Home / Berita / Nasional / Mengantar Qurban Hingga Ke Somalia

Mengantar Qurban Hingga Ke Somalia

00 (16)00 (12)32

dakwatuna.com – Jakarta.  Sungguhpun rumit dan penuh tantangan mengantar daging qurban ke daerah-daerah terpencil di Indonesia hingga ke beberapa negara yang tertimpa bencana alam maupun bencana kemanusiaan, PKPU konsisten pada tekad dan profesionalitasnya. Komitmennya adalah menghantar daging qurban bagi orang-orang yang kurang beruntung.  Orang-orang di kantong-kantong kemiskinan, rawan bencana, kawasan pedalaman, kawasan kumuh. 

Sejak tahun 2000-2012, lembaga kemanusiaan nasional ini menghantar daging qurban dari 82.260 pequrban (mudhohy) ke wilayah-wilayah tersebut.  Tercatat 1.438.305 orang keluarga yang menerimanya.  Distribusinya dari Aceh hingga Papua.  Dari Mentawai hingga ke Wassior.  Menghantar qurban ke Timor Leste, Myanmar, hingga ke Somalia. 

Bukan perkara mudah, tetapi Alhamdulillah daging qurban sampai ke tangan penerima manfaat.  Utuh sebagai daging atau dikalengkan.

Komitmen PKPU sebagai lembaga kemanusiaan nasional adalah mendistribusikan hewan qurban dengan jalur aksi kemanusiaan (Humanitarian Action).  Bekerja lepas dari kepentingan politik.  Itu sebabnya, dengan diplomasi kemanusiaan dan aksi kemanusiaan ini, daging qurban berhasil tiba di berbagai wilayah di Indonesia dan berbagai negara di Indonesia.

Kerja keras dan profesionalitas inilah yang menyebabkan PKPU memasang target hingga 20.000 pequrban dan 400.000 penerima manfaat.  Sebuah target yang telah ditakar dan ditimbang sesuai kemampuan.  Pula kesungguhan dan doa, serta kerja keras.

Mengantarkan daging qurban, tak semata mengantar daging belaka.  Sesungguhnya ia mengantarkan keberkahan dan kebaikan.  Para mudhohi (pequrban) ini adalah muslim dari seantero dunia.  Dari Amerika Serikat, Australia, Turki, negara-negara Timur Tengah, negara-negara di Eropa, juga dari negara Asia seperti Korea, Jepang, Taiwan, Hongkong dan Singapura, tentu tak lupa mudhohi dari Indonesia.  Sejak dari dana qurban diserahkan untuk dikelola, niat dan senarai doa dipanjatkan.  Agar daging qurban ini bernilai keberkahan.  Bagi yang berqurban maupun bagi yang menerima qurban.  Sang penerima qurban adalah orang-orang yang tidak menjadikan menu daging sebagai sajian di meja makan.  Itupun jika mereka punya meja makan.  Sebagian besar orang-orang ini ( di Indonesia) adalah masyarakat yang hanya makan daging di tiga peristiwa: hajatan (pernikahan atau syukuran), hari raya iedul fitri, dan pada hara raya idul adha.

PKPU belajar banyak dari mengantar qurban ke para pengungsi Somalia.  Sebuah kombinasi antara kerja keras, diplomasi, kerjasama dan perjalanan panjang.    Demikian juga, qurban yang tiba bagi para muslim Rohingya di Myanmar.

Kerja kemanusiaan PKPU tak semata menghantar qurban tentunya.  Lembaga ini telah memulai bertahun sebelumnya dengan serangkaian aksi kemanusiaan.  Mendistribusikan makanan pokok.  Pemeriksaan kesehatan dan distribusi obat-obatan.  Trauma healing dan bantuan alat-alat pendidikan.  Pembuatan sumur pompa tangan, hingga aksi terbesar membangunkan shelter untuk ribuan pengungsi Rohingya di Sittwe, Myanmar.  Daging qurban menjadi pelengkap kebahagiaan, yang insya Allah bernilai keberkahan dan kebaikan.

Tahun ini, PKPU menyebutnya sebagai program Sebar Qurban Nusantara (SQN), sungguh pun qurban juga tiba ke beberapa negara yang telah disebutkan terdahulu.  Dengan harga kambing dan 1/7 sapi sebesar Rp. 1.540.000 serta seekor sapi seharga Rp.10.750.000, qurban siap kami antar dengan profesional dan amanah.  Qurban akan disembelih sesuai syariat dan saat itu juga.  Laporan pelaksanaan qurban juga siap kami sampaikan kepada para pequrban.  Insya Allah.  Kutunggu Qurbanmu.(er-pkpu/sbb/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Advokat: Jika Gagal Lindungi Rohingya, ASEAN Bubarkan Saja