Home / Berita / Internasional / Afrika / 10 “Kesalahan” Presiden Mursi yang Berujung Kudeta

10 “Kesalahan” Presiden Mursi yang Berujung Kudeta

Presiden Mursi (inet)
Presiden Mursi (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Dalam situs egyptwindow.net, hari Selasa (10/9/2013), Dr. Ahmad Samir menulis sebuah artikel panjang tentang kesalahan-kesalahan Presiden Mursi sehingga menyebabkan militer melakukan kudeta. Berikut kesalahan-kesalahan beliau:

Pertama, di awal pemerintahannya, Presiden melakukan kunjungan ke luar negeri untuk menampilkan citra Mesir dan menarik investasi asing. Negara-negara yang dikunjungi adalah China, Rusia, Brazil, Pakistan, Afrika Selatan, dan lainnya. Beliau tidak mengunjungi Amerika, bahkan merencanakannya pun tidak. Hal ini sedikit-banyak memancing permusuhan Amerika dan Israel. Padahal sejak masa Anwar Sadat, Amerika adalah negara pendonor utama Mesir.

Kedua, saat terjadi serangan Israel terhadap jalur Gaza, bulan November 2012, Presiden Mursi langsung mendukung Gaza dengan menarik dubes Mesir di Tel Aviv dan mengirimkan perdana menteri masuk ke Gaza. Tindakan Presiden Mursi ini berakhir dengan keputusan Israel menghentikan serangan dan membuka pintu gerbang perbatasan. Dari sini, semua pihak menilai Mursi sebagai presiden yang mampu menangani krisis di Timur Tengah, yang tentunya tidak disukai oleh Amerika dan Israel.

Ketiga, Presiden Mursi bersikeras melaksanakan programnya mengembangkan Terusan Suez menjadi pusat perdagangan dunia seperti Dubai dan Singapura, dengan proyeksi income US$ 100 Milyar pertahunnya. Program ini jelas akan menempatkan Mesir sebagai negara maju secara ekonomi yang bisa mempunyai sikap politik yang independen. Ini tentu akan membahayakan kepentingan Amerika di Timur Tengah. Bahaya itu juga akan menimpa Israel yang masih berambisi menguasai dataran Sinai, sebelah timur Suez. Selain Amerika dan Israel ada negara Arab yang akan sangat dirugikan, yaitu Dubai. Dubai adalah wilayah paling miskin sumber minyak di antara 7 wilayah Emirat. Dubai hanya mengandalkan pelabuhannya. Kalau Suez dikembangkan, Dubai diperkirakan akan hancur 20 tahun mendatang.

Keempat, Presiden Mursi memprogramkan pembangunan di dataran Sinai yang merupakan 31% dari seluruh wilayah Mesir. Dana yang dianggarkan untuk tahun 2013-2014 sebesar US$ 4.4 milyar. Beliau juga membuka kota baru yang dinamakan Fairuz untuk meningkatkan kepadatan penduduk. Selain itu, ada dua universitas baru yang dibangun. Ketika dataran Sinai dikembangkan sedemikian rupa, tentu akan memberi wilayah ini kekuatan yang membahayakan Israel penjajah tetangga Sinai, Palestina.

Kelima, Presiden Mursi memprogramkan tercapainya swasembada gandum tidak lebih dari 3 tahun masa pemerintahannya. Mesir adalah negara terbesar pengimpor gandum. Gandum sendiri biasa digunakan sebagai senjata untuk menekan negara-negara pengimpor. Tercatat impor gandum Mesir setiap tahunnya mencapai 10 juta ton. Dari angka itu, Amerika mendapatkan jatah 41.5%, Australia 22.7%, Eropa 12.7% dan Kanada 3.6%. Negara-negara ini tentu tidak mau kehilangan pasar besar gandumnya.

