Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Rindu Tanpa Jeda

Rindu Tanpa Jeda

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (inet)
Ilustrasi. (inet)

dakwatuna.com

Malam tak seharusnya di jaga

Sebab sudah ada rindu yang terjaga

Selagi kita mati sementara

Dan sunyi memenangkan suara

Kepada siapa rindu itu ada?

Menyelinap di sela jendela-jendela kaca

Mencari nama

Titipan tuannya

Untuk apa rindu itu ada?

sedang kita yang terbungkus waktu terus melangkah

tanpa pernah tau apa itu jeda?

Wujudnya?

Rasanya?

Saatnya?

Aku merasakan rindu tanpa pernah merasa berjeda olehmu, denganmu

Sebab namamu yang kutitip pada rindu, untuk dicari

Ketika malam di jaga

Dan sunyi berperang dengan suara

Happy 1st Anniversary SGI 4,

Sunnguh Selaksa rindu itu telah bertaut

Luph you ALL :D

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Nur insani As Shabir
Guru Model SGI Dompet Dhuafa.

Lihat Juga

Rindu Bergurau Berdua