Home / Berita / Internasional / Asia / Dalam Keadaan Dikepung, Gaza Masih Pikirkan Aceh

Dalam Keadaan Dikepung, Gaza Masih Pikirkan Aceh

Aceh-Palestina-SA-Sarraa-BSMI1Aceh-Palestina-SA-Sarraa-BSMI2Aceh-Palestina-SA-Sarraa-BSMI3Aceh-Palestina-SA-Sarraa-BSMI4

dakwatuna.com – Nanggroe Aceh Darussalam. Akhir september lalu Ketua Umum Sahabat Al-Aqsha, M. Fanni Rahman, kembali ke Aceh. Pemuda yang juga Ketua Relawan Masjid Indonesia ini bawa titipan cinta dari Gaza, Palestina untuk para korban gempa Gayo, Aceh.

“Bulan Ramadhan kemarin, Sahabat Al-Aqsha menerima titipan dana sebesar US$5,000 dari saudara-saudara kita di Gaza, untuk membantu para pengungsi korban gempa di Aceh Tengah,” kata Fanni.

Secara simbolis, waktu itu, dana tersebut diserahkan oleh Syeikh Amjad Khalifa, salah seorang imam dari Gaza yang bertugas di Indonesia selama bulan suci Ramadhan, kepada pengurus BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia). Amjad mewakili Al-Sarraa Foundation, mitra lembaga kemanusiaan Sahabat Al-Aqsha untuk Palestina dan Suriah sejak 2007.

Saat ke lokasi pengungsian di Desa Bah, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, itu Fanni Rahmad ditemani Ketua Umum BSMI Djazuli Ambari, Sekjen Muhammad Rudi, serta Ketua BSMI Aceh Heri Riswandi. Di desa ini terdapat sekitar 600-an orang pengungsi dari 155 kepala keluarga.

Mereka disambut oleh tokoh masyarakat diantaranya Bapak Sulaiman (pensiunan mantri kesehatan) dan Kepala Desa Bah. Fanni ikut membagikan alat-alat sekolah untuk anak-anak, serta menyaksikan kegiatan BSMI berupa penanganan trauma, serta pelayanan kesehatan gratis untuk para pengungsi.

“Kita perlu belajar dari kepedulian Gaza, meskipun dalam keadaan sangat susah masih memikirkan saudara-saudaranya yang lain yang juga kesusahan. Terima kasih Gaza, Palestina. Terima kasih Sahabat Al-Aqsha. Alhamdulillah,” kata Ketua Umum BSMI, Djazuli Ambari.

Jalur Gaza sudah tujuh tahun ini dikepung oleh penjajah Zionis Israel. Mereka sangat bernafsu menjajah kembali Gaza yang sudah berhasil mengusir seluruh tentara zionis sejak tahun 2005. “Sejak bulan Juli lalu, keadaan di Gaza semakin berat, karena perubahan politik di Mesir ikut mempersulit keadaan di Gaza,” jelas Fanni.

Direktur Al-Sarraa Foundation Abu Ahmad, ketika ditelphon untuk menerima komentar atas foto-foto kunjungan Fanni ke Aceh hanya mengucapkan dua kata, karena rasa harunya, “Jamiil… Alhamdulillah...”

Semoga Allah kekal kan ukhuwah ini dalam kebaikan Al-Islam, di dunia dan Akhirat. (s.al-aqsha/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,80 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Usai Atasi Kebakaran, Parlemen Israel Bersiap Voting UU Larang Azan