Home / Berita / Nasional / Sertifikasi Halal Akan Menguntungkan Pengusaha

Sertifikasi Halal Akan Menguntungkan Pengusaha

Salah satu sudut super market yang menjual produk halal (inet)
Salah satu sudut super market yang menjual produk halal (inet)

dakwatuna.com – Jakarta.  Wakil Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Osmena Gunawan mengatakan dengan melakukan sertifikasi halal akan mampu mendatangkan keuntungan bagi pengusaha.

Menurut dia, pengusaha tentu juga ingin melakukan usahanya dengan jujur dan halal. Adanya kepercayaan antara konsumen dan produsen dan sebaliknya akan sangat berdampak pada perkembangan usaha itu.

“Ujung-ujungnya tentu seperti yang diharapkan pengusaha, yaitu keuntungan,” katanya saat berbincang di kantornya, Rabu (4/9).

Keuntungan lain bagi pengusaha yang telah mendapatkan sertifikasi halal adalah memperoleh rasa tenang. Ia juga akan merasa konsumennya terpuaskan.

Sertifikasi halal diperlukan agar konsumen mendapatkan ketenangan dalam mengkonsumsi suatu jenis produk atau makanan. Padahal tidak ada restoran yang menyatakan secara transparan kepada konsumennya mengenai komposisi bahan yang digunakan.

“Untuk rasa yang enak tentu memakai bahan yang berbagai macam, baik dari tumbuhan,  hewan maupun mikroba,” ujar perempuan berjilbab ini.

Osmena menilai biasanya perusahaan yang masih enggan mengajukan sertifikasi halal adalah perusahaan yang sudah merasa produknya tidak akan lolos uji.

Sebagian besar restoran yang namanya muncul dalam broadcast message yang beredar itu sebenarnya sudah pernah melakukan konsultasi dengan MUI. Namun, mereka tidak melanjutkan.

“Mungkin mereka sadar dalam komposisi produknya ada yang meragukan. Bisa saja tidak haram tapi dia sendiri ragu,” katanya.

Oleh sebab itu, hal yang utama dalam sertifikasi halal adalah adanya keyakinan dari pihak produsen produk yang mereka jual adalah produk halal. Keyakinan tersebut kemudian diverifikasi oleh LPPOM MUI dengan menurunkan tim ahli yang sudah terlatih.

Beberapa hari belakangan beredar pesan berantai di kalangan masyarakat yang menyebutkan sejumlah restoran waralaba asing menjual makanan haram.

LPPOM MUI mengatakan restoran tersebut belum memiliki sertifikat halal sehingga belum diketahui kehalalan produknya. Restoran yang belum mempunyai sertifikat halal itu antara lain, J.Co Donuts, Solaria, Bread Talk, Roti Boy, Papa Rons Pizza, Coffee Bean, Starbuck Coffee dan Baskin and Robbins. (na/rol/sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ribuan warga Ciamis, Jawa Barat melukan aksi jalan kaki menuju Monas, Jakarta. (jpnn.com)

Ribuan Massa dari Luar Jakarta Menyusul Kafilah Ciamis

Organization