Home / Berita / Daerah / Ribuan Masyarakat Riau Turun Ke jalan, Kecam Keberutalan Militer Mesir

Ribuan Masyarakat Riau Turun Ke jalan, Kecam Keberutalan Militer Mesir

Aksi Solidaritas Masyarakat Riau untuk Mesir (16/8/13) (foto:Alvin)
Aksi Solidaritas Masyarakat Riau untuk Mesir (16/8/13) (foto:Alvin)

dakwatuna.com – Pekanbaru.  Ribuan Masyarakat Riau, yang tergabung dalam “Masyarakat Riau Peduli Mesir”, memadati bundaran tugu ikan selais, depan kantor pemko pekanbaru. Massa yang berasal dari gabungan ormas dan mahasiswa ini hadir dari berbagai daerah di Provinsi Riau. Mereka mengecam dan memperotes keras tindakan brutal militer Mesir, yang mengakibatkan tewasnya ratusan rakyat sipil. Mereka juga mendesak agar pemerintah Indonesia, bersikap tegas dan menarik duta besar Indonesia di Mesir, sebagai protes keras terhadap militer Mesir.

Massa memulai aksi setelah melaksanakan shalat Jum’at berjamaah, di masjid Ar Rahman Pemko Pekanbaru. Kemudian rombongan massa bergerak menuju tugu ikan selais, sambil membawa spanduk- spanduk dan poster- poster yang berisi kecaman atas tindakan militer mesir.

Koordinator SMRUM, Agung Nugroho mengatakan, jika dikalkulasikan sampai hari ini ada sekitar 6.000 orang warga sipil yang menjadi korban pembantaian rezim militer Mesir di bawah pimpinan Jenderal Abdel Fattah Al Sisi. Dari mulai tanggal 8 Juli lalu, ada sekitar 42 orang demonstran anti kudeta yang tewas dan 322 orang demonstran yang luka-luka. Kemudian pada 27 Juli sekitar 120 orang pendukung Mursi yang meninggal dan lebih dari 1.000 orang yang luka-luka.

“Tercatat tiga pekan sejak militer Mesir mengkudeta presiden yang sah Mesir, sudah 450 orang warga sipil telah terbunuh, sekitar 8.000 orang yang terluka dan 1.500 orang ditahan,” katanya.

Pada tanggal 14 Agustus kemarin adalah hari kebiadaban militer dan polisi militer Mesir yang membantai warga sipil dengan menembaki demonstran serta membakar masjid di Rab’bah.

“Jika dikalkulasikan yang mati syahid ada sekitar 3.000 orang dari 6.000 orang lebih dan yang terluka mencapai 15.000 jiwa,” ucapnya.

Aksi berakhir sekitar pukul 15.30 wib, ditutup dengan do‘a yang dipimpin oleh ketua PW.IKAdi Riau, Ustad Narlis,MA. (avin/sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Parlemen Turki Tetapkan Libur Resmi di Hari Kudeta Gagal Sebagai Simbol Persatuan Nasional