagi kalo cuman pendapat ulama? Berfikir itu yg cerdas dan kaffah dong. Jangan asal main untel tanpa dikunyah dulu. Hati-hati dalam mencerna suatu tulisan. Ukuran standarnya haruslah al Qur’an, bukan hadist apalagi pendapat ulama. Pokoknya apapun namanya (apakah itu hadits apalagi pendapat ulama), jika sudah menyelisihi apalagi bertentangan dg al Qur’an, maka wajib hukumnya ditolak, ragu saja tidak boleh. Ente mau minta maaf atau tidak, itu bukan urusan ane. Namun yg jelas, mencap orang lain sesama muslim yg telah mengutuk dan melaknat Al Sisi sebagai cara berfikir teroris yg berarti sama saja dg teroris itu sendiri, adalah dosa besar, dan hanya bisa terhapus jika ente meralat tulisan ente tsb disertai dg permintaan maaf. Ane sebagai sesama muslim hanya berkewajiban menyampaikan dan mengingatkan, selebihnya terserah ente, tanggung jawab ane sudah selesai. Jika tidak, maka entepun juga pantas utk dikutuk.

          • Hamba Allah

            1. siapa yang mengatakan bahwa hadis-hadis yang diatas yang sahih itu telah di hapus oleh ayat Al Qur’an yang kamu sebutkan itu? Tidak seorang ulama pun di muka bumi ini (sepengetahuanku) yang mengatakan demikian.. Silahkan baca As Nash wa Al mansukh? Ingat! mengetahui hal ini adalah salah satu syarat mutlak yang harus di ketahui oleh seorang mujtahid sebagaimana yang disebutkan oleh Imam As Syafi’i.. Siapa bilang hadis-hadist itu mansukh?

            2. Kita tidak sedang bicara tentang hadis secara umum, tapi hadis-hadis yang saya sebutkan diatas itu secara khusus. Siapa bilang itu ada hadis palsunya? Baca dong buku hadis, jangan ngawur. Lihat derajat hadis itu.. jangan asal ngomong tentang hadis.

            3. Ulama menyelisihi Al Qur’an atau kamunya yang dangkal pemahaman, terus menuduh begitu? Imam Nawawi ketika mensyarah hadis ini, beliau secara tegas mengatakan bahwa melaknat individu tertentu hukumnya haram dan hukum ini di sepakati oleh ulama. Beliau menjelaskan dengan mengatakan (اتفق العلماء) itu artinya seluruh ulama sepakat.

            Pendapat ini juga merupakan pendapat Imam Al Bukhori, Imam Ahmad, Ibnu Taymiyah dan lain sebagainya. Apakah mereka semua itu ulama kualat? Jika seluruh ulama sudah kualat, siapa lagi ulama yang tersisi di muka bumi ini. Jangan sembarangan ngomong.

            4. Al Maidah ayat 33, sama sekali tidak berbicara tentang laknat-melaknat. Makanya fahami cara istidlal baru beristidlal. Jangan
            asal comot ayat kur’an kemudian ditafsirkan sendiri. Kamu itu bukan mufassir, bukan ulama, dan bukan mujtahid. Karena itu, jika bicara sandarkan pendapat anda pada pendapat ulama yang sudah mujtahid. Jangan ngawur. Jika tetap ngotot penafsiran surat
            al maidah ayat 33 berhubungan dengan laknat-melaknat, sebutkan
            referensinya dari buku-buku tafsir yang di akui.. jangan ngawur.

            5. Adapun jika Rasulullah Saw melaknat seseorang, itu adalah kekhususan bagi beliau, sebagaimana yang disebutkan didalam hadis Muslim. Dimana Rasulullah Saw hanya melaknat orang yang
            benar-benar berhak dilaknat dan rasulullah tahu mana yang berhak dilaknat karena wahyu turun kepadanya, sedangkan jika rasulllah melaknat orang yang tidak berhak dilaknat, maka itu akan menjadi kesucian dan pahala bagi orang tersebut sebagaimana doa Rasulullah Saw yang di sebutkan didalam hadis. Adapun bagi umatnya, seluruh ulama mengatakan bahwa tidak boleh melaknat orang tertentu selagi masih hidup di muka bumi.

