Home / Berita / Internasional / Afrika / Kondisi Ikhwan di Penjara

Kondisi Ikhwan di Penjara

Muntashir Zayyat, pengacara Jamaah Islamiyah (inet)
Muntashir Zayyat, pengacara Jamaah Islamiyah (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Muntashir Zayyat, pengacara jamaah Islamiyah memberikan peringatan kepada pemerintah kudeta yang semakin mengekang kebebasan dan hukum di Mesir. Hal ini disampaikannya di Stasiun Aljazeera Mubasher, Sabtu (28/9/2013) kemarin.

Beliau sangat menyayangkan, di saat Husni Mubarak dan para pejabat korup di masanya dibebaskan, ribuan orang oposan ditangkapi tanpa menghormati undang-undang dan hak asasi manusia.

Menurutnya, saat ini pemerintah kudeta sedang membangun beberapa penjara sebagai persiapan gelombang penangkapan yang baru.

Di penjara, para tahanan mendapatkan perlakukan yang sangat tidak manusiawi. Terutama di penjara Wadi Nathrun. Di sana para tahanan dipaksa memakai seragam para kriminal dan digabungkan dengan mereka. Sehingga banyak mendapatkan perlakuan premanisme. Seringkali, keluarga tahanan juga tidak diijinkan menjenguk.

Zayyat menekankan bahwa undang-undang darurat yang sangat kejam saja masih berisi beberapa hal yang menghormati kemanusiaan. Undang-undang ini pun tidak dihormati pemerintah kudeta. (msa/dakwatuna/aljazeera)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 8,43 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ilustrasi penjara (aa.com.tr)

Menentang Rezim Kudeta, 53 Orang Dipenjarakan di Syarqiyah

Organization