Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Oposisi Suriah Boleh Ikut Konferensi Damai di Geneva

Oposisi Suriah Boleh Ikut Konferensi Damai di Geneva

oposisi suriahdakwatuna.com – Rusia.  Pihak Rusia membolehkan oposisi Suriah mengikuti konferensi damai soal Suriah di Geneva, Swiss. “Oposisi Suriah hadir dalam opini bukan teroris atau ekstremis,” kata Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov merujuk pada syarat yang diminta negaranya.

Lavrov menerangkan konferensi damai itu sendiri bertajuk Konferensi Damai Geneva II. “Pihak Barat harus menjelaskan posisi kelompok oposisi Suriah agar ada kejelasan dalam konferensi damai nanti,” kata Lavrov.

Lavrov, dalam kesempatan berbicara kepada media pada Selasa (1/10/2013) sebagaimana warta AP, juga mengkritik PBB yang tidak menempatkan tim pakar senjata kimia untuk memeriksa Aleppo. Rusia mengklaim Aleppo adalah basis kelompok oposisi Suriah. “Rusia akan tetap melanjutkan penyelidikan soal senjata kimia Suriah,” katanya.

Soal senjata kimia Suriah memang mengemuka sejak serangan di Ghouta, Damaskus, pada 21 Agustus 2013. Waktu itu, ada 1.400 warga yang tewas. Dugaan kuat mengemuka kalau rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad menggunakan senjata kimia dalam serangan tersebut.

Pada Senin kemarin, penyelidik PBB meninggalkan Suriah setelah enam hari melakukan penyelidikan di negara itu. “Tim akan menuntaskan laporan penyelidikan akhir Oktober,” kata Juru Bicara PBB Martin Nesirky. (jp/kmc/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ini Alasan Turki Beli Sistem Pertahanan dari Rusia

Figure
Organization