            6. Saya berharap, sebelum bicara agama, cobalah di baca dulu masalah ini dengan matang, baru bicara. Jangan ngawur.

            7. Anda meminta saya untuk minta maaf padahal pendapat saya adalah pendapat para ulama, sedangkan pendapat anda adalah
            ngawur, bertentangan dengan sunnah Rasulllah, bertentangan dengan pendapat seluruh ulama, masih sok benar. Mikir bro… baca bro….

          • Jaffar

            Tidaklah usah berdebat dengan yg bernama hamba Allah tsb, doakan sj hamba Allah ini insaf walaupun telah membicara orang lain berfikir seperti teroris, bagi saya dia adalah teroris yang mengatakan begitu.
            Saya muak saja membaca tulisan dia yang juga sombong dan egois, jika hebat sebarkan ilmunya buat kebaikan orang, sepertinya dia tdk punya otak dan hati sehingga tidak tersentuh hatinya tentang apa2 yang dirasakan pemimpin yg sedang teraniaya dan juga para korban, tidak ada gunanya melawan orang yang ego, jika dia tidak berubah saya pribadi berdoa semoga Allah menunjukkan keburuk2annya, ini anak juga tidak gentle, nga pakai nama asli.
            terlalu banyak membaca dan dan melihat TV yang kebenarannya tidak mutlak seratus persen.

            berdialog dgn org seperti ini hanya akan menambah emosi dan dosa,

            wassalam

          • Sejuki

            Terima kasih atas sarannya Gan.

            Tapi, rasanya sulit ya, wong dia sendiri kayaknya gak memerlukan do’a eh. Dia itu kan merasa benar sendiri, gak pernah salah, orang lainlah yg selalu harus salah, buat apalagi bagi dia memerlukan do’a dari orang lain? Ayat al Qur’an saja gak dia pedulikan.

            Salam ukhuwah Gan. Semoa Allah swt selalu memberi rahmat-Nya utk kita semua. Amin…..

          • abuzinad

            Sok objektif ah … tau dari mana yg komen2 itu adalah teroris dan takfiri? Ngaku jgn suka berkata2 kotor .. lah ngatain teroris dan takfiri tanpa bukti yg kuat emang bukan kotor? .. aneh bin ajaib yg satu ini

          • Hamba Allah

            emang defenisi terorisi dan takfiri apa?

            saya diatas memberikan perbedaan cara berfikir terorsi dan ulama. Kok dari kemarin pada meributkan yang lain.. Padalah kan seharusnya membantah perbedaan itu terlebih dahulu, dan buktikan kalau itu tidak benar. Baru setelah itu bicara yang lain.. wong dari koment semuanya ngak ada yang membantah perbedaan itu.. aneh

          • ali rifan

            Sedikit saran Kang: kalo memang panjenengan berniat menasehati saodaramu berbaik hati dan sabar ya….. ane melihat niat sodara baik dan dengan bekal ilmu yang cukup. Tapi mohon caranya yang santun dan ikhlas disertai sabar.

      • Zubair

        1. apabila langit terbelah,

        2. dan apabila bintang-bintang
        jatuh berserakan,

        3. dan apabila lautan menjadikan
        meluap,

        4. dan apabila kuburan-kuburan
        dibongkar,

        5. Maka tiap-tiap jiwa akan
        mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.

        6. Hai manusia! Apakah yang telah memperdayakan
        kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu yang Maha Pemurah.
        al infitar 1-6

      • Zubair

        1. apabila langit terbelah,

        2. dan apabila bintang-bintang
        jatuh berserakan,

        3. dan apabila lautan menjadikan
        meluap,

        4. dan apabila kuburan-kuburan
        dibongkar,

        5. Maka tiap-tiap jiwa akan
        mengetahui apa yang telah dikerjakan dan yang dilalaikannya.

        6. Hai manusia! Apakah yang telah memperdayakan
        kamu (berbuat durhaka) terhadap Tuhanmu yang Maha Pemurah.
        al infitar 1-6

      • Pras Sarp

        ente bilang jangan suuzhon tapi komen ente diawal udah seperti Tuhan yang mengetahui segala yg tersembunyi

        “Beginilah cara berfikir teroris… bukan cara berfikir para ulama..”

