Home / Berita / Daerah / Aksi Damai “Bali Peduli Rakyat Mesir”

Aksi Damai “Bali Peduli Rakyat Mesir”

Aksi Damai Peduli Rakyat Mesir di Bali (18/8/13) (foto: Fatkur)
Aksi Damai Peduli Rakyat Mesir di Bali (18/8/13) (foto: Fatkur)

dakwatuna.com – Bali.  Pembubaran aksi damai rakyat oleh Militer Mesir, yang berujung pembantaian bukan sekedar permasalahan umat muslim. Karena pembantaian oleh Militer Mesir tersebut tidak mengenal ras, agama, usia, dan jenis kelamin. Pembantaian yang membabi buta oleh militer kepada rakyat sipil. Dalam waktu tujuh jam Militer Mesir berhasil membantai rakyat sebanyak 2.200 orang lebih korban tewas, dan puluhan ribu lainnya luka-luka. Jelas ini merupakan kejahatan kemanusiaan.

Militer Mesir tidak sekedar membubarkan demonstran di jalan dengan kekerasan, tapi juga membantai rakyat sipil yang sedang berada di masjid, gereja, dan rumah sakit. Bahkan para wartawan internasional mulai ditangkapi dan diintimidasi. Militer ingin memutus rantai informasi ke dunia luar.

Atas pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan oleh Militer Mesir, maka Aliansi Pelajar, Pemuda, dan Masyarakat Bali Peduli Kemanusiaan akan melakukan Aksi Damai “Bali Peduli Rakyat Mesir”. Aksi akan berlangsung pada Minggu (18/8) pukul 16.00 wita di Perempatan Jl. P.B. Sudirman – Jl Dewi Sartika, Denpasar.

Aksi damai ini akan diawali dengan long march dari Jl. P.B. Sudirman menuju Perempatan Jl Dewi Sartika. Aksi damai tanpa orasi inijuga akan diwarnai (frdengan pembagian pamflet di tiga titik traffic light di sekitar lokasi orasi.

Aliansi Pelajar, Pemuda, dan Masyarakat Bali Peduli Kemanusiaan juga mengeluarkan pernyataan sikap terhadap pembantaian aksi damai yang dilakukan oleh Militer Mesir:

  1. Mengecam dan Mengutuk  Pembubaran Aksi Damai Rakyat oleh Militer Mesir  yang dilakukan dengan cara kekuatan senjata.
  2. Menolak secara tegas segala bentuk kekerasan dalam pembubaran aksi damai.
  3. Meminta kepada pemerintahan Indonesia untuk mengambil sikap tegas dalam tragedi kemanusiaan yang terjadi di Mesir oleh militernya.
  4. Meminta kepada lembaga-lembaga HAM dan Amnesti Internasional untuk menindak tegas pelaku pembantaian aksi damai rakyat Mesir.
  5. Mengajak semua pihak untuk selalu menjaga keamanan dan kedamaian Pulau Bali.

(fr/sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Kemenangan Trump dan Pengaruhnya Terhadap Mesir