Home / Berita / Internasional / Afrika / Partai An-Nur Berambisi Gantikan Posisi Ikhwan

Partai An-Nur Berambisi Gantikan Posisi Ikhwan

Dr. Saif Abdul Fattah, guru besar ilmu politik Universitas Kairo (inet)
Dr. Saif Abdul Fattah, guru besar ilmu politik Universitas Kairo (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Dr. Saif Abdul Fattah, guru besar ilmu politik Universitas Kairo, berkomentar bahwa Partai An-Nur berambisi mengambil posisi Ikhwan sebagai kekuatan politik terbesar di Mesir. Oleh karena itu, dia bersikap lunak kepada pemerintah kudeta agar tidak dihabisi seperti Ikhwan. Komentar beliau ini dimuat dalam ikhwanonline.com Sabtu, (14/9/2013) kemarin.

Saat ini, partai An-Nur yang merupakan lembaga politik para aktivis Salafi, adalah kekuatan kedua setelah Ikhwanul Muslimin. Ketika Ikhwan saat ini dihabisi oleh penguasa kudeta, maka secara otomatis An-Nur akan menempati posisi yang kosong itu. Tapi dengan syarat mereka juga tidak ikut dihabisi oleh pemerintah kudeta.

Menurut Abdul Fattah, ambisi An-Nur ini bisa dilihat dari sikapnya yang mengikut saja dengan irama pemerintah kudeta. Misalnya kasus terakhir yang ramai dibicarakan, yaitu kesertaannya di Komisi 50 yang diberi wewenang mengamandemen undang-undang dasar 2012, walaupun hanya mendapatkan satu kursi saja. Selain itu, terlihat juga dalam sikap An-Nur yang kadang diam membiarkan, atau hanya menonton pelanggaran pemerintah kudeta. (msa/dakwatuna/ikhwanonline)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (6 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Mohd Izraai

    alhamdulillah
    Dr. Saif Abdul Fattah sentiasa berada dipihak yang mendokong kebenaran
    bukan penyokong parti yang tak mempunyai hati dan buta terhadap kebenaran

  • abuzinad

    Kata An Nuur, yg penting masih shalat … jgn memberontak!! he he tapi terhadap MUrsi wajib memberontak, karena IM musuh Salafi … sementara liberal, sekuler, kawaaaannn …

Lihat Juga

Ilustrasi. (sebeningembun-azzahra.blogspot.com)

Ikhwan yang Memenangkan Hatiku