Home / Berita / Internasional / Afrika / Banyak Masjid Ditutup, Jamaah Shalat di Jalanan

Banyak Masjid Ditutup, Jamaah Shalat di Jalanan

Syarif Nur, juru bicara Partai An-Nur (klmty.net)
Syarif Thaha, juru bicara Partai An-Nur (klmty.net)

dakwatuna.com – Kairo. Syarif Thaha, juru bicara Partai An-Nur, menyatakan ketidak-setujuan dan protesnya tentang keputusan Kementerian Wakaf, Rabu (11/9/2013) kemarin. Kementerian wakaf memutuskan untuk menutup masjid-masjid kecil dan mushalla, hanya membolehkan shalat di masjid-masjid kementerian, dan melarang selain lulusan Al-Azhar menyampaikan khutbah.

“Kalau hari-hari biasa, jamaah Jumat sudah shalat di jalanan, bagaimana jadinya kalau masjid-masjid kecil ditutup? Pasti akan bertambah parah,” demikian alasan Syarif. Menurutnya, Al-Azhar memang memegang peran penting dan terhormat dalam hal keagamaan, tapi hal itu bukan berarti aktifitas dakwah hanya boleh dilakukan mereka, dan orang lain tidak boleh melakukannya.Selama ini banyak da’i yang mendapatkan sambutan luar biasa dari umat Islam, walaupun dia bukan lulusan Al-Azhar, dan dia juga memegang prinsip moderat.

Syarif mengusulkan, untuk menyaring para khatib, sebaiknya diadakan ujian untuk mengetahui kelayakan seseorang menjadi khatib. Ujian itu memakai standar ilmiah, bukan standar sekuriti atau loyalitas kepada pemerintah kudeta. (msa/dakwatuna/klmty)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Menteri Kehakiman Turki, Bekir Buzdaq. (islammemo.cc)

Menhan Turki: Di Mata Ankara Gulen Seperti Bin Laden Bagi Washington