Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Yang Menakluk Para Pemenang

Yang Menakluk Para Pemenang

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Siapakah yang mampu
mengatur alur cerita kehidupan yang indah
Ketika ia bermula melalui awal yang tak terlukis
Pun, manusia mencoba mempelajari
Mereka hanya mengamati
tak kan pernah mampu melakukan sama

Di pentas kehidupan,
Sang bayi suci menghirup udara sesak-hiruk
Udara yang tak lagi segar
t’lah terkontaminasi ulah-ulah tak beratur
Bumi yang ia singgahi kini kacau-balau
Setiap sudutnya dilanda kebingungan

Namun, di sinilah ia kini
Yang tak pernah menduga
tak pula berbayang atau berandai
Ia telah berjanji tuk berteguh
bahwa Allah, Tuhannya
Dan, di pundaknya ada amanah
beban mulia, bermisi peradaban

Carut marut
Kalang kabut
Bak bahtera pecah
Zamannya gelap, seolah tak berharapan gemilang lagi

Demi itulah amanah
Bukan untuk mengutuk
bukan pula untuk bersungut
Ia hadir bukan semata untuk itu!
Tak pula untuk berdiam diri

Ia hadir dan lahir
hanya untuk bergerak
Melangkah menderap jejak
di setiap hamparan bumi yang mendatar
Membawa pesan-pesan indah
Menyadarkan yang khilaf
Memungut yang tersia-sia
Mengukuhkan yang layak dibina

Alur-alur cerita sejarah
Telah mencatatkan insan-insan mulia
yang bernafas untuk tugas-tugas ini
Mereka memandang ke ufuk yang sama
meski tempat berpijak jauh terpisah
Mereka mulia. Mereka ingin memuliakan
Mereka menang. Mereka ingin memenangkan

Indah nian dunia mereka
Bukan warna kerlap-kerlip yang menambah corak
Bukan kemewahan, bukan puja
Mereka dikenang abadi
sebab keabadian hati di jalan ini

Sungguh, bila alam layak menyeleksi
pastilah mereka yang terbaik
Yang pantas bertahan
Yang patut terus bernafas
Alam ini mencintai mereka
Mereka mencintai kebaikan
Dunia menginginkan mereka
Namun mereka tak ingin dunia

Ayuhai…
Harta dan jiwa mereka dibeli
Diraup tanpa tawaran merendah
Mereka tidak dirugikan
Tak pula dibangkrut
Tidak sama sekali!

Para pemenang bertekuk!
Para pemenang berlutut!
Para pemenang tertunduk!
Para pemenang menyanjung puja puji!
Pada mereka yang terbukti sejati

Buai puja manusia
Nyanyian puji alam
Bukan tiang penyokong
Bagi keberhasilan mereka

Mereka menang di sisi Allah,
meski kalah di hadapan manusia
Mereka takluk di seantero kefanaan
Namun, abadi di kesucian
Merekalah penakluk para Wahn
Memilih keabadian, menepis kefanaan
Menunggang cahaya di atas cahaya
Menang!

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Mhd Rois Almaududy
Mahasiswa S1 Ilmu Keperawatan USU. Ketua Al-Fatih Club. Murid. Penulis. Beberapa karyanya yang sudah diterbitkan; Istimewa di Usia Muda, Beginilah sang Pemenang Meraih Sukses, Cahaya Untuk Persahabatan, dan lain-lain

Lihat Juga

Kemenangan (inet) - jawaban.com

Tentang Sebuah Kemenangan

Organization