Home / Berita / Internasional / Australia / Politikus Australia: Islam Bukan Agama, Islam tak Lebih dari Sebuah Negara

Politikus Australia: Islam Bukan Agama, Islam tak Lebih dari Sebuah Negara

sthefanie banisterdakwatuna.com – Brisbane. Seorang politikus Australia, Stephanie Banister, mengeluarkan pernyataan kontroversional mengenai agama Islam. Wanita yang tengah kampanye untuk kursi parlemen negara kanguru tersebut menyebut Islam tak lebih dari sebuah negara.

Dalam wawancara dengan Channel 7, Banister menyatakan tak menentang Islam karena menganggap agama rahmat seluruh alam ini hanyalah sebuah negara. Sebagai negara, maka hukum dalam Islam pun dilarang diterapkan di Australia. “Saya tidak menentang Islam sebagai sebuah negara, hukum mereka tidak boleh diterima disini, di Australia,” ujarnya, dikutip dari The Sidney Morning Herald, Jumat (9/8).

Menurut Banister, terdapat dua persen warga Australia mengikuti hukum Islam. Ia pun mendukung adanya  larangan pada makanan halal. “Dua persen warga Australia mengikuti haram,” ujarnya. Pewawancara channel 7 tak yakin memaknai haram yang dimaksud Banister. Menurutnya, haram yang dimaksud ialah larangan dalam Islam atau haram yang dimaksud adalah Alquran.

The Guardian mengabarkan, Banister akan menghadapi pengadilan atas tuduhan mengganggu penjualan produk. Pasalnya, ia dituding melabelkan produk Netsle dengan “Hati-hati! Makanan Halal mendanai terorisme!”

Tak adil, Banister tak memandang pemikiran yang sama kepada Yahudi. Ia tak menolak segala larangan makanan yang ada pada agama Yahudi. Ia bahkan menganggap Yahudi sebagai bagian dari agama mayoritas, Kristen. “Orang-orang Yahudi tidak berada di bawah Haram, mereka memiliki agama mereka sendiri yang mengikuti Yesus Kristus,” ujarmya. (rol)

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (7 votes, average: 8,29 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com
  • ingsun

    poli-TIKUS picik

  • Dodi Febrizal

    wajar karena kurangnya ilmu dan malasnya belajar…..

  • Wira Arifin Hidayat Patangari

    Stephanie Banister stupid. History said that Yahudi and the Romans who killed Yesus. And now Yahudi is a religion…??? a Christian Majority…???

  • Wira Arifin Hidayat Patangari

    Islam is a country…????

  • Mulyadi Bae

    WAJAR POLI TIKUS…CUMA CUAP

    DOANG ISINYA KOSONG..KOMENTAR LAGI.

  • Atchun Lie

    kayanya politisi yang satu ini nggak usah dipilih karena nggak bisa membedakan yang mana agama dan yang mana negara *_* , sampai kepilih waduh bahaya … belajar lagi deh jeung :)

  • Tama’nya Ivhey

    ngertinya cuma jabatan sama hormat . . .

Lihat Juga

Kemenangan Trump dan Pengaruhnya Terhadap Mesir