Home / Berita / Internasional / Afrika / Puluhan Meninggal dalam Kerusuhan di Sudan

Puluhan Meninggal dalam Kerusuhan di Sudan

Kerusuhan di Khartoum, Sudan (aljazeera.net)
Kerusuhan di Khartoum, Sudan (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Khartoum. Terjadi kerusuhan antara demonstran dan polisi di berbagai tempat di Khartoum hari ini, Rabu (25/9/2013) kemarin, yang menyebabkan puluhan korban meninggal dunia. Koresponden Aljazeera mengaku menyaksikan 4 mayat diangkut ke ruang otopsi rumah sakit Bashaer. Sedangkan reporter Reuters menyampaikan kesaksian paramedis dan keluarga korban bahwa ada 6 korban meninggal pada hari Rabu (25/9/2013) kemarin dalam kerusuhan dengan polisi.

Adapun tentang kerusuhan hari ini, kantor berita Perancis menyebutkan ada 7 orang meninggal dunia; 2 di antaranya di Khartoum Bahri, 3 di Omdurman, dan 2 di Khartoum. Hingga saat ini kerusuhan masih berlangsung, banyak terlihat asap membumbung ke langit.  Pemerintah mengumumkan dihentikannya proses belajar di sekolah-sekolah kota Khartoum hingga akhir bulan.

Sekjen partai Muktamar Sya’bi (Popular Congress), Hasan Turabi, menyatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan langkah-langkah yang akan diambil untuk fase setelah dijatuhkannya Presiden Umar Basyir. Langkah pemimpin partai oposisi ini juga didukung Front Revolusi yang melawan pemerintah pusat di Darfur, Kardufan Selatan, dan Nil Biru. Front Revolusi menyeru kepolisian dan militer untuk membangkang terhadap semua instruksi pemerintah, dan tidak menembakkan peluru tajam kepada para demonstran. Pihaknya menyatakan tidak akan tinggal diam melihat pemerintah yang melakukan tindakan berdarah terhadap para demonstran.

Demonstrasi di Sudan terjadi setelah harga BBM naik karena pemerintah mencabut subsidi. Pencabutan subsidi dilakukan dalam rangka perbaikan ekonomi yang mengalami kekacauan. Nilai tukar pound Sudan terus melorot pasca pisahnya Sudan Selatan tahun 2011 yang mengambil 75% hasil migas Sudan. (msa/dakwatuna/aljazeera)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Kunjungan Presiden Sudan ke Saudi Penuh Tanda Tanya