Home / Berita / Nasional / Lakukan Pengkaderan Ulama, MUI Berharap Lahir 150 Ribu Da’i Mumpuni

Lakukan Pengkaderan Ulama, MUI Berharap Lahir 150 Ribu Da’i Mumpuni

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Ma'ruf Amin
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, KH Ma’ruf Amin

dakwatuna.com – Jakarta. Seiring dengan pencanangan gerakan pendidikan ahlaq bangsa, Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga melakukan pendidikan kader Ulama Indonesia. Menurut Ketua MUI KH Ma’ruf Amin, dari pengkaderan ulama yang dilakukan mulai tingkat Kabupaten-Kota hingga tingkat Nasional tersebut, diharapkan nantinya akan lahir 150 Ribu ulama atau da’i yang mumpuni.

“Kita berharap dari pengkaderan ini akan lahir 150 ribu ulama dan da’i yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia yang demikian luasnya. Mereka adalah ulama dan da’i yang mumpuni dalam arti mereka mempunyai wawasan ke-Islaman dan wawasan ke-Indonesiaan yang mumpuni. Inilah cita-cita kita bersama,” kata Ma’ruf menjawab Suara Merdeka, Minggu (15/9).

Menurut dia, dengan hadirnya ulama dan da’i yang mempunyai wawasan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan yang mumpuni, maka dakwah Islamiyah akan terus berjalan dan makin berkualitas, selain itu juga  makin memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Upaya MUI ini lahir karena saat ini sudah banyak ulama sepuh yang mumpuni yang meninggal dunia. Maka perlu sekali kita mengkader ulama. Mereka yang mumpuni ini nantinya akan mendapatkan sertifikat dari MUI. Semoga ikhtiar untuk memberikan siraman rohani dan sekaligus memperkokoh bangsa ini dapat segera memberikan hasil,” kata Ma’ruf Amin. (hh/smc)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • hambaAllah

    Alhamdulillah

Lihat Juga

Ilustrasi. (tammymasterkey.wordpress.com)

Nak…