        • Hamba Allah

          Terroris yang saya lihat memang cara berfikirnya seperti itu, dan ulama yang saya baca, cara berfikirnya seperti yang saya sebutkan..

          Jika itu tidak benar, maka silahkan bantah………….. bagaimana ulama berinteraksi dengan kasus seperti ini….. silahkan…

          Saya tidak menuduh orang tertentu sebagai teroris, cuma saya mengatakan bahwa cara befikir itu sama dengan cara berfikir para teroris yang saya lihat (saya disini juga tidak menyebutkan secara spesifik siapa itu nama terroris itu)… apa itu benar? silahkan anda kritisi.. jika saya salah, saya terima kasih pada anda…

          • Tommy Young

            sayangnya memang bukan cara berpikir ulama.. tapi juga bukan cara berpikir teroris..

            Jika geram ya geram, tapi tidak berlebihan. Untuk apa Allah SWT menciptakan semua perasaan susah senang sedih marah yang ada di hati ?
            Hukuman untuk pembunuh saja adalah mati, apalagi yang sengaja membunuh banyak jiwa manusia ?

            Jika memang demikian, apakah sama dengan mendoakan Israil laknatullah supaya cepat sadar dan beriman kepada Allah SWT, padahal sudah pasti mereka akan dihancurkan oleh bala tentara Allah SWT ?

            Ataukah mereka yang memerangi As-Sisi juga termasuk berpikiran teroris karena meneriakkan yel-yel kecaman kepada As-Sisi ?

          • Hamba Allah

            1. “sayangnya memang bukan cara berpikir ulama.. tapi juga bukan cara berpikir teroris”

            Itu pendapat anda, dan saya menghormati pendapat anda.
            2. “Hukuman untuk pembunuh saja adalah mati, apalagi yang sengaja membunuh banyak jiwa manusia” ?

            Pembunuhan menurut mayoritas ulama di bagi tiga:
            1. pembunuhan tanpa di sengaja
            2. Pembunuah seperti di sengaja
            3. Pembunuhan di sengaja.

            untuk yang pertama dan kedua, tidak di hukum qishos, tapi hanya di wajibkan membayar diyat.. Untuk diyat pertama “mukhoffafah” dan untuk yang kedua” mughallazoh”. Sedangkan yang ketiga, ahli waris di suruh memilih satu diantara 3 pilihan (1) qishos (2) diyat (3) memaafkan tanpa ganti rugi.

            3. tentang melaknat orang tertentu, sudah di bahas di atas.
            4. ika memang demikian, apakah sama dengan mendoakan Israil laknatullah supaya cepat sadar dan beriman kepada Allah SWT, padahal sudah pasti mereka akan dihancurkan oleh bala tentara Allah SWT ?

            Saya tidak faham maksud anda.

          • Tommy Young

            1. Dalam artian komentar-komentar disini adalah dalam posisi bukan ulama namun juga bukan teroris, benar ? Sehingga ungkapan bahwa “ini adalah cara berpikir teroris” seharusnya sudah terbantahkan.

            2. tidak perlu di debatkan, sudah jelas.

            3. Dalam hal ini laknatullah berlaku untuk israil, karena perbuatan dan kerusakan mereka sudah termasuk dalam kategori menyakiti Allah SWT dan Rasulullah SAW, benar ?

            4. kita membicarakan seorang As-Sisi beserta kekejamannya. Dalam posisi ini kekejaman As-Sisi sudah hampir setara dengan kekejaman Israil laknatullah. Sehingga patut dipertanyakan, apakah As-Sisi masih seorang muslim dan beriman kepada Allah SWT beserta Rasulullah SAW ataukah tidak ? Ataukah As-Sisi adalah seorang munafiqqun yang justru memerangi Islam dari dalam ? Wallahu a’lam bisshawab.

