Home / Berita / Internasional / Afrika / Berteriak, Divonis 2 Tahun

Berteriak, Divonis 2 Tahun

Seorang demonstran membawa poster bertuliskan "Militer tidak mendengar suara kami di tempat luas, bisakah mereka mendengar kami di kotak  suara? (ikhwanonline)
Seorang demonstran membawa poster bertuliskan “Militer tidak mendengar suara kami di tempat luas, bisakah mereka mendengar kami di kotak suara?” (ikhwanonline)

dakwatuna.com – Suez. Pengadilan militer Suez, Jumat (20/9/2013) kemarin, menjatuhkan vonis penjara dua tahun kepada Muhammad Farhat Lasyin. Kasus yang menjeratnya adalah berteriak keras yang bisa memancing kekacauan.

Lasyin adalah penduduk desa Kafr Dabusi. Beliau salah seorang direktur perusahaan bahan bangunan di kota Suez. Walaupun bertempat tinggal di Suez, tapi beliau selalu hadir di mana saja diadakan demonstrasi menentang kudeta militer.

Dalam kasus yang sama, terdapat tujuh orang lainya. Tapi dua orang di antaranya dibebaskan karena statusnya yang masih menjadi mahasiswa. Vonis bebas kedua orang ini membuktikan bahwa proses pengadilan ini bersifat politis. Kalau tidak politis, pasti vonis yang dijatuhkan akan sama. Anehnya, selain dijatuhkan kepada Lasin, vonis penjara dua tahun juga dijatuhkan kepada sopir pribadinya. (msa/dakwatuna/ikhwanonline)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com