Home / Berita / Silaturahim / Sehari Dua Novel Diluncurkan

Sehari Dua Novel Diluncurkan

GADIS BERBUDIMATAHARI DI AUR BERDURIPEMENANG ESAI

dakwatuna.com – Jambi. Dalam sehari, di dua kota berbeda, dua novel diluncurkan. Kedua novel itu berjudul “Matahari di Aur Berduri” karya Kasrizal penulis muda Jambi dan “Gadis Berbudi” karya Irzen Hawer asal Padangpanjang, Sumatera Barat.

Novel “Matahari di Aur Berduri” diluncurkan Sabtu (5/10) di aula STMIK Nurdin Hamzah Jambi dan dihadiri 300an peserta yang terdiri dari kalangan mahasiswa dan peminat umum lainnya. Sementara di hari yang sama novel “Gadis Berbudi” diluncurkan di SMA Negeri 1 Batipuh, Kabupaten Tanah Datar dan diikuti 200an peserta yang terdiri dari guru dan siswa di sekolah itu. Kedua novel ini diterbitkan FAM Publishing, Divisi Penerbitan Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia.

Pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia Muhammad Subhan, Senin (7/10) mengungkapkan, dari kedua acara peluncuran buku yang bersamaan di dua kota yang berbeda itu diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat khususnya di kalangan pelajar dan mahasiswa untuk gemar membaca buku dan menulis karangan.

“Gerakan membaca buku dan menulis karangan ini harus bersama-sama kita gelorakan,” ujar Muhammad Subhan yang juga seorang penulis dan jurnalis.

Novel “Matahari di Aur Berduri” diluncurkan oleh dua trainer dan motivator nasional Sakti Sumbara dan Hendi Kurniah (asal Bandung, Jawa Barat) di STMIK Nurdin Hamzah Jambi dan dihadiri Wakil Ketua 1 STMIK Nurdin Hamzah Jambi, Faizarini, M.Kom dan Wakil Ketua 2 Windi.

“Sambutan dari pihak kampus dan peserta peluncuran novel saya ini sangat luar biasa dan memberikan motivasi kepada saya untuk terus berkarya,” ujar Kasrizal yang juga mahasiswa semester tiga STMIK Nurdin Hamzah Jambi.

Wakil Ketua 1 STMIK Nurdin Hamzah Jambi Faizarini, M.Kom., mengaku gembira ada mahasiswanya yang aktif menulis dan telah menghasilkan karya berbentuk novel. Dia berharap, karya itu memberi semangat menulis bagi mahasiswa baru di kampus itu untuk melakukan hal yang sama, yaitu menulis buku atau menerbitkan karya di media massa.

Sementara novel “Gadis Berbudi” karya Irzen Hawer diluncurkan oleh Kepala SMA Negeri 1 Batipuh Drs. Elfan, M.Pd. Sebagai pimpinan sekolah itu Elfan juga merasa gembira di sekolahnya ada guru yang telah menghasilkan banyak karya, salah seorangnya Irzen Hawer. “Saya sangat salut, Pak Irzen Hawer, dalam empat tahun telah menghasilkan empat buah novel,” ujarnya.

Dia juga mengimbau kepada guru dan siswa di SMA Negeri 1 Batipuh untuk mengikuti jejak Irzen Hawer menulis. Guru yang menulis, katanya, akan mendorong siswa gemar membaca buku dan berkarya. “Membaca buku dan menulis ini akan semakin kita budayakan di SMA Negeri 1 Batipuh,” tambahnya.

 

Pelatihan Menulis Esai

Sementara itu, Ahad (6/10), Taman Bacaan Rang Mudo Sangka, Kota Batusangkar, Kabupataten Tanah Datar, Sumatera Barat mengadakan pelatihan menulis esai untuk pelajar SMA se Kabupaten Tanah Datar. Rang Mudo Sangka mengundang Muhammad Subhan, Pegiat Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia sebagai narasumber.

Pada kesempatan itu dibahas teknik menulis esai yang mudah dan kiat menerbitkan esai di media massa. Menurut Muhammad Subhan, media massa, terutama koran, tabloid dan majalah, selain mengandalkan berita dari para wartawannya, juga membutuhkan tulisan dari luar, terutama esai.

Pendiri dan  Pengelola Taman Bacaan Rang Mudo Sangka Selvin Andika ZM menyebutkan, sebulan sebelumnya Rang Mudo Sangka mengadakan lomba menulis esai untuk pelajar SMA se Kabupaten Tanah Datar. Lomba itu bertujuan untuk menggelorakan semangat menulis esai di kalangan pelajar.

“Peserta pelatihan esai ini adalah peserta dan pemenang Lomba Menulis Esai yang kami adakan itu,” jelasnya.

Usai pelatihan diserahkan hadiah kepada para pemenang menulis esai yang diraih oleh Vika Afrigusti (Juara 1) dari SMA Negeri 1 Batusangkar dengan judul “Refresh Semangat Membangun Rang Mudo”. Juara 2 Hartati dari SMA Negeri 3 Batusangkar dengan judul esai “Menghangatkan Kembali Mesin Penggerak Daerah” dan Juara 3 diraih oleh Nurfa Rahim Harningsih dari SMA Negeri 3 Batusangkar dengan judul “Optimalisasi Peranan Pemuda di Tanah Datar”. Hadiah diserahkan oleh Marjohan, M.Pd., guru SMA Negeri 3 Batusangkar yang juga guru berprestasi nasonal tahun 2012. (rel/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

“Senyum Gadis Bell’s Palsy” Novel Terbaru Karya Aliya Nurlela