            Jika memang benar demikian, maka patutlah kita berhati-hati, mengutip hadits : Ibnu Abbas menerangkan, bahwa Rasulullah SAW telah bersabda: “Di akhir zaman nanti akan datang sekelompok manusia yang wajahnya wajah manusia, tapi hatinya hati setan. Sifat mereka sangat buas seperti harimau, tidak terbersit sedikitpun dalam hatinya rasa kasih sayang. Mereka suka membunuh, dan biasa melakukan perbuatan kotor..”

          • Tommy Young

            1. Inti yang ingin ana kemukakan adalah apa yang ente katakan dalam jawaban ini, yakni “saya katakan itu pendapat anda dan pendapat anda saya hormati,,” maaf jika komentar ini ana potong sebagian, karena dilihat komentar-komentar lainnya, tidak ada yang senang jika komentarnya dianggap sebagai ungkapan cara berpikir teroris, karena teroris itu secara aqidah dan pemahaman adalah sesat dan As-Sisi lebih mendekati sosok yang disebut teroris ini. Mungkin lebih bijak jika mereka hanya sedang geram dengan individu As-Sisi yang sudah melampaui batas, sehingga lahir kata-kata kecaman atasnya. Ataupun tidak usah menyebut sebagai cara berpikir teroris, melainkan langsung saja mengajak komentator-komentator disini untuk menyikapi berita dengan komentar sebagaimana ulama memberikan pendapat.

            2.Ana pernah baca sebuah buku Armageddon karangan Muhammad Isa Dawud bahwa keturunan Bani Israil akan berkumpul di suatu tempat yang mereka jajah sekarang ini, dan Allah SWT akan menghujamkan meteor sebesar gunung di tempat itu atas balasan kekejian mereka selama ini terhadap Rasulullah SAW dan umat islam. Tentu saja, laknatullah ini adalah Bani Israil yang memerangi Islam dan kaum Muslimin, jikalau ternyata di antara Bani Israil ada yang beragama Islam ataupun tidak memusuhi Islam bahkan lantas berupaya mencegah kaumnya dari bahaya yang terjadi di masa mendatang, mereka terlepas dari gelaran laknatullah. Wallahu a’lam bisshawab.

            3. Tidak perlu dihukumi keluar dari Islam, tapi cukuplah dengan menyeret As-Sisi kepada pengadilan dunia sebelum ia diadili di pengadilan akhirat.

            Nah inilah, memang ada banyak berita dari kaum kuffar dan yang benar mengenai kondisi Mesir sekarang ini. Ana mungkin berpikiran, apakah ente menganggap tragedi berdarah pembunuhan rakyat Mesir adalah salah Ikhwanul Muslimin ?

            Tak perlu mengungkap siapa dalang dibalik teroris sinai, teroris kadarsyah, An Shor Biatul Maqdis, dan tentara yang sedang menjaga keamanan di pos-pos keamanan, sebab selain ana tidak mengetahui berita itu secara pasti, ente juga tidak yakin 100 % bahwa pelakunya adalah dari Ikhwanul Muslimin bukan ? Sudahkah tabbayun dengan mengecek kebenaran berita tersebut secara pasti ?

            Yang pertama Ikhwanul Muslimin adalah yang pertama mengakui kedaulatan negara Indonesia pada zaman penjajahan belanda.

            Yang kedua, Presiden Moursy sebelum menjabat, pernah mengunjungi Aceh untuk memberikan bantuan ketika badai Tsunami memporak-porandakan kota itu 26 Desember silam.

            Yang ketiga, Ikhwanul Muslimin justru melindungi gereja ketika pecah pembunuhan besar-besaran dengan diikuti pembakaran gereja oleh Militer As-Sisi. Bahkan Uskup Makarius berkata : “Pembakaran gereja hanyalah kerjaan polisi utk jelekkan aktifis Islam”.

            Kita dihadapkan pada perang pemikiran melawan media sekular dan kebohongan Militer Mesir. Sungguh media-media di negeri ini sayangnya malah berkiblat mengambil berita dari sekuler dan sedikit yang mengupas kejadian Mesir dari sisi Al-Jazeera. (.NET)

            Dan sedikit media yang berbeda dari banyaknya berita kuffar tentang Mesir adalah dakwatuna & Islamedia. Ana belum tahu bagaimana dengan Hidayatullah dan Sabili, tapi sepertinya akan sama dengan media ini, Wallahu a’lam.

