Home / Berita / Nasional / MUI: Sertifikat Halal, Tak Ada Unsur Bisnis

MUI: Sertifikat Halal, Tak Ada Unsur Bisnis

Ilustrasi. (halalmui)
Ilustrasi. (halalmui)

dakwatuna.com – Jakarta. Dalam menanggapi beredarnya broadcast messenger yang mengumumkan restoran belum bersertifikat halal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengaku tidak ada unsur bisnis dengan perusahaan apapun.

Hal ini dikatakan Ketua Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan, Kosmetika dan Makanan (LPPOM) MUI, Lukmanul Hakim. “Tidak ada unsur bisnis sama sekali dengan perusahaan. Apa yang dilakukan selama ini adalah murni untuk melindungi masyarakat,” katanya, Minggu (1/9/2013).

Dirinya berharap agar DPR menerbitkan undang-undang jaminan produk halal terkait penerbitan sertifikat halal. Karena hal itu akan membantu MUI dalam melindungi masyarakat dari produk-produk yang tidak dijamin kehalalannya. “Adanya undang-undang itu, masyarakat akan terlindungi dari bahaya produk-produk haram,” tukasnya.

Sebelumnya beredar Broadcast Messenger (BM), yang mengatasnamakan MUI, yang mengumumkan restoran yang tergolong tidak halal. Disebutkan dalam pesan berantai itu, karena semua produknya mengandung gelatin dari daging dan lemak babi. [gus]

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Ketua MUI Din Syamsuddin.  (panjimas.com)

Ulama Minta Umat Islam Kawal Kasus Ahok