Home / Berita / Nasional / Kemanan Jamaah Haji Jadi Perhatian Serius Pemerintah

Kemanan Jamaah Haji Jadi Perhatian Serius Pemerintah

Direktur Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kementerian Agama, Anggito Abimanyu. (Jurnal Haji Umrah)
Direktur Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umroh Kementerian Agama, Anggito Abimanyu. (Jurnal Haji Umrah)

dakwatuna.com – Arab Saudi. Pemerintah senantiasa berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah haji, salah satunya dengan memberikan perhatian serius terhadap faktor keamanan.

Melalui Dirjen Penyelenggaran Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Anggito Abimanyu yang masih berada di Arab Saudi, pemerintah mengingatkan akan pentingnya urusan keamanan ini.

Diantara faktor keamanan yang disorot Anggito adalah kasus kehilangan uang tunai yang cukup banyak. Selain angka kasusnya yang tinggi, nominal uang  yang dicuri juga lumayan besar. “Kasus kehilangan uang ini baik di pemondokan maupun wilayah masjid (Masjidil haram, red),” papar dia.

Anggito mengakui kasus kehilangan uang ini tidak melulu disebabkan karena kasus pencurian. Tetapi juga ada kalanya kelalaian jamaah haji sendiri. Dia menuturkan Senin depan (9/9) akan diluncurkan program pelayanan penyimpanan uang dan sistem informasi jamaah tersesat. Rencananya peluncuran ini dilaksanakan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Untuk antisipasi resiko keamanan, Kemenag sudah menambah petugas PPIH dari unsur TNI dan Polri. Petugas keamanan ini menempati pos di sektor khusus, baik di Madinah maupun di Mekah. “Sektor khusus ini ada di Masjid Nabawi dan di Masjidil haram,” tandasnya. Sistem sektor khusus ini, menggantikan sistem mobile atau patroli gabungan TNI dan Polri.

Terkait urusan pemondokan, Anggito menambahkan bahwa urusan pemondokan sudah beres. Dia mengatakan alotnya renegosiasi biaya pemondokan sebagai imbas dari pemotongan kuota tidak akan berpengaruh pada layanan pemondokan. Saat ini masih ada 13 pemilik pemondokan yang menolak mengubah biaya sewa pemondokan. Padahal kapasitas hunian nya menurun karena kuota haji tetapnya terpangkas. 

Pemerintah berharap, dengan peningkatan pelayanan tersebut dapat memberikan rasa nyaman dan aman bagi jamaah haji. (sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pertemuan dewan keamanan nasional 2015. (aljazeera)

Berbagai Spekulasi Muncul Seputar Keputusan Pertemuan Dewan Keamanan Nasional Turki