Home / Berita / Nasional / Atasi Persoalan Anak Jalanan, Kemensos Bentuk Relawan Sakti Peksos

Atasi Persoalan Anak Jalanan, Kemensos Bentuk Relawan Sakti Peksos

Mensos Salim Segaf Al Jufri. (FOTO ANTARA)
Mensos Salim Segaf Al Jufri. (FOTO ANTARA)

dakwatuna.com – Jakarta. Guna memecahkan persoalan anak jalanan, Kementerian Sosial baru-baru ini meluncurkan program Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos). Sakti Peksos terdiri dari pekerja sosial yang mengetahui permasalahan anak. Mereka profesional dan terlatih dalam menangani anak.

“Sakti Peksos yang kita angkat itu social worker yang bekerja untuk mendampingi anak-anak jalanan atau lansia,” kata Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri usai acara launching sistem online pelaksanaan undian dan pengumpulan uang dan barang, di Golden Boutique, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2013).

Segaf menjelaskan, Sakti Peksos nantinya akan digaji dan bekerja menangani sekitar 50 anak jalanan. Dan bagaimana nantinya dapat meyakinkan ibunya tidak menyuruh anaknya ke jalanan.

“Program sosial itu kan tidak cukup hanya dikasih uang saja, contoh anak jalanan kita kasih buku tabungan dan setahun ada uang satu setengah juta, siapa nanti yang mendampingi untuk anak itu agar tidak di jalanan lagi, ya Sakti Peksos,” ujarnya.

“Kadang dia (anak jalanan) sama ibunya nggak nurut, tapi mungkin nanti sama Sakti Peksos dia mau nurut,” terangnya.

Dalam menangani anak jalanan tidak cukup menggunakan tenaga relawan, harus ada pihak yang profesional nantinya bertanggung jawab terhadap proses perkembangan anak jalanan.

“Sakti Peksos harus memberikan laporan hariannya, contoh anak jalanan berada di rumah singgah, setiap rumah singgah ada 50 anak. Laporan hariannya berupa benar nggak uang sudah sampai ke anak ini, benar nggak anak ini sudah nggak di jalanan lagi, ini laporan hariannya,” pungkas Salim.

Salim menegaskan program ini akan terus bergulir sampai permasalahan anak jalanan bisa teratasi. “Permasalahan sosial kan tidak akan habis-habis, kecuali anak sudah tidak ada di jalanan, orang sudah sejahtera, tapi menurut saya permasalahan ini akan terus muncul,” jelasnya. (dtk/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

100.000 orang telah bergabung dalam reawan #jakartaKEREN untuk mendukung M. Idrus maju dalam Pilkada DKI 2017. (Relawan Idrus)

Meski Baru Terbentuk, 100.000 Simpatisan Relawan Idrus Siap Kalahkan Ahok