Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Lebaran di Rantau

Lebaran di Rantau

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Ilustrasi. (gardjoew.wordpress.com)
Ilustrasi. (gardjoew.wordpress.com)

dakwatuna.com

Pilu menghinggapi hingga menelusuk sukma
Bergelayut mesra bersama asa untuk berkumpul
Rindu ini belum terobati
Karena banyaknya jeruji yang membentengi
Hingga ku tak mampu menembusnya apalagi menghancurkannya
Jeruji yang dilapisi lapisan baja-baja yang bertopangkan keramik dan besi-besi kokoh

Umi….abiii….
Aku hanya bisa menstransformasi doaku untuk kalian
Aku tak bisa bersama kalian saat ini
Aku janji untuk berkumpul di tahun depan
Semoga masih diberikan waktu untuk berkumpul bersama
Merasakan kehangatan, canda-tawa dan nasihat bijak kalian
Maafkan anakmu yang belum berbakti sama sekali
Aku belum bisa pulang untuk berkumpul dengan kalian dan handai taulan
Betapa banyak salah dan khilafku pada kalian
Namun, kasih sayang kalian tidak akan pernah berubah
Kerinduan dan doa-doa selalu terucap untuk anakmu yang tak berbakti ini
Rindu terus menggelayut bertemankan sepi

Rabb jagalah mereka dengan cinta dan kasih sayang-Mu
Berikan cahaya dan hidayah-Mu kepada kami
Sehingga kami tidak silau dengan fatamorgana dunia yang semu
Berikan kami keistiqamahan dalam Islam dan Iman
Sehingga naungan Rahman dan Rahim-Mu tak akan pergi …pergi meninggalkanku
Sepi menggelayuti hingga menyelimuti jiwaku
Rindu tidak bisa dipungkiri untuk ditepis
Karena ia bisa hadir karena rasa kehilangan
Karena rasa yang kurang dari biasanya
Sunyi juga menghampiri
Menyapa perlahan dan pasti
Aku hanya bisa menyampaikan salam kepada angin
Hingga ia menerbangkan dan membawanya
Kepada mereka yang kurindu

Angin bawalah salam dan rinduku pada mereka
Hingga mereka menyadari bahwa ada rindu yang terbesit oleh ruang dan waktu
Belum bisa ku sapa dengan baik
Hingga bertemu lagi melihat senyum simpul raja dan ratu hidupku
Umi…Abi…
Aku sayang kalian
Aku selalu berdoa untuk kalian
Agar kalian selalu diberikan kesehatan dan semangat untuk hidup
Walaupun tanpa ada aku di samping kalian

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Nabilah Hurin
Guru SDN 4 Dendang Belitung.

Lihat Juga

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi (islammemo.cc)

Syaikh Al-Qaradhawi: Jika Id Hari Jumat, Kita Boleh Hanya Shalat Id dan Tidak Jumatan