Keenam, Presiden Mursi mulai membuat mekanisme pengembangan sistem pendidikan di Mesir, yang mengesampingkan para sistem dan konsultan Amerika. Pengembangan itu didasarkan kepada norma, akhlak, kemajuan ilmu dan teknologi, kebutuhan negara, dan pasar tenaga kerja. Diharapkan akan terwujud bangsa yang produktif dan positif. Hal ini tentu tidak bisa membuat Amerika dan Israel tenang.

Ketujuh, sikap Presiden Mursi dalam kasus Suriah. Beliau membebaskan visa warga Suriah yang mengungsi ke Mesir, memperlakukan pelajar Suriah seperti rakyat Mesir sendiri, menarik dubes Mesir di Damaskus, menutup kedutaan Suriah di Kairo, dan lainnya. Langkah-langkah berani ini telah membangkitkan kembali peran negara Arab dan Islam dalam menyelesaikan sebuah kasus dalam panggung internasional. Seakan telah mengesampingkan peran Amerika. Langkah beliau yang tak kalah mencengangkan adalah acara “Konferensi Rakyat Mesir untuk Mendukung Revolusi Suriah” yang mengundang tokoh-tokoh dari dunia Islam. Hal ini cukup membuat gerah Suriah dan sekutunya (Rusia, China, Iran dan lainnya)

Kedelapan, Presiden Mursi memikirkan kembali ide berdirinya “G8 Islam”, yaitu organisasi 8 negara besar Islam. Hal ini dimulai dengan kerja sama ekonomi dan politik yang kuat antara Mesir dan Turki. Kemudian dilanjutkan dengan kerja sama yang sama antara Mesir, Turki, Pakistan dan Malaysia. Langkah ini tentu membuat banyak pihak takut dan merasa tersaingi, takk terkecuali Saudi, Kuwait, Bahrain dan Emirat.

Kesembilan, Presiden salah ketika lebih memperhatikan pembangunan dan reformasi ekonomi, dan menomor-duakan penguatan kekuasaannya. Padahal pemimpin yang tidak menegaskan kekuasaannya tidak akan bisa mendirikan negara. Beliau tidak mereformasi 4 pilar negara, yaitu militer, kepolisian, kehakiman, dan media. Keempat pilar ini kemudian seakan mendirikan negara sendiri di luar kekuasaan Presiden Mursi. Terbukalah kesempatan yang sangat luas bagi sisa-sisa rejim Mubarak untuk membuka jalan kembalinya kelompoknya.

Kesepuluh, Presiden Mursi terlihat terlalu dini dalam menampilkan contoh pemerintahan Islami. Padahal belum ada kekuatan nasional, regional, apalagi dunia yang cukup untuk mendukungnya. Kesalahan ini cukup mencoreng proyek Islam dengan cara mempublikasikan seluas-luasnya “kegagalan-kegagalan” beliau dalam memimpin.

Kesalahan-kesalahan Presiden Mursi di atas telah menciptakan koalisi internasional yang berusaha menggagalkan pemerintahannya dan berakhir dengan penggulingannya, di saat Presiden Mursi sedang sibuk dengan hal yang kurang prioritasnya. (msa/dakwatuna/egyptwindow)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (31 votes, average: 9,16 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • handi

    kalau SBY apa?

    • Riza Muhammad

      SBY cuman bisa ngomong “SAYA PRIHATIN”… !!!

    • t121s

      CURHAT MELULU

  • Armyan Barry

    hemmm.. begitu yaa… weww.. sayang sekali harus terhenti sebelum semua tujuannya terwujud..

  • Abshan Shihab AbBedulloh

    setidaknya punya rencana yang baik dan bagus, hanya karena ksalahan di no.9 aja maka gagal. coba no.9 ada benahkan dari awal, dan mnjadi prioritas, pasti sisanya akan terlaksana,

    • Ahmad Irumisan

      setuju banget gan. d jaman pak harto jg krn no 9 sngat kuat shingga pmerintahanny bisa brtahan bhkan hingga 30 tahun lebih

  • Ardi Nak Kampa

    semoga itu bisa tercapai…
    amin…
    semoga rakyat mesir yg membela mursi dapat menggulingkan rezim yg sekarang…
    Semua umat islam mendukung mu Presiden Mursi…
    termasuk saya…
    Banyak doa2 yg dikirimkan ke Mesir…
    Percayalah Islam akan Menang….
    karena Allah selalu ada buat hamba-Nya

  • Almarhum Radiant Yunus

    kapan,indonesia punya mursi…????