          • Hamba Allah

            1. “Yang pertama Ikhwanul Muslimin adalah yang pertama mengakui kedaulatan negara Indonesia pada zaman penjajahan belanda”
            —–
            Perlu diralat, yang benar adalah: Media IM adalah media pertama di mesir yang memberitakan berita proklamasi kemerdekaan Indonesia.

            Adapun pengakuan kemerdekaan Indonesia, itu di usahakan oleh Mahasiswa2x azhar dan Kairo, yaitu dengan mengadakan lobi terus menerus dengan pemerintah Mesir, dan LIga Arab yang saat itu di pimpin oleh Abdurrahman Azzam, kemudian ia melobi PM Mesir Nokrasyi, raja Faruq dan negara2x arab lainnya. Kemudian setelah di akui oleh negara2x arab, pengakuan itu di sampaikan oleh Abdul Mu’nim, duta MEsir untuk Bombay kepada Soekarno di Jogja pada tahun 1947.
            Silahkan baca: Potret Hubungan Indonesia-Mesir. Oleh Mantan Dubes Mesir A.M Fachir.

            Jadi, pengakuan kemerdekaan Indonesia yang pertama dari mesir, atas nama negara, dan rakyat.. bukan sebuah golongan tertentu.

            2. JIka ingin tahu hakikat yang terjadi maka, harus lah membaca bertia dari dua pihak. kemudian membandingkan antara berita keduanya.
            Koran pro pemerintah: Al Ahram, Misr Al Yaum, Al Yaumu As Sabi’ dll
            Pro IM : Al Jazeera (arabic, Mubasyir, mubasyir misr dll), Rosd (punya IM), Dakwatuna, Islamedia, piyungan (tiga yang terakhir ini, untuk berita Mesir, ngekor ke Rosd”. Disana anda akan menemukan kebohongan kedua belah pihak. Silahkan dilihat siapa yang sering bohong………

            3. Mursy ke Aceh? betul.. tahu ngak ada yang lebih dari itu?
            Al Azhar, memfasiliasi mahasiwa indonesia, kira2x 23 Milyar setiap tahun (perhitungan KBRI) hingga saat ini, ketika utusan indonesia ingin berunding di Amerika dengan Belanda.. ngak punya uang, terus minjam ke Mesir, tapi mesir juga lagi ngak punya uang.. AKhirnya Azzam meminjam 20.000 dolar ke Koran Misr AlYaum, untuk bekal indonesia keperundingan, jadi korang Al Misr Al Yaum yang sering dituduh sekuler ternyata punya andil besar dalam mendukung kemerdekaan indonesia. Itu adalah amal ibadah mereka dan kebaikan mereka. Mesir secara keseluruhan sangat mudah untuk memberi. tidak usah kita politisasi.

  • Daniel Moses

    Orang macam Assisi ne mank bentar lg juga ada yg bunuh!!!

  • Takiya Genji

    kemanapun pergi gak bakal bisa menghindar dari kematian

  • adhi dwipa

    galau niye

  • Den Bagus

    Bom waktu buatmu tinggal selangkah lagi, As Sisi. Mursi akan tetap presiden untuk rakyat Mesir. Jika Allah sudah menghendaki kejatuhanmu, siapa yang mampu menghalanginya? Jika Allah sudah menghendaki kembalinya Mursi, siapa yang mampu menolaknya?

  • Nank Ary

    Alloh telah mentakdirkan mesir seperti ini, kalau mursi terzdolimi dan bisa bersabar dengan sabar yang sesuai dengan syareat, pahala dan ampunan Alloh menunggunya dan kalau as sisi berbuat zdolim dan tak sempat bertobat maka siap-siap azab Alloh juga gak bakalan meleset ke orang lain.

  • irfan

    semoga ALLAH SWT membantu mesir dan mengembalikan presiden mursi sbg penguasa.

Lihat Juga

Diberi Warna Merah oleh Perancis, Peta Mesir Ini Jadi Guyonan di Media Sosial