Home / Berita / Nasional / Pemerintah Diminta Miliki Bank Syariah Yang Besar

Pemerintah Diminta Miliki Bank Syariah Yang Besar

keuangan syariahdakwatuna.com – Solo.  Pemerintah harus milik bank syariah BUMN yang besar dengan aset Rp500 triliun dalam upaya menggerakkan ekonomi nasional, kata Direktur Eksekutif Pusat Komunikasi Ekonomi Syariah (PKES) Ismi Kushartanto.

“Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia sebetulnya sudah bagus namun belum optimal sehingga diperlukan terobosan lagi,” kata Ismi saat media workshop dalam rangka mendukung Gerakan Ekonomi Syariah yang diselenggarakan Bank Danamon di Solo, Jawa Tengah, Rabu.

Dikatakan, selama ini sebenarnya sudah banyak bank pemerintah dan swasta yang menjalankan ekonomi syariah, tapi keberadaan mereka berjalan masing-masing dan dinilai masih belum mampu mendorong perekonomian syariah nasional.

“Kita berharap agar ada kemauan dari pemerintah untuk segera membentuk bank syariah BUMN dengan skala besar. Asetnya mungkin tidak langsung sebesar Rp500 triliun,” kata Ismi.

Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi syariah, katanya, Pusat Kegiatan Ekonomi Syariah (PKES) pada awal Juli 2013 meluncurkan Gerakan Ekonomi Syariah atau Gres.

“Kita berharap dengan adanya Gres bisa menjadi sesuatu yang nanti bisa lebih banyak membuat promosi dan edukasi sehingga menjadi lebih masif dan terintegrasi,” tambahnya.

Dengan adanya Gres, tentunya ini akan memayungi semua sisi perekonomian syariah di Indonesia di samping terdapat sinergi antara berbagai program syariah di segala lembaga keuangan.

Mengenai kemungkinan keberadaan Gres akan berbenturan dengan program syariah yang ada, dia menegaskan bahwa hal itu tidak ada, karena PKES telah melakukan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Kami didukung semua asosiasi atau pegiat ekonomi syariah formal dan informal yang jumlahnya mencapai belasan,” katanya. (antara/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Anggota Komisi I DPR Ahmad Zainuddin

Vaksin Palsu Beredar Selama 13 Tahun, Pengawasan Pemerintah Harus Dievaluasi

Organization