  • Nedya Amrih Prakasa

    kesalahan ?

  • Atagnan

    Mestinya presiden Mursi belajar dari apa yang dilakukan Imam Khomaini dengan revolusi Irannya.
    Apakah Imam Khomaini mendapatkan dukungan dari Militer saa itu ? Tentu tidak.

    Di saat itu juga Iran berseteru dengan Amerika terkait masalah sandera.
    Tak lama dari itu saat Iran masih lemah, Irak ambil kesempatan untuk mencaplok sebagian wilayah Iran dan pecah perang 8 tahun.
    Iran dapat bertahan dan mengambil alih semua wilayah yang di caplok Irak. Meskipun Irak dibantu Amerika dan seluruh negara Arab secara financial. Negara arab memang memalukan.

    • bill nhuda

      Apa Khomaini itu sudah pasti benar…….dan mengapa Irak memusuhi Iran?
      Jika anda seorang Muslim kembalilah pada Al-Qur’an dan Sunnah Rasul berserta Hadist yang Sahih.

    • t121s

      Lagi – lagi SYIAH. cape deh

    • Rizers Straŋgers

      Syiah itu spt Zionis ! Selalu bergerak dan tak pernah berhenti ! ini perang ttg akidah , bkn kekuasaan semata ! Yuks balik lagi ke Al Qur’an dan Al Hadits !

  • Atagnan

    Item ke7. Warga Suriah yang seperti apa yang dibilang tertindas? penindasan macam apa yang dilakukan Assad? Kalau tidak cocok tinggal di Suriah ya pindah saja. Pemberontak koq di dukung.
    Kita juga gak mau kalau negara tetangga mendukung GAM, RMS, atau Gerakan Papua Merdeka.
    Itu langkah amat salah dari seorang presiden sampai mendukung pemberontak.

    • saifullahy

      karena ente gak tau gimana rasanya berada di daerah konflik, seperti Aceh..

    • bill nhuda

      Harus bisa memebedakan dengan jernih …….,dan bukti yang akurat baru Coment.

  • Atagnan

    Kebijakan Mursi yang lain sangat bagus dan angkat topi untuk Pak Presiden.
    Tapi ingat jangan repot-repot untuk ikutan mengkudeta presiden negara tetangga. Eee.. malah ente yang di coup de etate.

  • saifullahy

    Semoga jadi pelajaran Bagi pemimpin yang lain..

  • Ahmad Irumisan

    pelajaran yg penting bagi kita. Tetap presiden mursi d mata saya seorang yg tegas dn memiliki langkah2 konkret yg berani. Namun hny kurang dlm pnguasaan 4 pilar keamanan

  • Mas Bro

    Gw akan pilih Mursi kalau nyapres 2014 nanti,,…

  • tati

    bukan kesalahan kalee…tp ketidaksukaan as dan israel memang ini virusnya…

  • Ivan Aditya

    wah…klo jadi capres di Indonesia jangan deh…..ntar malah ikutan nimbrung di Per-sapi-an kayak partai yang “katanya” garis putih itu tuh…..sudah koleksi mobil,eh…koleksi bini lagi…..insyaf ya…..

  • fiona

    benar kata dahlan ishkan dan jokowi. presiden yang satu ini sombong, arogan, dan sok ekskulusif. sama seperti Peternakan Koruptor Sapi

  • Arief Assyaghb Billahi

    memang niat yang baik selalu ada yang tidak suka

  • Achmad Miftahul Huda

    kebaikan pasti ada penentangnya…..maju terus presiden Mursi

Lihat Juga

Presiden AS terpilih, Donald Trumph (aa.com.tr)

Apakah Trump Akan Konsisten Dengan Janji Kampanye?

Organization