Home / Berita / Internasional / Afrika / Kasus “Jihad Nikah” Akan Seret Para Pewarta

Kasus “Jihad Nikah” Akan Seret Para Pewarta

Bundaran Rab'ah saat masih dipenuhi demonstaran dua bulan yang lalu (inet)
Bundaran Rab’ah saat masih dipenuhi demonstaran dua bulan yang lalu (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Masih ingat dengan isu “jihad nikah”? Ketika demonstran masih memenuhi Bundaran Rab’ah Adawiyah bulan Juli dan Agustus yang lalu, banyak sekali isu yang disebarkan media pendukung kudeta yang bertujuan menjelek-jelekkan para demonstran.

Di antara isu tersebut adalah adanya “jihad nikah” yang dilakukan para pengungsi wanita Suriah yang berada di Mesir. Mereka dituduh rela menikah dengan para demonstran yang telah lama meninggalkan rumahnya di provinsi-provinsi Mesir.

Kini, lembaga hukum yang melindungi hak-hak kaum pengungsi Suriah berusaha menyeret para pewarta yang terlibat dalam membuat dan menyebarkan isu yang bersifat qadzaf (tuduhan berzina) tersebut. Lembaga “Mesir dan Syam” menyatakan siap menyeret pewarta-pewarta tersebut.

Situs islammemo.cc edisi Sabtu (12/10/2013) kemarin, memberitakan pernyataan Yusuf Muthni, pengacara lembaga ini, bahwa tuduhan-tuduhan tersebut hanyalah isu yang tidak mempunyai bukti kebenaran sama sekali. Tuduhan ini telah membuat buruk nama baik warga Suriah yang berada di Mesir. menurutnya, pihaknya sudah pernah mengajukan tuntutan dan akan terus mengajukannya pada hari-hari mendatang. (msa/dakwatuna/islammemo)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi - Peta Suriah (inet)

Membaca Masa Depan Perang Suriah