Home / Berita / Internasional / Afrika / As-Sisi Sahkan Daftar Pembantaian

As-Sisi Sahkan Daftar Pembantaian

Syeikh Ali Jumah, mantan mufti nasional Mesir
Syeikh Ali Jumah, mantan mufti nasional Mesir

dakwatuna.com – Kairo. Sebuah sumber di departeman pertahanan menuturkan sebuah informasi penting kepada salah seorang tokoh pemikir Mesir yang dekat dengan Koalisi Nasional Anti Kudeta.

Informasi tersebut menyebutkan bahwa As-Sisi telah mensahkan sebuah daftar yang berisi orang-orang yang harus dienyahkan, dan kematian mereka dimanfaatkan untuk menuduh Ikhwanul Muslimin.

Oleh karena itu, mereka yang masuk dalam daftar tersebut tentunya adalah tokoh-tokoh yang berperan dalam kudeta militer, baik dari partai, lembaga agama, dan sebagainya. Tokoh-tokoh tersebut saat ini dirasa sudah tidak bisa berpengaruh lagi memperkuat kedudukan penguasa. Sehingga tidak mengapa untuk dienyahkan.

Di antara informasi yang disampaikan sumber tersebut adalah masuknya Dr. Ali Jum’ah, mantan mufti Mesir dalam daftar tersebut. Beliau memang termasuk tokoh yang menyokong dukungan kepada kudeta militer. Tokoh-tokoh yang lain di antaranya 3 orang dari Front “Penyelamatan”, 12 orang dari militer dan kepolisian, dan seorang dari tokoh keagamaan Kristen Koptik.

Sumber informasi tersebut juga mengabarkan bahwa As-Sisi telah bertemu dengan tiga orang jurnalis dalam 48 jam terakhir. Pertemuan itu untuk berkoordinasi tentang mekanisme media dalam mengkampanyekan aksi-aksi pembunuhan, dan melemparkan tuduhan kepada Ikhwan sebagai pelakunya, sehingga Ikhwan digolongkan dalam organisasi teroris. (msa/dkw/ansarportsaid)

About these ads

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Sejuki

    Sungguh rencana yg amat keji. Rupanya Fitnah Dajjal sedang bergentayangan saat ini di Mesir. Wahai As Sisi Laknatullah, ente saat ini masih diistidraj (dipuaskan keinginan oleh Allah utk sementara), tapi tunggu, azab Allah gak akan pernah surut utk terus mengintai.

Lihat Juga

Penyanyi Rap Ini Dimasukkan Daftar Teroris