Home / Berita / Silaturahim / Semarak Halal Bi Halal SDN 4 Dendang, Belitung Timur

Semarak Halal Bi Halal SDN 4 Dendang, Belitung Timur

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.com Masih dalam semarak SD Negeri 4 Dendang, kali ini kembali menyemarakkan bulan Syawal dengan acara “Halal Bi Halal” diadakan di Aula SD Negeri 4 Dendang pada awal pertama masuk sekolah (16/08/13). Kali ini anak-anak dan guru membawa bekal jaja yang dalam bahasa Indonesianya Jajanan atau karena ini di bulan Syawal jadi disebut kue lebaran. Dengan semaraknya anak-anak membawa jaja yang sengaja masih disediakan oleh mereka di rumah untuk acara Halal Bi Halal di sekolah. Dengan menggunakan baju muslimah dan koko Syawal kali ini dipenuhi keceriaan anak-anak memamerkan kue lebarannya masing-masing kepada teman-temannya lain.

Menurut salah satu Guru dari Sekolah Guru Indonesia (SGI) Dompet Indonesia yang ditempatkan di SD Negeri 4 Dendang, Belitung Timur selama satu tahun dimulai dari Maret 2013 – Maret 2014 ini menuturkan bahwa acara yang diadakan oleh pihak sekolah sangat menanamkan karakter keceriaan di bulan Syawal, kita bisa memaknainya selama satu bulan menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan kemarin. Rasa kemenangan itu bisa timbul karena sepenuhnya kita berharap kepada Allah akan pengampunan dosa-dosa kita yang telah lalu, banyaknya rahmat-rahim-Nya serta dan terhindar dari siksa api neraka. Dahsyatnya bulan Ramadhan menjadi pertanda buat kita untuk Fastabiqul Khoirat dan menyadari bahwa bulan Ramadhan hanya satu bulan berlangsung selama satu tahun, seharusnya persepsi orangtua, guru dan pemerintahan mendukung berlangsungnya Ramadhan adalah bulan melawan hawa nafsu, di setiap khutbah pada malam tarawih ditanamkan kembali bahwa puasa di bulan Ramadhan itu wajib dan jika ada yang meninggalkannya karena sakit atau dalam perjalanan maka harus diganti dengan puasa kembali di bulan lain dan jika tidak sanggup bisa membayar fidyah seperti terdapat dalam QS. Al-Baqarah: 184. Momen kemenangan masih di maknai anak-anak sebagai hari kemenangan karena dapat baju baru, sepat baru, tas baru, THR dan berbagai kue lebaran yang enak dan lezat. Karena pikiran mereka yang belum memaknai sesuatu secara mendalam dan lebih bermakna. Ya begitulah anak-anak.

Acara halal bi halal kali ini adalah momen kali kedua yang teras kehangatan dan kebersamaannya. Guru-guru membawa jaja dan begitu juga dengan anak-anak. Berbagai jaja atau kue lebaran anak-anak di kumpulkan kepada guru-guru, kemudian guru-guru membagi kue-kue tersebut sama rata untuk anak-anak. Rangkaian acara Halal Bi Halal kali ini adalah : kata sambutan dari guru Agama dan Kepala sekolah, ucapan permintaan maaf dan selamat Hari raya Idul Fitri dari salah seorang anak yang mewakili dari Kelas 6 Salma, permintaan maaf dan selamat juga disampaikan oleh perwakilan guru Ibu Siti Nurbaya. Doa yang dibawakan oleh guru Agama Pak Anwari dan juga Salam-salaman (salim) anak-anak dengan guru, guru dengan guru, anak-anak yang kelasnya lebih rendah kepada kakak/abangnya yang kelasnya  lebih tinggi.

Acara yang paling di nanti-nantikan anak-anak adalah jaja yang dibagikan oleh guru dengan semangat anak-anak menegadahkan tangannya layaknya tak akan kebagian jaja dan seruan anak-anak yang sangat antusias, “Bu.., aku bu! Bu…, aku bu!”, membuat pembagian jaja menjadi sangat menarik dan antusias lebih tinggi. Di luar acara, anak-anak kelas 6 yang tahun kemarin dan sekarang sudah berada di SLTP, datang beramai-ramai mengunjungi rumah sekolah dan menemui guru-guru untuk meminta maaf, “Pak, Lebar… pak, Bu. lebar bu..!”, sambil menyodorkan tangannya. Semuanya menyatu hingga suasana lebaran itu masih terasa padahal sudah 9 hari lebaran dirasakan seperti masih di hari pertama. Mohon maaf lahir dan batin ya, Ied Mubarak 1434 H.

About these ads

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 1,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Nabilah Hurin
Guru SDN 4 Dendang Belitung.

Lihat Juga

Khutbah Idul Fitri 1437 H: Darurat Tapi Belum Terlambat