Home / Berita / Internasional / Afrika / Militer Arab Dibentuk untuk Lawan Rakyat Sendiri

Militer Arab Dibentuk untuk Lawan Rakyat Sendiri

Faishal Qasim, jurnalis televisi Aljazeera (inet)
Faishal Qasim, jurnalis televisi Aljazeera (inet)

dakwatuna.com – Kairo. Faishal Qasim, jurnalis televisi Aljazeera berharap adanya militer Arab yang kuat dan bisa mendapatkan kemenangan yang sebenarnya. Hal ini beliau tuliskan di akun twitternya kemarin, Sabtu 31 Agustus.

Menurutnya, saat ini memang tidak ada militer Arab yang kuat. Militer Iraq di jaman Saddam Husain, yang terkenal sebagai militer keempat terhebat di dunia, hanya bertahan beberapa jam menghadapi militer Amerika.

Oleh karena itu, menurutnya, tidak perlu membangun imej kekuatan dan semangat orang dengan cara rekayasa yang penuh dengan kebohongan. Lebih baik kita mengakui tidak memiliki militer yang kuat itu. Sebab utamanya, di negara-negara Arab, militer memang dirancang dan dibentuk dengan sengaja untuk melawan rakyatnya sendiri. Bukan untuk melawan musuh dari luar. (msa/dkw/amalomah)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (11 votes, average: 8,55 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • jery sanjaya

    bagaimana dengan negara kita

    • Jamal Syamlan

      sama ( setali 3 uang )

  • Abu Dias

    yang ngomong ini adalah jurnalis al jazeera …..
    jadi ngomongnya tentu hanya sebatas daerah sekitar arab …..
    saya pengin dengar omongan pengamat militer indonesia …..
    semoga saja akan lain suaranya ……

Organization