Home / Berita / Internasional / Afrika / Tuntutan Pencabutan Kewarga-negaraan Pimpinan Kudeta

Tuntutan Pencabutan Kewarga-negaraan Pimpinan Kudeta

as-sisidakwatuna.com – Kairo.  Dr. Hamid Shidiq, seorang peneliti di Pusat Studi Sosial dan Pidana, mengajukan tuntutan untuk mencabut kewarga-negaraan beberapa orang pimpinan kudeta, di Pengadilan Tata Usaha Negara, Kairo.

Di antara pimpinan kudeta yang dituntut adalah As-Sisi (menteri pertahanan), Adly Mansur (presiden sementara), dan Muhammad Ibrahim (menteri dalam negeri)

Dalam tuntutan tersebut, dikatakan bahwa As-Sisi dilahirkan dari seorang ibu berdarah Yahudi Maroko bernama Malikah Titani yang dilahirkan di Maroko. Dia menanggalkan kewarga-negaraan Maroko demi mendapatkan kewarga-negaraan Mesir pada tahun 1958.

Dalam surat tuntutan bernomor 67434 tersebut dikatakan juga bahwa ibu kandung Adly Mansur adalah seorang wanita berkewargaa-negaraan Amerika.

Sedangkan Muhammad Ibrahim telah menculik Presiden Mursi dan memaksanya untuk mengundurkan diri, padahal tidak ada surat perintah penggulingan presiden yang dikeluarkan dewan tinggi militer. Kalau memang ada sebuah keputusan penggulingan, surat tersebut harus diterbitkan dalam sebuah surat kabar resmi. (msa/sbb/dkw)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • Zendrival NnZz

    subhanallah… laa haula wala kuwata illa billa..ya allah berilah
    kekuatan kepada saudara2 kami dalan menegakkan kebenaran… amiiin

  • Helmi

    bukan cuma dicabut, harusnya DIGANTUNG!!!

  • Abu Mush’ab Roni

    ooooooh ternyataaaa . . . !!!!

Lihat Juga

Aksi bakar diri akibat frustasi hadapi hidup semakin sulit. (al-marsd.com)

Kebutuhan Hidup Semakin Mahal, Seorang Warga Mesir Frustasi Dan Membakar Diri