Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Kisah yang Tak Pernah Usang

Kisah yang Tak Pernah Usang

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

sahabatdakwatuna.com 

Wahai Pemilik wajah pada setiap albumku

Tahukah kamu, air mataku mengalir deras

Membasahi dinding pipiku

Terpojok di sudut kamar

Berteman kenangan kita

Yahhh…

Kadang tangis dibutuhkan saat kita lelah

Biar lelap yang menghapus duka menggantikan tawa setelah kita terjaga..

Hari ini kutuliskan sajak keriduanku

Malam sunyi dengan angin dingin
Terhembus lewat belantara nirwana
Diam tak bergeming
Saat raut ronamu hadir
Mengisi disetiap relung
Hanya kesenyapan dan sunyi
Kau hadirkan sosok ketegaran
Dengan senyum penuh harapan
Membangkitkan gelora jiwa
Hingga angan terdampar di gersangnya rindu
Saat senyummu tak lagi merekah
Gairahku kaku
Takut akan kehilangan senyum indah nan pesona
Yang selalu menggetarkan jiwa
Ini semua bagai untaian nada
Yang tak berirama
Serak dan hambar

Di antara jiwa jiwa terlantar oleh terpaan rasa cinta
Kini senja datang
Membawa keresahan jiwa
Oleh hasutan nirlama rindu
Kemana lagi harus bersembunyi
Kemana lagi harus berkelit
Tak jua mampu

Hanya menikmati debar rasa rindu
Betapa kuatnya kaidah cinta
Yang selalu menghantui jiwa
Ingin damai
Ingin bahagia
Selalu menikmati tebaran pesona senyum impian
Duh malam
Siksamu adalah derita rinduku
Oh angin malam
Kabarkan derita kerinduanku pada mereka
Agar mereka sadar
AKU MENCINTAI MEREKA KARENA ALLAH

Semoga hari-harimu selalu indah karna persahabatan kita

About these ads

Redaktur: Aisyah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 8,50 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Nur insani As Shabir
Guru Model SGI Dompet Dhuafa.

Lihat Juga

(Video) Kisah Haru Keislaman Gadis Mualaf Asal Perancis