Home / Berita / Internasional / Afrika / Huwaidi: Israel Diuntungkan dari Penghancuran Terowongan Gaza

Huwaidi: Israel Diuntungkan dari Penghancuran Terowongan Gaza

Fahmi Huwaidi (inet)
Fahmi Huwaidi (inet)

dakwatuna.com – Kairo.  Pakar dan kolumnis Mesir, Fahmi Huwaidi mengungkapkan kekhawatirannya atas perlakuan pemerintahan kudeta Mesir terhadap Sinai dengan mengedapankan kekerasan, bukan hukum. mereka menangani ekses nya bukan penyebabnya. Apa yang dilakukan warga Sinai adalah sebuah dendam bukan berlepas diri. Apa yang ada di Sinai adalah Front Pejuang bukan bagian dari nasionalisme.

Huwaidi mengungkapkan keheranannya melalui tulisannya, Kamis (12/9) di koran Syarq Ausat. Suatu cara yang dilakukan pemerintah Mesir terhadap masalah terowongan dan perbatasan Gaza.

Ia mengatakan, “Jika kejutan yang terjadi di Sinai, atas nama memerangi terorisme, apa yang terjadi pada perbatasan dengan Jalur Gaza sangat mengherankan kami. Kami tidak tahu alasan nya persis, apakah itu kepentingan nasional atau yang lainnya. Yang jelas kenapa ada penghancuran terowongan perbatasan yang merupakan zona penyangga di sepanjang 13 kilometer di perbatasan Gaza. Saya merasa malu ketika diberitahu bahwa Israel adalah satu-satunya pihak yang diuntungkan dari penghancuran tersebut. Hal mana yang tidak bisa diperbuat oleh rezim Mubarak lima tahun lalu. Namun dengan pemerintahan sekarang itu bisa dilakukan.  Maka saya tak bisa menahan kemarahan warga atas hal ini.

Ia menambahkan, seseorang tak bisa menerima logika bahwa aksi terhadap terowongan serta ilusi Mesir atas bahayanya terowongan tersebut merupakan kesuksesan yang nyata. Seseorang yang masih punya nurani tentu akan mengkhawatirkan munculnya prahara kemanusiaan yang sedang mengancam Gaza saat ini. Apalagi kondisi perlintasan Rafah sebagai satu-satunya pintu masuk untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan tak bisa digunakan. Masalahnya adalah karena mereka tidak mau. (asy/pip)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Sebelum Lengser, Obama Diminta Mantan Presiden AS Ini Akui Negara Palestina