Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Syair Para Pendosa

Syair Para Pendosa

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi (inet)
Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com

Kau anggap lolos?
Seketika lepas begitu saja?
Sungguh tak ada celah sedikitpun
DIA tahu sedetil tentangmu!

Lega… Terbahak…
Puas sembunyikan borokmu dari manusia
Kau tunjukkan putih di muka
Nyatanya penuh noktah hitam!

Congkaknya kau memandang
Kau merasa diri paling aman?
Bila satu nikmat DIA cabut
Gelagap kau minta belas kasih-Nya!

Lantangnya teriakan kebenaran
Fasih berkoar…Menyeru
Terangkat kau dalam bangga
Bisikan jahat “aku lebih baik dari dia!”

Apakah seputih itu hatimu?
Benarkah sebaik itu perangaimu?
Heyy… Aibmu belum tersingkap
Setitik saja Dia buka…Lebur!

Duhai diri yang merasa tinggi
Kau hanya seonggok daging dan tulang
Tanpa tiupan ruh dari-Nya,
Jadilah kau bangkai tak berarti!

Duhai diri nan di rawat menarik
Bagus dan indahnya rupamu
Saat Izrail menarik kasar nyawamu
Mendadak membiru seluruh tubuh, pucat!

Duhai gelimang harta nan menggunung
Kilatan takjub bermain di hatimu
Kala jasad dalam gelapnya kubur
Yang kau lihat kilauan gunung dosa!

Merunduklah, wahai jiwa . . .
Lembutkanlah, wahai hati . . .
Bersihkanlah, wahai akal . . .
Robb, ampuni para pendosa ini…

#langitsenja

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (4 votes, average: 9,75 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Wita Wahidah
Shadow teacher Sekolah Citra Alam, Ciganjur.Mahasiswi PGMI di STAI Al-Hikmah Cilandak, Jak-Sel

Lihat Juga

Ilustrasi. (lucykatecrafts.blogspot.co.id)

Sebingkai Syair untuk Calon Ibu Mertua